"KOS-KOSAN SEBELAH"

"KOS-KOSAN SEBELAH"
Gak enak hati


__ADS_3

Merida melamun selama di kantor dia gak bisa fokus dengan kejaanya sekarang, fikiranya terbagi dengan kejadian semalam dan tadi pagi dengan tetangga kos barunya.


Merida merasa gak enak hati dan malu dengan lelaki yang tinggal di sebelahnya itu, akan jadi apa jika tetanggaan tapi canggung dan gak nyaman merida gak suka kek'adaan seperti itu. maka dari itu dia harus memikirkan sesuatu untuk memperbaiki kek'adaan itu supaya lebih nyaman dan akrab dengan tetangga barunya itu.


" Hyo,,,lagi ngelamunin apaan,," tiba-tiba dini nyelonong masuk keruangan merida dan membuat merida terperajat dari lamunan


" loe tu ya, bisa gak sih gak bikin orang kaget " gerutu merida sambil memegang dadanya karna masih kaget


" habis loe serius amat melamunya "


" ngelamunin apaan sih "


" gak,,,gak ada kok " kilah merida


" loe gak usah bohong, orang jelas-jelas gue lihat loe tadi serius banget ngelamunnya sampe-sampe gue buka pintu ruangan loe aja loe gak denger "


" iya bener gak mikirin apa-apa kok "


" gue juga mau tanya serius sama loe "


" semalam loe kemana aja, gue loe tinggalin begitu aja, untung gue bisa pulang sendiri dengan selamat "


" gila y loe din tega ninggalin gue sendiri di tempat terkutuk itu "


" gak habis fikir gue ma loe " keluh merida panjang lebar ke teman dekatnya itu. karena masih kesal juga sama sahabatnya itu karena dini merida dapat masalah dengan pria dan apesnya lagi lelaki yang menolong dan yang katanya menyusahkanya itu tetangga kossnya sendiri.


Merida makin pening memikirkan insiden itu.


" iya iya sori, gue ngaku salah"


" Habis mau gimana lagi gue ke asikan ma pacar gue dan lupa sama loe "


" Semalam gue bener-bener lupa kalo bawa loe ke club itu " Ringis dini sambil memohon maaf ke merida agar mau memaafkanya.


" iya gue maafin kok, tapi janji jangan gitu lagi atau gue bener-bener marah sama loe " ancam merida dengan serius agar dini tidak seenaknya lagi dengannya.

__ADS_1


" Thank you my sweet,," tutur dini sambil memeluk merida dengan sayang.


" Makan yuk udah laper nih, loe asik bengong aja kesambet baru tau rasa loe "


" Udah waktunya makan siang ya "


" iya ini udah siang masa pagi terus ck ck ck " ucap dini sambil menggelengkan kepalanya, Terkadang dini gemas dengan tingkah laku merida yang menurutnya unik, merida tu cwek pintar dan cerdas sebenarnya tapi kadang suka somplak dan oleng kayak sekarang ini nih. suka gak sadar dengan kek'adaan di sekitarnya.


Tapi dini sayang sama merida karena kepolosan dan keunikannya yang membuat dini betah berteman dengan merida.


Bagi dini merida paket komplit untuknya, merida bisa jadi ibu, kakak, sahabat dan tempat curhat terbaik pokoknya. makanya persabatan mereka bisa awet, karena meraka saling melengkapi satu sama lain.


" Loe mau pesen apa daa " tanya dini sambil membolak balik buku menu di resto dekat kantornya


" Emm,,gue pesen tuna sandwich sama orange juice aja deh "


" oh oke "


" loe apa din "


" Sama in aja ma loe, biar cepet soalnya kerjaan gue lagi bayak nih, mau ngejar kerjaan biar cepet kelar "


" Dito,,? siapa lagi tu " tanya merida sambil mengerutkan dahi pasalnya merida merasa asing dengan nama itu. karena setau merida pacarnya dini tu Sam bukan dito namanya.


