
" Ketika Ry memutuskan untuk berhenti jatuh cinta malah cinta yang menemukan Ry."
Setelah Ry duduk dijok motor Abang Gibran mulai mengendarai motor dengan kecepatan sedang, Ry memakai baju kemeja warna putih, celana leging untuk dalaman soalnya Ry memakai rok warna hitam.
Ry memakai jilbab segi empat warna hitam, sepatu flat shoes dan tas selempang, peraturan dikampus Stai itu bagi perempuan dilarang memakai celana jeans atau celana dasar.
Bagi perempuan harus memakai baju lengan panjang kalau bawahannya bisa rok, jilbabnya harus segi empat dan lebih bagus lagi kalau pakai gamis dan jilbab syar'i.
Abang Gibran memakai kemeja warna putih, celana dasar warna hitam, almater warna hijau, sepatu hitam dan tas ransel, akhirnya Abang Gibran membuka kaca helemnya.
" Kamu lulusan sekolah Mana?" Tanya Abang Gibran.
" Smk negeri 1" Jawab Ry.
" Jurusan Apa?" Tanya Abang Gilang.
" Tkj" Jawab Ry.
" Pantas aja Kamu bisa waktu itu menghubungkan laptop ke Infocus"Kata Abang Gibran.
"Itukan mudah Abang" Kata Ry.
" Kenapa Kamu kuliah ngambil jurusan PBI ( Pembelajar Bahasa Inggris)?" Tanya Abang Gibran.
" Keinginan Orang tua." Jawab Ry.
" Kenapa Kamu ngambil kuliah yang eskutif?" Tanya Abang Gibran.
" Ry mau kerja ambil kuliah" Jawab Ry.
" Apa pekerjaan Kamu?" Tanya Abang Gibran.
" Cuma bantu - bantu Mbak Fika ngajar Les anak - anak muridnya" Kata Ry.
Sesampai diparkiran kampus Abang Gibran memakir motornya lalu Ry turun dari motor kemudian Ry mengucapkan makasih lalu Ry berjalan menuju kelas PBI 1.
Ry berjalan menurni tangga menuju kelas Pbi1 yang terletak paling pojok sebelah kanan, lalu Ry melihat Abang Yudi yang berdiri didepan kelas Pbi 1.
" Abang udah lama nyampainya?" Ry yang berjalan mendekati Abang Yudi.
" Kira - kira 15 menit Ry" Jawab Abang Yudi.
" Abang entar pulang Ry nebeng ya, bolehkan?" Tanya Ry.
" Emang Kenapa motor Ry?" Tanya Abang Yudi.
" Mogok, Ry dorong ampai kebengkel" Kata Ry.
" Entar Ry pulang ama Abang aja" Kata Abang Yudi.
" Ry masuk dulu ya Abang" Ry berjalan meninggalkan Abang Yudi.
Ry mengucapkan salam lalu berjalan kearah kursi, Ry melihat kalau kursi - kursi dibarisan belakang sudah diduduk ama Mahasiswa sementara kursi dibarisan depan kosong.
Ry duduk dikursi barisan depan, Ry emang paling suka duduk dikursi paling depan biar Ry konsentari mendengar materai yang diajari Dosen.
Tidak lama kemudian seorang cowok datang lalu duduk disamping kanan Ry, cowok itu melihat kearah Ry sambil tersenyum lalu mengajak Ry buat kenalan.
" Hai, kenalin nama Aku Faisal" Faisal mengulurkan tangan kearah Ry.
" Tary " Ry menjabat tangan Faisal lalu melepaskan tangannya dari tangan Faisal.
" Kursi ini masih kosongkan?" Tanya Seorang cewek yang pakaian serba ungu dari jilbab, baju, rok, tas dan sepatu.
" Iya " Jawab Ry.
" Aku duduk disini aja" Cewek itu duduk disebelah kiri Ry.
" Duduk aja" Kata Ry.
" Kenalin nama Aku Yeni" Yeni mengulurkan tangan kearah Ry.
" Tary" Ry menjabat tangan Yeni lalu melepaskannya.
