12 KESATRIA

12 KESATRIA
3.


__ADS_3

Alhasil Naor membawa Catherine dengan paksa walaupun Catherine meronta untuk di lepaskan.


Naor menaiki kudanya bersama Catherine, hingga di jalan yg sepi dan di kelilingi pohon besar para penguntit mencegat mereka dengan pakaian seperti ninja serta membawa pedang di tangannya.


Melihat itu Naor langsung menghentikan kudanya, Catherine ketakutan hingga bergetar.


Melihat Catherine yg ketakutan Naor berkata di telinga catherine " diam di sini aku akan mengalahkan mereka" Setelah itu Naor turun dari kudanya.


Catherine merasa sedikit kuatir lantaran Naor tidak membawa senjata dan tidak memakai pakaian perang. "hati-hati" hanya itu yg terucap dari bibir catherine.


Naor berbalik dan tersenyum sinis " apa kau mengkuatirkan ku, aku kesatria aku sering bertarung lagi pula memang banyak komplotan yg menginginkan kematianku"


Mendengar itu catherine merasa sedikit lega. catherine mulai memejamkan matanya, karena dari dulu Catherine trauma melihat darah berceceran.


Tak berselang lama pertarungan di mulai Naor tampak unggul dalam bertarung, dengan sangat gesit Naor telah mengalahkan beberapa penguntit.


Namun di sela- sela pertarungan seorang penguntit mengayunkan pedang kearah Catherine hingga mengenai dadanya.


Catherine yg sedari tadi panik merasakan ada sesuatu yg menusuknya dari belakang hingga darah mengucur begitu deras, belum sempat melihat ke belakang Catherine pun jatuh dari kudanya.


Setelah beberapa jam lamanya catherine sadar dan merasakan sesuatu yg melilit bagian bahu hingga dadanya.

__ADS_1


"Aww.. mengapa sakit sekali, dan dimana aku sekarang?". Setelah beberapa saat mengamati akhirnya Catherine sadar di mana dia berada." ouh.. ternyata ini kamarku, siapa yg mengantarkan ku kemari, dan mengapa rumahku jadi bersih, dan dari mana juga makanan ini berasal?" Catherine kebingungan.


"Apakah ada orang di rumahku!" teriak catherin dari kamar. Namun tidak ada yg menjawab.


'mungkin Naor yg melakukan ini,ya sudah lh lagipula aku tinggal sendiri bagaimana mungkin ada orang lain yang melakukan ini selain Naor yg bersamaku tadi,, trimakasih Naor' Batin catherine.


catherine yg sudah lelah dengan hari ini langsung membersihkan dirinya dan beristirahat.


Keesokan paginya catherine terbangun saat mendengar bunyi ketikan dari pintu.


"Bibi Marta selamat pagi, silahkan masuk bibi". Sapa catherine sopan saat tahu yg diluar adalah bibi Marta yg telah merawatnya dan membesarkannya saat orangtuanya pergi entah kemana dan hingga sekarang belum kembali.


"Tidak perlu repot- repot aku disini hanya untuk memastikan keadaanmu, apa kau baik-baik saja?, kemarin siapa yg mengantarmu, apakah dia kekasihmu?, oh ya Tuhan pria itu sangat tampan, andai saja aku memiliki menantu seperti itu". ucap bibi Marta sambil mengandai-andai.


"Bibi dia bukan kekasihku, dia bukan siapa-siapa hanya saja aku merasa seperti mengenalnya. Oh ya apa bibi menginginkan menantu seperti itu, apakah bibi memiliki anak?".


Bibi Marta terkejut mendengar pertanyaan Catherine.


"Dasar bodoh, bukannya kau itu anakku, walaupun aku tidak memiliki anak ataupun suami, kau tetap menjadi akakku".


Melihat bibi yg merasa sedih catherine pun merasa bersalah,

__ADS_1


"Iya bibi aku adalah anakmu, aku baik-baik saja bibi tidak perlu kuatir terhadapku".


Perkataan catherine membuat bibi tersenyum kembali.


Setelah itu datang seorang wanita muda dengan membawa keranjang bernama kalin seumuran dengan catherine 19 tahun,


Mereka adalah sahabat.


"Hy bibi.. hy Catherine apa kabar kalian semua, Catherine apa kau baik baik saja,"sapa kalin sambil tersenyum manis.


"ya aku baik-baik saja"


"Baguslah kalau begitu, bibi Marta mari kita menjual ikan terlebih dahulu nanti saja lanjutkan bicaranya, aku rasa catherin harus bnyak istirahat jangan mengganggunya" ucap kalin sambil memberikan sekantong ikan ke bibi Marta.


"oh ya Catherine, aku rasa baru kemarin aku melihat pria setampan itu di desa Karang ini, siapa dia?.. jika itu kekasihmu aku ingin melihatnya lagi. oh ya catherine aku juga ingin pergi daaa.... " ucap kalin sambil berjalan keluar karena di tarik oleh bibi yg tidak ingin kalin berbicara tanpa henti.


catherine hanya tersenyum geli melihat sahabat dan bibinya pergi.


Di tempat yg jauh.


"Apa kau sudah menemukan wanita itu?" tanya Albert kepada Naor yg baru kembali tengah malam krena mengantar catherine.

__ADS_1


"Aku perlu mengujinya terlebih dahulu, walaupun mereka mirip tapi aku ragu, siapa dia?".


__ADS_2