"KOS-KOSAN SEBELAH"

"KOS-KOSAN SEBELAH"
prolog


__ADS_3

Hari ini adalah hari perma aldo bisa menghirup udara kebebasan, karna sekian lama aldo hidup tidak nyaman dan kurang bebas dengan keluarga besarnya yang berkecukupan itu.


akhirnya aldo membuat keputusan nekat kabur dari rumah dan bersembunyi dari orang-orangnya papahnya agar tidak ketahuan.


Dan akhirnya aldo telah menemukan tempat yang pas untukny ya itu kos-kossan yang lumayan jauh dari rumahnya.


" Tempatnya lumayan dan tempatny juga lumayan jauh dari jangkauan papa, gw rasa aman jika gw tinggal di sini "


" Semoga ini adalah awal yang baik buat hidup gw " batin aldo


Aldo telah resmi tinggal di kos-kossan itu.


Dan di sebelanya kos-kosanya aldo ada merida si cwek penyendiri yang sudah kehilangan ayahnya dan ibunya menikah lagi dan meninggalkany seorang diri, merida hanya sendiri bukan sudah gak punya kerabat tapi merida lebih nyaman sendiri. dulu ayahnya juga orang yang berpunya, tapi karna ayahnya sering sakit-sakitan akhirnya kekayaanny hbis untuk berobat ayahnya hingga ayah merida meninggal, kekayaan keluarga merida hanya sisa saldo tabungan yang gc seberapa di tabungan merida dan asuransi kesehat saja.


sebenarnya merida masih punya nenek yang kaya dan menyanginya tapi merida tidak mau merepotan neneknya dan lebih suka hidup mandiri, akhirnya memutuskan untuk ngekos di perkotaan, merida juga berkerja di perusaan propeti yang gajinya pun lumayan karna merida wanita cerdas dan mandiri.


Merida dari kecil tidak pernah manja karna dari kecil memang sifat merida sudah dewasa dan mau hidup sederhana.


Jadi walau pun merida sudah gak sekaya dulu dia tetap bisa hidup dengan baik dan normal.


Beda dengan ibunya yang suka berfoya-foya dan suka menghambur-hamburkan uang itu gak bisa hidup melarat dan akhirnya nekat meninggalkan anak semata wayangnya tuk menikah lagi dengan pria kaya.


" Daa nanti malam gue jemput y temen gue ada yang ngadain party nih, loe ikut y " kata dini temen kerja merida lewat vidio call.


" Duh,,,gue lagi males kemana-mana nih din,,,kapan-kapan ajah y " balas merida


" Ah loe tu y daa,,selalu aja gitu, emang loe gak bosen di rumah terus tiap libur kerja, mending loe ikut gue seneng-seneng biar gak stres di rumah mulu " dini


" pokoknya gua gak mau tau loe harus ikut gue nanti malam, oke "


" Gue jemput loe jam 7 malam, oke byeeee😙" putus dini


" Huuuff,,,,dini selalu aja bikin keputusan se enaknya " keluh merida


Dini adalah temen deket merida dari kecil, jadi udah kayak sodara sendiri.


Dini juga sudah tau dan hafal seluk beluknya lika liku hidupnya merida begitu juga sebaliknya, merida juga tau dan hafal sifat dan watak dini yang se enakny itu.


Jam sudah menujukan jam 7 malam, dini juga sudah sampai di depan kos-kossanya merida dengan mobil mewahnya.


yah,,,memang beda dengan merida, Dini orang yang ceria, glamor, semena-mena, kekanak-kanakan tapi baik hati.

__ADS_1


Beda dengan merida yang tampil apa adanya.


Begitu pun tentang asmara mereka juga berbeda, dini yang hidup bebas dan sembarangan itu sering gonta ganti pacar.


Beda dengan merida yang buta akan asmara dan pacaran.


Pengalaman merida tentang cwok minim.


Usia dini dan merida juga gak beda jauh, dini 22 dan merida 25.


di usia merida yang 25, merida belum pernah sama sekali merasakan yang namany jatuh cinta atau pacaran.


