
Aldo keluar dari kamar mandi dengan menggosok-gosokkan rambut basahny menuju meja dapur tadi dia menaruh makanan dari cwek tetangga kos sebelahny.
Aldo membuka tempat makanya dan menguar aroma sedap dari makanan itu, aldo mencium aroma makanan itu dengan nikmat.
" emmmm,,,,,baukny enak jg, jadi laper " tutur aldo sambil terseyum, karna kebetulan aldo sudah laper.
Aldo memakan makanan dari tetangganya itu dengan nikmat dan lahap.
" Ternyata cwek aneh itu pinter masak juga, hmmm,,,, dan masakanny cocok dengan seleraku " tutur aldo sedikit memuji masakan tetangganya itu.
Merida lagi asik main handphone di ruang TV, merida sibuk membalas chat-chat temen kantor, omah, dan teman-temanya yg tadi gk sempet ia bales karna sibuk masak.
Selesai membalas chat-chat mereka merida makan sambil nonton acara cartoon favoritnya di TV.
Selesai makan merida lanjut kerja, karna porposal yg akan merida ajukan sudah mau masuk hari H, di mana merida perlu mengeceknya berulang-ulang dan membenahi yg kurang sesuai menurut merida.
" Hah,,,,,selesai juga akhirnya " keluh merida sambil merenggangkan seluruh badannya yg lelah, merida melihat jam dinding yg ada di kamar kerjanya.
" Tau-tau udah malem aja, cepet banget, perasaan baru aja gue ngerjaiin ni porposal " ucap merida sambil menguap
" Y udah tidur aja deh capek, besok lanjut lagi di kantor " tutur merida sambil jalan ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya ke kasur kesayangannya
Sedangkan aldo masih sibuk dengan tugas-tugas kantor yg ia bawa pulang tadi.
Karna ini proyek kerja sama sangat penting, aldo gak mau proyek penting ini gagal dan mengecewakan bos dan client pentingnya.
Sinar matahari menerpa wajah cantik merida yg masih terlelap, merida merasa kesilauan akan hal itu, merida mengerjapkan mata indahnya dan mengecek jam yg ada di naskah.
" Emhh,,,,Udah pagi aja " Keluh merida karna ia merasa masih lelah dan masih butuh istirahat.
__ADS_1
Tapi mau gimana lagi ia punya tanggung jawab dengan pekerjaannya.
Merida bersiap-siap berangkat ke kantor, setelah selesai membereskan kos-kosannya, merida mempunyai kebiasaan meninggalkan rumah dengan ke'adaan rapi dan bersih.
Merida keluar dari kos-kosannya dan kebetulan berpas-passan dengan aldo yg juga mau berangkat kerja juga.
Meridapun menyapa tetangganya
" Pagi,,, " ucap merida dengan ramahnya
Aldo yg di sapa tetanggany pun menoleh
" pagi juga " jawab aldo ala kadarnya
Aldo dan merida menuju mobil mereka masing-masing menuju kantor mereka.
Aldo lanjut jalan ke ruangan kerjanya, beberapa rekan dan staffnya menyapa aldo tak kala mereka berpapasan denganya.
" pagi pak, nanti siang kita miting bahas kerja sama kita dengan client penting kita di ruangan pak braham " ucap rekan kerja aldo yg masih satu tim denganya
" Baik, saya akan siap-siap dulu " ucap aldo ramah dengan rekannya itu
" Baik pak, oke kalo gitu saya permisi pak mau lanjut kerja " ucap rekan kerja aldo sambil sedikit membukuk memberi hormat kepada aldo, karna ia merasa perlu melakukan itu, karna jabatan aldo di atasnya.
" oh iya silahkan " ucap aldo ramah, aldo pun lanjut jalan keruangannya.
Di ruang miting Aldo memimpin miting itu dengan serius.
Di lain tempat merida juga miting dengan rekan-rekan satu timnya.
__ADS_1
" jadi gima pak bagus menurut anda " ucap merida meminta pendapat dengan rekan tertuanya di tim.
" Aku rasa cukup, aku yakin client kita bakal puas dengan hasil kerja keras kita selama 1 bulan ini " ucap pak bagas.
" Baik, client meminta kita bertemu di tempat yg di tentukan client kita besok, dan mereka sudah share lokasinya " ucap manda asisten penanggung jawab tim itu.
" Oke besok kita buktikan ke client kita bahwa porposal kita pantas di pertimnangkan " ucap merida semangat.
" Aku rasa miting kita hari ini cukup sampai di sini " ucap merida sambil mengecek jam yg ada di pergelangan tanganya yg menujukan sudah jam 2, merida ternya melewatkan jam makan siangnya.
Tim rekan kerja merida pun membubarkan diri untuk istirahat.
" Pak bagas gimana kalau kita makan siang bareng " ucap merida mengajak rekan seniornya makan siang
" Boleh, hyok silahkan " ucap pak bagas senang menerima ajakan junior kebangganya
Merida dan pak bagas duduk di kantin kantor sambil menunggu pesenan mereka datang.
" semoga proyek kamu kali ini tembus y daa dan kamu di promosikan " ucap pak bagas
" Semoga aja pak, saya juga gak terlalu berharap banyak dengan hasil akhirnya gimana, yg penting saya sudah berusaha semampu saya " ucap merida pasrah, karena merida gak mau terlalu berharap dengan hasil yg belum pasti.
" Gimana kabar omah kamu da " ucap pak bagas
" Baik kok pak, dan sehat juga, seharusnya weekend ini saya waktuny berkunjung ke tempatnya omah, tapi,,,,mau gimana lagi, saya lupa kalo lagi ngerjain proyek penting ini " Ucap merida sedih karena gak bisa berlibur ke tempat omahnya weekend ini.
" owh, syukur kalo gitu, ya,,,,,mau gimana lagi, omamu pasti ngerti kok, kalo kamu lagi sibuk " ucap pak bagas menenangkan juniornya agar gak terlalu bersedih
" iya pak, nanti coba saya hubungi oma kalo weekend ini saya gak bisa kesana " timpal merida, makan siang pun mereka tiba, mereka makan dengan hikmat dan berbincang-bincang sedikit di sela-sela makan mereka.
__ADS_1