
Sepulang dari kantor merida mampir ke super market untuk membeli sayur dan lauk untuk di masak nanti di rumah.
" Emm,,enaknya masakin apa y. aku takut dia gak suka " merida berhenti di tempat ikan dan daging-dagingan untuk memilih yang cocok untuk di masak nanti.
Akhirnya merida mengambil udang, ikan dan beberapa potong daging, " sekalian buat persedian di kulkas " batin merida.
Walau pun merida sibuk kerja merida masih sempat memasak untuk dirinya sendiri, karena merida gemar memasak.
Ya terkadang merida gak sempet masak kalo lagi mengerjakan proyek-proyek yang menguras tenaga dan fikiranya.
Dering handphone merida berdering, Oma is calling,,,
Merida langsung mengangkatnya.
" Hallo oma,,,"
" Hallo sayang,,,gima kabar kamu sayang, oma kangen sama kamu,,,kamu kapan main kesini lagi "
" Baik oma,,emm,,,merida lagi sibuk oma maaf merida belum bisa main kesana "
" Kamu selalu begitu sama oma, oma kangen sama kamu sayang dan oma juga kangen dengan masakanmu " ya sebenarnya merida tiap weekend selalu kerumah omanya, melepas rindu dengan omahnya atau melepas penat karna di tempat tinggal omah pemandangan dan tempatnya masih sejuk dan asri, jadi enak untuk bersantai to hanya penghilang stres karna kerjaan.
Oma juga sering minta di masakin kesukaan oma yang hanya merida saja yang bener-bener bisa masakin kesukaan omahnya itu.
" Emang kamu juga gak kangen sama arga, arga sudah balik lho dari amerika "
" Dia pulang bukan nyariin oma malah nyariin kamu " gerutu oma merasa agak kesal dengan cucunya yang satu itu.
" oh ya oma, arga sudah pulang, kapan oma "
__ADS_1
" Sudah 2 hari ini dia di rumah dan terus menerus nayak'in kamu kapan kesini "
" ah gitu y oma, tapi kok arga gak ngehubungi aku oma kalo dia sudah pulang dari amerika, terakhir kumunikasi sama arga, arga masih di amerika kok oma "
" iya,,,dia sengaja mau bikin surprise buat kamu "
" Hehehe lucu sekali dia udah gede juga masih main surprise-surprise segala " kekeh merida merasa lucu akan tingkah lucu sepupunya itu.
ya,,,arga adalah orang tersayang kedua setelah oma, Sepupunya itu nempel banget denganya dari kecil hingga dewasa. dulu waktu baru-baru ayah merida meninggal merida tinggal dengan oma, paman adiknya ayah, bibi, arga dan serlyn.
Mereka semua menyangi merida tapi merida memilih tinggal sendiri agar mandiri.
Arga dan merida sudah kayak adik kakak kandung, umur arga yang sudah dewasa membuat merida nyaman dan merasa punya kakak laki-laki yang bisa melindunginya.
Umur arga sekarang sudah menginjak 34. tahun dan di usianya sekarang sudah sukses dan sudah mempunyai perusahaan sendiri.
" Emm,,,oke deh oma besok sabtu merida kesana "
" iya oma merida janji akan usaha in kesana weekend, oke "
" oke sayang oma tunggu ya,,,"
Sambungan telfon pun terputus merida melanjutkan belajanya dan pulang.
Merida sudah sampai di kos, merida langsung membuka pintu dengan susah payah karna tanganya repot membawa belanjaan banyak.
Merida langsung membereskan dan memasukan barang belajaan ke dalam kulkas dan lemari dapur, merida masuk kekamar untuk menaruh tas kerja dan berkas-berkas penting kantor.
Merida kembali lagi ke dapur dan memulai memasak untuk makan malam, Merida memasak udang asam manis dan tumis kailan.
__ADS_1
Setelah selesai dengan urusan memasak merida masuk ke kamar untuk mandi dia sudah lelah dan ingin segera merilekskan tubuh kakunya.
Merida sudah siap-siap mau menyapa dan mengembalikan baju tetangga barunya itu, walau pun baju itu sudah di kasihkan ke merida tapi tetap saja merida merasa perlu untuk mengembalikan baju itu.
" Ting tong ting tong,,,"
suara bel berbunyi,,,aldo segera bangkit untuk segara melihat siapa yang bertamu.
Setelah aldo membuka pintu aldo mengkat sebelah alisnya karna merasa aneh dengan cwek di depannya ini.
" Emmm,,hai,,maaf mengganggu waktu istirahat anda, saya kesini hanya mau mengembalikan baju anda yang kemaren saya pinjam " tutur merida sambil menundukkan kepala tidak berani menatap secara terang-terangan dengan aldo dan menyodorkan paperbag ke aldo.
" Gue kan sudah bilang bajunya ambil saja gue sudah gak butuh " jelas aldo dingin
" iya tapi saya gak mau dan tetep ingin mengembalikan baju anda, ya terserah anda jika ingin membuangnya to tidak yang penting saya sudah mengembalikan baju anda "
" Dan ini sebagai ucapan terima kasih saya telah menolong saya kemarin, jika anda gak suka juga boleh membuangnya " tutur merida masih menundukan kepala.
" Ya udh makasih " merida mengakat kepalanya dan baru berani menatap wajah aldo karena aldo mau menerima makanan darinya.
" iya sama-sama " tutur merida sambil tersenyum dengan tulus, aldo termenung melihat merida tersemyum dengan manisnya.
" Kalo lagi senyum jadi tambah cantik " batin aldo
Aldo segera menggelengkan kepalanya pelan untuk menghilangkan hal-hal yang gak penting di fikiranya.
" Emm,,,y sudah saya permisi, semoga anda suka dengan makananya " ucap merida sambil berlalu pergi dan masuk ke dalam kosnya.
Aldo pun juga masuk dan menutup pintu, aldo menaruh makanan merida di meja dapur dan belalu pergi ke kamarnya, aldo mau mandi karna tadi dia belum sempat mandi keburu membukakan pintu untuk cwek tetangga barunya.
__ADS_1
Aldo tersadar tadi dia belum sempat berkenalan dengan cwek tetangganya, " ah bodo amat, gak penting juga" gerutu aldo.