" Hehehe loe kayak gak tau gue aja, biasalah gebetan baru gue "


" Ck, loe tu ya gak tobat-tobat mau sampai kapan loe gitu terus, terus Sam yang katamu kesayangannya loe itu mau di tarok mana " tutur merida dengan agak kesal dengan tingkah sahabatnya yang gak bisa berubah itu.


" Sam lagi keluar kota dalam 2 mingguan ini jadi gue sendirian, loe kan tau sendiri gue gak suka dan gak bisa LDRran "


" Iya gue tau, kalo tiba-tiba sam balik dari luar kota terus mergokin loe jalan ma cwok lain apa gak berabe tu hubungan loe "


" Ya,,,biarin aja, ya kalo seumpama gue ketahuan jalan ma cwok lain dan sam minta putus y udah putus aja "


" Gitu aja kok repot "

__ADS_1


" Hidup tu di nikmati di bikin enjoy aja "


" Cwok tipe kayak sam di luar banyak "


" Serah loe deh, capek gue nasehatin loe terus " keluh merida nyerah dengan prinsip dini yang menurut merida itu kurang baik.


" Permisi kak ini pesenan anda, mau nambah apa lagi kak " tanya pelayan resto dengan ramah.


" Gak mbak cukup kok makasih ya " tutur merida sambil tersenyum ramah ke pelayan resto.


Merida dan dini menikmati makan siang dengat nikmat sambil di iringi perbincangan-perbincangan ringan di sela-sela makan siang mereka.


" Emmm,,apa gue masak agak banyakin y nanti pas pulang terus kasiin ke tetangga, sekalian balikin kaosnya dia " gumam batin merida untuk memikirkan cara supaya dia bisa baik dengan tetangga barunya yang judes end super dingin itu.


" Iya deh gitu aja, nanti pulang ngantor langsung belanja aja "


" Eh loe y makan aja bengong, kenapa sih " desak dini karena penasaran dengan apa yang di fikirkan sahabatnya itu.


" Gak kok. gue hanya capek ma rencana proyek minggu depan "


" Owh iya loe dapet proyek lumayan y ma pak bagus, gimana tu proyek " tanya dini antusias, karena sahabat baiknya itu akan dapet proyek lumayan besar minggu depan.


" Yah,,,begitulah pusing, capek, gue juga gak yakin proposal gue lolos to enggak di tangan klien " keluh merida pesimis dengan kerjaanya, karena ini proyek pertama yang agak sulit menurut merida, biasanya merida hanya mengerjakan proyek-proyek ringan dan cepat kelar pengerjaanya.


Kali ini merida mendapatkan kepercayaan dari bossnya untuk mengerjakan proyek yang lumayan besar itu dengan pak bagus seniornya dan masih ada rekan kerja lainnya.


" Pasti ketrima lah, kinerja loe kan selama ini beres terus dan gak ada klien yang komplen ma proyek loe, malah banyak yang puas ma proyek kerjaan loe " tutur dini menyemangati merida agar tidak pesimis dulu dengan proyek barunya.


" Tapi ini beda din,,,ini agak berat gue bener- bener harus fokus agar gue gak melakukan kesalahan se kecil apa pun dan klien mau menerina prosal gue "


" karena jika proyek ini gak jadi gak cuman gue yang malu, ada pak bagus dan rekan-rekan lain yang akan menanggung akibatnya din " resah merida sambil memijat pelipisnya yang mulai memikirkan banyak fikiran.


" Gue yakin pasti loe bisa dan proposal loe di terima dengan baik sama klien "


" Yang sabar ya,,,ini kesempatan loe biar loe dapet promosi untuk naik jabatan yang lebih baik lagi "

__ADS_1


" Dan gue yakin pasti loe bisa " dukungan dini membuat merida merasa percaya diri lagi unuk fokus dan semangat untuk mengerjakan proyek baru itu.


" Makasih y din udah semangatin gue dan dukung gue, loe emng terbaik " tutur merida sambil memeluk sahabat karibnya itu.


__ADS_2