"KOS-KOSAN SEBELAH"

"KOS-KOSAN SEBELAH"
Shok the morning


__ADS_3

Merida mengerjapkan matanya kerana silau dengan cayaha matahari yang mulai nampak dari kelopaknya, merida merasa ada yang aneh dengan tubuhnya, ada beban berat yang menimpa tubuhnya dan susah di gerakan.


Setelah merida meraup kesadaranya penuh langsung kaget bukan kepalang dengan cwok yang memeluknya posesif di sampingnya.


" Aaaaaak,,,,!! " Teriak merida histeris


" Apa sih teriak-teriak ini tu masih pagi tau !! " balas aldo dengan geram karena tidurnya terganggu


" loe siapa, terus kenapa gue ada di sini "


" Aaaaaakk,,!! " merida teriak kembali setelah sadar bajunya sudah ganti dengan baju orang lain


" Ke,,kemana baju gue,,ke,,kenapa bisa begini " tutur merida takut akan hal yang tidak-tidak.


" loe tu bener-bener ya,,ini tu masih pagi gue masih ngantuk "


" Dan ini tu rumah gue bukan hutan, jadi gak usah teriak-teriak " balas aldo sambil memicingkan matanya ke merida


" Te,,terus ke,,kenapa loe gak pa,,pakek baju " tutur merida terbata ketakutan


" Kita gak ngapa-ngapain kan,," tanya merida lagi dengan takut.


" Ck, gue gak bakal ngapa-ngapain loe gue gak selera sama cwek tipe kayak loe "


" yang ngapa-ngapain itu loe bukan gue asal loe tau " seru aldo masih dengan nada geram


" Maksud loe " tanya merida tidak mengerti karena memang merida tidak ingat akan insiden semalam.


" Huuhh,,,rupanya loe gak ingat yang sebenarnya terjadi semalam " tatap aldo tajam.

__ADS_1


Merida takut di tatap aldo dengan tatapan tajam itu seakan nyalinya menciut untuk marah-marah balik.


" Gini ya,,,pertama, loe udah nyusahin gue "


" aku gak minta ya, kamu sendiri yang membuat diri kamu sendiri susah " potong merida gak terima dengan kata-kata aldo.


Aldo menatap dengan tajam ke arah merida karena gak suka ada orang yang memotong pembicaraanya yang belum selesai.


Merida yang di tatap tajam oleh cwok tak di kenalnya itu merasa takut dan mengatubkan bibir tidak berani berkata lagi.


" loe tu bisa gak sih gak motong perkataan orang " seru aldo gak suka


" Gini ya,,,loe tu semalem mabok, terus nabrak gue udh nabrak masih nambah muntahin baju gue "


Merida tercengang dengan penuturan aldo yang sesungguhnya.


" Maaf,,," ringis merida dengan raut penuh penyesalan karena telah merepotkan orang lain.


Merida telah menyesali perbuatannya semalam yang penasaran akan minuman berakohol itu. dia bertekat tidah akan mengulanginya.


" Terus siapa yang menggatikan bajuku " tanya merida sambil memandang wajah aldo yang dingin.


" Gue " jawab aldo singkat


Merida membulatkan mata kaget dan shok.


" Tapi tenang gue gak ngapa-ngapain seperti gue bilang di awal gue gak minat dan gak tertarik deng tubuh loe " penjelasan aldo membuat merida sedikit tenang setidaknya dia aman tidak melakukan hal yang aneh-aneh.


" Shukurlah,,,," merida bernafas lega,,,

__ADS_1


" emmm sekali lagi saya minta maaf, sudah merepotkan anda " tutur merida dengan sopan karena dari pengamatan merida cwok yang ada di depanya ini sudah dewasa, kisaran 35 an begitulah kira-kira merida mengira-ngira umur cwok yang sudah menolongnya itu.


Bagai manapun merida harus sopan sama yang lebih tua, itu prinsip hidup merida.


" Hemm,," jawab aldo sambil lalu ke kamar mandi


" Ganteng sih, sayang dingin " gerutu merida sambil bangkit dari sofa


Merida bingung harus berbuat apa pasalnya aldo belum keluar juga dari kamarnya.


merida resah menunggu aldo keluar dari kamarnya karena dia mau berangkat kerja takut terlabat, merida anak yang di siplin dalam suatu hal apa pun termasuk jam berangkat kerja merida tidak pernah terlambat.


Aldo keluar dengan setelen jas kantoranya sambil menenteng tas kerja, aldo mengakat sebelah alisnya heran menatap merida.


Merida di tatap seperti itu merasa kurang nyaman pasalnya merida jarang bersitatap dengan pria.


" Kenapa loe masih di sini ha " seru aldo gak suka


" gue mau kerja loe mau di sini terus "


" emm,,bukan begitu aku cuma mau minta baju kotornya biar aku cuci sama mau minta izin untuk memakai bajumu dulu sampai rumahku "


" owh, pakek aja kalo perlu ambil aja gue udah gak butuh " tutur aldo dingin sambil berlalu ke kamarnya lagi untuk mengambil baju kotor merida semalam


" Nih, ambil sekarang keluar dari rumah gue karena gue mau berangkat kerja "


" iya iya tau. sekali lagi makasih " aldo tidak menanggapi ucapan terima kasih merida.


Setelah merida keluar dan memandangi punggung lelaki yang menolongnya menghilang pergi dengan mobilnya.

__ADS_1


Merida kaget setelah sadar ternyata ini masih di lingkungan kos-kossannya dan lebih mengejutkan lagi pria dingin yang menolongnya adalah tetangganya.


__ADS_2