" Kenalin Nama Aku Faisal" Faisal mengulurkan tangan kearah Yeni.
" Yeni" Menjabat tangan Faisal lalu melepaskannya.
Semua Mahasiswa udah masuk kedalam kelas Pbi 1 tidak lama kemudian Pak Dosen masuk kedalam kelas Pbi 1 ternyata Pak Dosennya Pak Dodi guru bahasa inggris diSmk.
__ADS_1
Seminggu kemudian .............
Ry sudah memasukan lamaran pekerjaan keperusahan, hotel Surya dan hotel Susuka tetapi belum ada panggilan buat interview.
Sambil menunggu panggilan kerja Ry menjadi guru Les anak murid Mbak Fika 5 orang Siswa,Mbak Fika mengajar mengaji 5 orang anak.
Lesnya 3 kali pertemuan dalam seminggu, Lesnya dimulai pukul 19.00 wib sampai pukul 20.00 wib, malam Senin, Rabu dan Jum'at .
Malam Rabu ..........
Ry sudah selesai mengajarkan 5 orang Siswa Mbak Fika semua Siswa Mbak Fika udah pulang kerumah kecuali Gio , Gio lagi main mobil - mobilan ama Fira.
Totok .......Totok.......
" Assalammualaikum" Kata Seseorang.
" Walaikumsalam" Mbak Fika memuka pintu"
" Kak Gio ada?" Tanya Abang Gibran.
" Gio atau Tary?" Tanya Mbak Fika.
" Gio Kak" Abang Gibran yang berdiri didepan pintu.
" Ada, Gio cuma alasan ajakan pasti mau ketemu Ry kan?" Tanya Mbak Fika.
" Boleh Aku ketemu Tary Kak?" Tanya Abang Gibran.
" Boleh, silahkan masuk Gi" Kata Mbak Fika.
" Makasih Kak " Abang Gibran berjalan masuk keruangan tamu.
" Gi duduk aja Mbak panggil Ry dulu" Mbak Fika berjalan kearah ruangan keluarga.
Mbak Fika menyuruh Ry membuatkan segelas teh untuk Abang Gibran lalu Ry kedapur membuat segelas teh kemudian membawa keruangan tamu.
Ry meletakan teh dimeja lalu Ry duduk dikursi sedangkan Abang Gibran duduk disofa, kemudian Ry menyuruh Abang Gilang buat minum.
" Kamu itu pencuri" Jawab Abang Gibran.
" Abang kalau ngomong jangan sembarangan ya, seumur hidup Ry gak pernah jadi pencuri" Kata Ry.
" Soalnya Kamu udah curi hati Abang" Kata Abang Gibran.
"Ckckck....." Kata Ry.
" Apa beda Kamu ama Modem?" Tanya Abang Gibran.
" Yang beda lah Ry manusia kalau modem itu barang Abang" Jawab Ry.
" Salah, kalau modem terkoneksi keinternet kalau Kamu terkoneksi kehati Abang" Kata Abang Gibran.
" Buset deh " Kata Ry.
" Tahu bedanya Kamu ama daun?" Tanya Abang Gibran.
" Gak tahu" Jawab Ry.
" Daun jatuh ketanah kalau Kamu jatuh ke hati Abang" Kata Abang Gibran.
"Terusin aja gombalnya" Kata Ry.
" Apa beda tanggal 28 Oktober sama 29 Oktober?" Tanya Abang Gibran.
" Ry gak mau tahu juga" Kata Ry.
" Tanggal 28 Oktober hari sumpah pemuda kalau tanggal 29 Oktober sumpah Abang cinta ama Kamu, Kamu mau jadi pacar Abang kan?" Tanya Abang Gibran.
" Ry gak mau jadi pacar Abang" Ry berjalan pergi meninggalkan Abang Gibran diruangan tamu.
Sebulan Kemudian ...........
Ry mendapat panggilan interview dihotel Surya, Ry berangkat interview kehotel Surya sesampai didepan hotel Surya Ry ketemu ama Abang Yudi.
Abang Yudi mengantar Ry keruangan Manger hotel Surya, Ry melakukan interview diruangan Manger hotel Surya, Ry langsung diterima kerja dihotel Surya tetapi syarat Ry harus melepaskan hijab.