Tiiinnnn,,,,tiiinnn,,,,


suara klakson dini berbunyi.


Merida bergegas keluar dari kosnya dan menghampiri dini


" iya-iya berisik amat loe din buset dah " gerutu merida


" Habis loe lama daa hehehe " cengir dini


" oke " sahut merida


di jalan meraka mengobrol ngalor ngidul, bahas ini itu hingga akhirnya sampai tujuan di club malam yang terkenal di kota itu.


Dini dan merida turun dari mobil langsung jadi sorotan para pengujung yang ada di sana yang lagi antri masuk ke club malam itu.


Merida yang mengenakan dres hitan elegan terlihat anggun dan catik.


Sedangkan dini mengenakan Dres ketat badan warna silver yang melekat di badanny yang sexsi.


Merida dan dini masuk lewat jalur VVIP karna teman dini semua berpunya, jadi gak heran kalo dini dan merida bisa mudah masuk di club itu dengan mudah. karna dini pun punya kart VVIP club itu.


" Loe gak usah tegang gitu rileks aja, loe harus coba hepy fun di sini oke " tutur dini ke merida yang kelihatan kurang nyaman berada di club malam untuk pertama kalinya.


" loe enak ngomong kayak gitu karna loe udah terbiasa kesini lah gue,,?"


" gue takut tau din, tempatnya serem " kata merida sambil bergidik ngeri


" ah loe daa lebay, ntar juga loe terbisa sama suasana di sini " balas dini untuk menenangkan merida yang kurang nyaman dengan kek'adaan.

__ADS_1


" yuk masuk aja, gue udh di tungguin pacar gue nih " kata dini


" iya iya " balas merida sambil menggerutu


" ya tuhan,,,semoga gue baik-baik aja di tempat menyeramkan ini " batin dini berdo'a


" Hai guys,,,," sapa dini pada teman-temanya


" hai juga din " balas teman-teman dini serempak


" sori gua agak lama solanya jalanan macet tadi " tutur dini


" iya gak pa pa din santai aja" balas bastian temen dini yang ngadain acara


" itu di sebelah loe siapa din kok diem aja dari tadi " tanya bastian ke dini karna dia penasaran sama merida temen dini.


" owh iya, gue hampir lupa kalo gue bawa temen. kenalin nih temen gue merida " tutur dini


" owh,,,merida y namanya, salam kenal y merida gue bastian " tutur bastian ke merida sambil mengulurkan tangan memulai perkenalan.


Merida pun menyambut tangan bastian dengan ramah,


" iya salam kenal juga " merida langsung melepaskan jabatan tangan itu karna kurang nyaman bersentuhan dengan cwok baru ia kenal.


Beberapa jam kemudian hari makin larut isi club itu pun makin heboh dan rame, merida juga bingung harus melakukan apa di ruangan itu, sedangkan dini entah pergi kemana sama pacarnya.


" Gue kok haus y, tapi gue bingung mau minum minuman yang mana " batin merida


" Ah bodo amat, minum aja apa yang ada " batin merida lagi


Akhirnya merida minum minuman yang ada di meja berwana itu, merida gak tau kalo minuman itu mengandung akihol tinggi.


Merida meminum hingga tandas, setelah menghabiskan minuman itu merida mengerutkan dahi " Kok rasanya aneh dan panas di tenggorokan, ini minuman apa sih " gerutu merida dalam hati


Tapi anehnya merida jari penasan dan meminum akohol itu hampir 3 gelas.


Merida menengok ke kanan kiri, sudah gak ada orang, merida bingung " pada kemana orang-orang tadi, apa udah pada pulang " fikir merida


" ah y udah lah gue juga mau pulang cpek gue " turur merida kembali


Beruntung masih ada taxsi di depan club itu, merida jalan sempoyongan sambil memegang kepalanya yang udah pusing itu masuk ke dalam taxsi dan pulang.

__ADS_1


__ADS_2