-Between Love And Prestige-

-Between Love And Prestige-
BAB 8~


__ADS_3

Masih di fahmi


Fahmi berjalan menuju ke toilet dgn wajah seperti orang marah.


-emang lagi marah yah wkwk😆-


Perkataan yaya selalu terngiang-ngiang dalam pikiran fahmi.


Sesampainya di toilet fahmi langsung memukul-mukul dinding hingga beberapa kali. Namun dia tak merasakan sakit kali ini.


Fahmi menenangkan dirinya di kamar mandi.


Flasback of


Lira dan yaya berjalan menuju kantin hingga sampai dikantin.


"Gw mau pesen makanan... lu mau titip apa ya" tanya lira kepada yaya. "Emm bakso sama juz jeruk aja deh, ni uangnya" jawab yaya. "Oke" ucap lira dan pergi memesan makanan.


Beberapa menit kemudian tania bertanya


"Lama banget si lu ya sama si lira??". "Iya hehe tadi itu si lira B...A...B.. wkwk😆" ucap yaya berbohong namun berhasil membuat teman-teman nya ketawa.


Akhirnya lira datang membawa pesan yaya dan dirinya sendiri.


"Hahahihi hahahihi, napa si kalian ketawa?" Tanya lira. "Nggk papa,,, tadi itu disana ada kucing pake popok" canda yaya dan mereka ketawa kembali.


Selesai makan mereka menuju kekelas untuk melanjutkan pelajaran yang kedua.


~Sesampainya dikelas~


Yaya melihat fahmi sedang terduduk dan terdiam. Sebelumnya yaya bingung namun yaya tetap bersikap bodoamatan.


~jam 14:35 pulang sekolah~


Yaya sedang menelfon supirnya  yang baru pulang dari kampung tadi pagi. "Ni nomernya pak supir si nggk aktif sih" ucap yaya cemas karena bisa jadi pulangnya jalan kaki.


Yaya melihat Fahmi membawa motor dan memalui yaya tanpa melihat wajah yaya sedikitpun.


"Fahmi kenapa si dari tadi pagi pas waktu istirahat wajahnya kek orang kesambet" ucap yaya lirih.

__ADS_1


"Pip! pip! pip!"


Yaya kaget karena mendengar sebuah suara klakson mobil seseorang dan ternyata mobil supirnya yaya.


"Dih pak supir kirain siapa" ucap yaya. "Cie ciee dikira saya pacar non yaya yah??" Canda pak supir. "Dih paan si bapak ni saya tu belum punya pacar" ucap yaya.


"Belum punya pacar tapi udah punya gebetan hehe" canda pak supir kembali, memang sifat pak supir sangatlah humoris. "Apaan si pak,, udah pak jalan ajaa ga usah banyak omong" ucap yaya. "Oke non" kata pak supir.


-Sampainya dirumah-


Pak supir memakirkan mobilnya dan yaya masuk dalam rumahnya. Yaya langsung kekamar dan mengganti pakaiannya.


Yaya melihat neneknya sedang membaca koran dan menyanding teh. Sedangkan adik yaya sedang mandi kata nenek.


"Nek kapan fadil mulai sekolah di kota ini" tanya yaya yg sudah mengganti seragamnya. "Minggu depan kayaknya" jawab neneknya yaya yg masih keliatan agak muda. "Oo oke nek" jawab yaya.


Yaya bosan karena hanya melihat neneknya yg hanya meminum teh dan membaca koran. Akhirnya dia memilih kembali ke kamar dan merebahkan tubuhnya.


"Oh iya tadi kan ada yg ngasih gw kado, coba deh gw liat" yaya bangun dalam ranjangnya dan mengambil tas nya yg ada kado di dalamnya.


"Wauwww bonekaaaa,,, ada dua lagi bonekanya" kata yaya dengan girangnya.


Saat yaya ingin membuang sampahnya tiba-tiba dia ada yang jatuh.


"Yaya lo tau nggk tujuan gw dateng ke kota ini?, gw tu cuma mo nge jelasin semua yg terjadi dimasa lalu,,, gw juga nyari lo dari dulu ya,,, dan gw nggk bisa ngomong secara langsung ke lo ya karena gw takut kalo lo nggk akan nerima gw ya, kalo lo mau jawaban dari alesan di masa lalu, lo ke taman yaya jam 16:00 sore nanti:)"


/fahmi/


"Apa si yang harus dia jelasin, semuanya itu udah jelas, bahwa fahmi itu pacaran sama si tasya, kenapa juga si tasya dulu gk jujur sama gw" ucap yaya dan tasya adalah teman yaya dulunya.


Flasback on


2tahun yang lalu


Pada malam hari


Di sebuah lestoran


yaya melihat fahmi sedang bermesraan dgn tasya untuk yang beberapa kalinya.

__ADS_1


sebelumnya yaya diam karena yaya mencoba tak berburuk sangka, namun yaya melihat fahmi juga menyuapi tasya balik dan tiba-tiba ada orang yang menjatuhkan menuman ke bajunya tasya akhirnya fahmi membersihkannya.


fahmi tidak tau kalau yaya ada disitu saat fahmi tau dia langsung mengejar yaya yang pergi dan mata yaya berkaca-kaca padahal tadinya yaya mau berbicara ke fahmi kalau dia mau pindahan.


"Yaya,,, ya,,, lo mau kemana ya, gw tu nggk ada hubungan sama tasya, tasya nya aja yang kegatelan sama gw, gw bisa jelasin ini secara baik baik ya,,, yaya!!!" Ucap fahmi dengan panjang nya namun yaya tetap saja pergi.


Fahmi membiarkan yaya pergi karena dia juga yakin kalau dia benar benar sedang marah.


-keesokan harinya-


"Pagi bi yaya kemana ya" Tanya fahmi bingung. "Lho den fahmi nggk tau kalo non yaya pindah untuk menyusul mama sama papah nya?" Tanya bi ani balik.


"nggk tau bi:(, kalo nenek sama fadil dimana?" kata fahmi. "kalau nenek sama fadil si di dalem rumah" jawab bi ani. fahmi bertanya dimana neneknya yaya.


setelah mengetahui posisi nenek yaya dia langsung menemuninya.


nenek sedang duduk sambil meminum teh hangat nya. "halo nek" sapa fahmi ramah. "ngapain kamu disini,,, yaya udah pindah ke rumah papa sama mamanya" ucap nenek yaya.


"iya nek fahmi juga udah tau si,,, tapi alamatnya dimana ya nek?" tanya fahmi. "nenek juga gk tau, udah sana kamu pergi aja nenek cape tadi abis pergi" jawab nenek yaya.


"oke nek maaf menganggu ketenangan nenek" jawab fahmi tetap ramah. namun nenek yaya hanya diam.


"kok nenek yaya gitu si sikapnya kek gw" ucap fahmi dalam hati.


akhirnya fahmi kembali kerumah dan pada saat itu fahmi mencari-cari keberadaan yaya. namun tak pernah ketemu.


flasback off


bersambung


jan lupa like, koment, vote, and rate


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2