
Yaya sedang bersiap-siap untuk menemui fahmi di taman.
Yaya menuju ketaman bersama pak supir
setelah sampai di taman pak supir hanya menunggu di mobil.
yaya menunggu disebuah kursi dan yaya melihat jam di tangannya pukul 15:45.
yaya tetap menunggu kedatangan fahmi hingga jam 16:35.
"kok fahmi nggk datang-datang sih, mana langitnya udah gelap gini" ucap yaya. tiba tiba hujan deras datang yaya akhirnya menuju ke dalam mobil.
-kita ke fahmi-
pulang sekolah fahmi langsung merebahkan tubuhnya kasar kedalam ranjangnya, dan hingga akhirnya dia tertidur.
fahmi mulai bangun dan melihat jam dimeja.
jam 16:12 fahmi bangun. "kan gw mau ketemu sama yaya hari ini" kata fahmi langsung melototkan matanya.
fahmi pun akhirnya bersiap untuk menemui yaya dan fahmi lupa bahwa dia sedang agak kesal dgn yaya.
sesampainya di taman jam 16:44
"kok gada orang sih trus ujan lagi, apa yaya udah kesini trus pulang? atau gak mau kesini karna dia udah gak mau denger penjelasan dari gw?,,, aghhh!,,"
fahmi melempar payungnya dan menendang barang yang ada disana namun sialnya terkena seorang laki-laki yang tubuhnya lebih kekar dari fahmi.
fahmi langsung lari ke dalam mobilnya dan akhirnya pun fahmi pulang ke rumah
sedangkan disisi lain
yaya pulang dan tubuhnya agak basah karena terkena air tadinya. Yaya kedinginan dan dibuatkan teh manis oleh bi ratih.
"kok kamu bisa kehujanan kaya gini si ya?" tanya mama yaya yang udah pulang dari tadi.
"iya ma tadi yaya ke taman karena yaya mau foto-foto, eh tiba tiba ujan akhirnya yaya kembali ke mobil tapi sialnya udah basah bajunya" jawab yaya.
"oo gitu" kata nenek yaya yang tetap memasang wajah datar.
yaya mandi, memakai baju tidur, meminum teh, makan, dan kembali kekamarnya.
tiba tiba suara adzan berkumandang yaya pun berhenti bermain ponselnya. setelah adzan selesai yaya menuju kamar mandi untuk berwudhu.
__ADS_1
selesai wudhu yaya melakukan ibahdah solatnya dan membaca al-qur'an. hingga sholat isya pun datang juga ia pun sholat isya sekalian.
selesai sholat yaya langsung merebahkan tubuhnya di ranjang dan yaya mulai tidur lelap.
dipagi hari yang cerah yaya mulai bangun, dia melakukan ibadahnya lalu mandi dan bersiap-siap.
yaya turun kebawah untuk sarapan pagi.
"pagi semua" ucap yaya. "pagi jugaaa" jawab mereka bersama.
mereka memakan makanan yang sudah tersedia setelah selesai makan yaya langsung pergi mengajak pak supir untuk berangkat ke sekolah yaya.
setelah sampai di sekolah yaya tak melihat keberadaan fahmi, "kok si fahmi nggk ada di kelas sih, kemana dia? kemaren juga udah ngajakin ketemuan malah ga dateng,,, huft" yaya berkata dalam hati sambil melihat seisi kelas.
"dorrrrr!!!!" nara berhasil mengagetkan yaya. "ih apaansi lo bukan orang jantungan aja" ucap yaya kesal. "lagian lo kenapa kek nyari orang aja di dalem kelas emang ada apa nya sih?" tanya tania.
Tania melihat isi kelas hanya ada bangku yang kosong karena yaya sangat pagi sekali berangkatnya sedangkan nara dan tania entahlah mereka mungkin hanya sedang kebetulan berangkat pagi.
yaya duduk dikursi nya dengan tania dan nara dengan lira. "oh iya kok lira ga bareng kalian si?" tanya yaya. "tadi udah berangkat tapi dia mau ijin ke toilet" ucap nara.
"emang ya si lira paling betah ditoilet sekolah" ucap tania. namun yaya hanya ketawa sambil memikirkan "kenapa si lira ke toilet lagi, apakah ini hanya alasan nya saja?" yaya langsung berdiri dan beranjak pergi.
"lo mau kemana ya?" tanya nara. "emmmb itu ke belakang nyusul lira" kata yaya sambil pura pura memegang perutnya.
''ni anak ikut ikut tan juga wkwk" kata nara. tania dan nara kembali tertawa.
yaya tidak tau mereka membicarakan apa karena dia berada agak jauh dari mereka namun yaya hanya diam saja dan langsung kembali ke kelasnya.
"lho kok lu cepet bgt si ke toilet nya?, trus lira mana?" tanya tania. "iya gk jadi hehe, gk tau aku belum sempet nyari" jawab yaya.
"berarti lo balik lagi kesini gitu?" tanya nara. "iya hehe soalnya tadi ada segerombolan anak laki laki jadi gw tu malu buat lewatin mereka" jawab yaya berbohong.
nara dan tania hanya ber "oo" saja mendengar kalimat yaya.
suara belll berbunyi semua murid masuk ke dalam kls nya masing-masing.
Dan yaya melihat fahmi berjalan bersama lira.
"Ada hubungan apa si mereka berdua" tanya yaya di dalam hati kecilnya sambil melirik mereka yang sedang asik mengobrol.
"heh yaya!!, lo kenapa si?" ucap tania disamping yaya. "hah?? ya gpp hehe" jawab yaya.
lira melirik yaya dan yaya pun begitu mereka saling melirik namun berakhir dgn senyuman bukannya wajah seperti orang marah.
__ADS_1
pak guru masuk ke kelas dan memulai pelajaran.
bell untuk istirahat berbunyi
semua murid berhamburan untuk keluar kelas.
"kantun yuk" ucap lira. "okeee" ucap tania.
mereka akhirnya menuju ke kantin sesampainya dikantin yaya sesekali melirik fahmi yang dekat dengan tembat duduk yang yaya duduki dikantin. begitupun sebaliknya.
lira yang berada disamping yaya melihat yaya dan fahmi saling malirik....
"heh,, kalian mau pesen apa biar aku yang mesenin?" ucapan lira berhasil membuat yaya kaget. "aku kaya biasa aja lir" ucap nara.
"aku juga" ucap tania. "kalau kamu ya?" tanya lira. "emm,,, aku juga kya biasanya aja". jawab yaya. Lira pergi meninggalkan mereka dan memesan makanan.
beberapa menit kemudian makanan pun datang, mereka mulai menghabiskan makananannya masing-masing.
Selesai makan mereka menuju ke kelas. namun lira izin karena ada yang ketinggalan di kantin.
Namun yaya juga izin ketoilet setelah lira sudah pergi.
Sebenarnya yaya mengikuti lira, bukan ke toilet.
_____________________
lanjut up selanjutnyaaa
jan lupa like, koment, vote, and rate
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.