__ADS_1
Alasannya karena gak ada cewek yang bekerja memakai hijab dibagian resepsonis hotel Surya, Ry pun menolak persyaratan melepaskan hijab.
Setelah itu Ry pamit ama Manger hotel Surya, Ry berjalan kearah pintu lalu kemudian keluar dari ruangan Manger hotel Surya karena Ry gak fokus menabrak seorang.
" Maaf Aku gak sengaja" Ry yang menabrak dada seseorang.
" Kamu kok bisa disini?" Abang Gibran yang melihat kearah Ry.
" Ternyata Abang, Ry baru siap interview Abang." Ry melihat kearah Abang Gibran.
" Kamu pasti ditolakan kerja disini" Kata Abang Gibran.
" Ry diterima tetapi ada syaratnya" Kata Ry.
" Syaratnya harus melepaskan hijab Kamu kan?" Tanya Abang Gibran.
" Iya, kok Abang tahu" Kata Ry.
" Dari wajah Kamu udah kelihatan" Kata Abang Gibran.
" Ry senang udah dapat panggilan interview kerja tetapi Ry gagal dapat kerja Abang" Kata Ry.
" Sabar aja ntar, Kamu pasti dapat panggilan kerja ditempat lain" Kata Abang Gibran.
" Abang kerja disini juga?" Tanya Ry.
" Iya, Abang mau istirahat makan siang, Kamu udah makan siang?" Tanya Abang Gibran.
" Ry lagi gak selera makan" Jawab Ry.
Abang Gibran dan Ry keluar dari hotel Surya, Lalu Abang Gibran dan Ry berjalan menuju parkiran untuk mengambil motor.
Abang Gibran mengajak Ry makan dirumah makan padang yang ada disimpang perumahan Ry, Ry menerima ajakan Abang Gibran ternyata rumah makan tempat Ry pertama kali kerja dulu.
Abang Gibran dan Ry masuk kedalam rumah makan, sesampai didalam rumah makan Abang Gibran dan Ry duduk dikursi yang saling berhadapan dimeja barisan kedua.
" Hai Ry, Aku gak dikenalin ama pacarnya Ry" Siti yang berdiri didepan meja Ry sambil memegan pena dan kertas.
" Nama Aku Gibran pacar Tary" Abang Gibran mengulurkan tangan kearah Siti.
" Siti, Aku teman Ry waktu kerja disini dulu" Siti menjabat tangan Abang Gibran lalu melepaskan tangan Abang Gibran.
" Jangan ngaku - ngaku Abang Gibran, Ry udah nolak cinta Abang waktu itu " Kata Ry.
" Ry jahat banget sih pacarnya kok gak diakui" Kata Siti.
" Dek mau makan pakai lauk Apa?" Tanya Abang Gibran.
" Tumben manggilnya Dek bukan Kamu, Ry pakai rendang daging" Jawab Ry.
"Satu pakai rendang daging dan satu pakai dendeng , Dek mau minum Apa?" Tanya Abang Gibran.
" Teh Es" Jawab Ry.
" Teh Es satu dan jus avocad satu." Kata Abang Gibran.
" Itu aja, ada nambah lagi" Siti menulis pesanan Abang Gibran.
Siti berjalan kearah tempat nasi dan lauk untuk mengambil pesanan Abang Gibran.
" Ry gak suka ya Abang ngaku - ngaku jadi pacar Ry" Kata Ry.
" Kalau Dek gak suka ya tinggal terima aja pernyataan cinta Abang, gitu aja kok repot" Kata Abang Gibran.
" Ya repotlah soalnya Ry gak ada perasaan ama Abang" Kata Ry.
" I love Tary, Dek mau kan jadi pacar Abang?" Tanya Abang Gibran.
" Terima ..... terima......aja Ry" Kata teman - teman kerja Ry yang dulu.
" Iya Ry mau jadi pacar Abang Gibran" Kata Ry.
Makasih yang udah baca
Maaf banyak typo
Bersambung.....
__ADS_1