13 Mantan Ry

13 Mantan Ry
Kuliah Sambil Kerja


__ADS_3

" Bekerjalah seperti tuyul gak harus kelihatan, gak butuh pujian, gak gila jabatan, gak usah cari perhatian tapi hasilnya jelas".


Setelah Ry menerima cinta Abang Gibran, Siti membawa pesanan makanan Abang Gibran lalu meletakan dimeja setelah itu Siti berjalan kemeja kasir.


" Ayo makan Cinta!" Ajakan Abang Gibran.


"Cewek yang mana namanya Cinta Abang?" Ry yang melihat kekanan kekiri mencari cewek yang namanya Cinta.


" Wwwwwkkkk Cinta itu panggilan sayang Abang kecinta" Kata Abang Gibran.


" Panggil Ry atau Dek aja Abang" Kata Ry.


" Namanya Tary tetapi Kenapa suka dipanggil Ry?" Tanya Abang Gibran.


"Panggilan nama Ry dikasih ama Seseorang Abang" Jawab Ry.


" Siapa nama orang itu?" Tanya Abang Gibran.


" Yanti sahabat Ry dari Sd sampai sekarang Abang" Jawab Ry.


" Abang pikir mantan Cinta tadi,Berapa mantan Cinta?" Tanya Abang Gibran.


" Mau tahu aja atau mau tahu banget Abang?" Tanya Ry.


" Mau tahu banget Abang" Jawab Abang Gibran.


"Mantan Ry ada 12" Kata Ry.


" Itu mantan atau piring satu lusin Cinta?" Tanya Abang Gibran.


" Ya mantan Ry Abang" Jawab Ry.


" Abang akan jadi yang terakhir dan selamanya" Kata Abang Gibran.


" Abang nih makan cuma untuk dilihat aja" Kata Ry.


"Ayo dimakan Cinta tapi baca doa sebelum makan dulu ya" Ajak Abang Gibran.


Abang Gibran dan Ry membaca doa sebelum setelah itu Ry dan Gibran mulai mencuci tangan di mangkok yang berada diatas meja , Abang Gibran dan Ry mulai memakan nasi dan lauknya.


Hari Sabtu .............


Pagi ini Ry udah memakai baju batik dengan Almater berwarna hijau tua diluarnya,memakai dalaman celana leging, rok hitam, serta jilbab hitam, sepatu flat shoes.


Ry berpamitan ama kedua orang tua Ry lalu Ry berjalan kearah teras rumah, sesampai didepan motor Ry lalu Ry menaiki motor dan mengendarai motor.


Sesampai didepan rumah Abang Yudi motor yang Ry bawa agak oleng gitu lalu Ry memberhentikan motor melihat ban depannya bocor.


Abang Yudi yang keluar dari pintu rumahnya melihat kearah Ry , lalu Abang Yudi berjalan kearah Ry .


" Kenapa motornya Ry?" Abang Yudi yang berdiri disamping motor Ry.


" Ban motor Ry bocor." Jawab Ry.


" Ry berangkat kekampus bareng Abang aja" Kata Abang Yudi.


" Iya Abang" Ry memutar motor lalu mengendarai motor menuju rumah Ry.


Ry berangkat kuliah bareng ama Abang Yudi, Abang Yudi mengendarai motor matic berwarna putih, Ry lebih suka motor bebek dari pada motor matic.


Sesampai dikampus Abang Yudi dan Ry berjalan kearah kelas Pbi 1 , sesampai didepan ruangan kelas Pbi 1 lalu Abang Yudi masuk kedalam kelas Pbi 1 meletakan tasnya diatas kursi.


Sementara Ry masih berdiri didepan kelas Pbi 1, lalu Abang Yudi keluar dari ruangan kelas Pbi 1 kemudian Abang Yudi menyerahkan ponsel ama Ry untuk mengambil fotonya.

__ADS_1


Ceklek.....Ceklek.....



Abang Yudi meminta ponselnya ama Ry untuk melihat hasil foto yang Ry ambil, Ry menyerahkan ponsel ama Abang Yudi lalu Abang Yudi melihat hasil foto yang Ry ambil.


Kemudian Abang Yudi mengajak Ry buat masuk kedalam kelas Pbi 1 buat mengambil fotonya yang berada didalam kelas Pbi 1.



Seperti itulah kondisi didalam kelas Pbi 1, Setelah Ry mengambil foto Abang Yudi kemudian Ry menyerahkan ponsel Abang Yudi kembali keDia lagi.


Mata Kuliah Selesai ..........


Ibu Dosen berjalan kearah pintu setelah itu semua Mahasiswa kelas Pbi 1 mulai berjalan kearah pintu, kemudian Abang Yudi dan Ry berjalan keluar pintu.


Sesampai didepan kelas Pbi 1 Abang Gibran sudah berdiri dan melihat tepat dihadapan Ry, kemudian Abang Gibran mengandeng tangan Ry mengajak Ry pulang.


Saat Ry tangan Ry digandeng ama Abang Gibran melewati kelas Mbak Fika, bertepatan ama Mbak Fika yang keluar dari pintu lalu melihat Ry dan Abang Gibran.


"Mau dibawa Kemana Dek Kak?" Tanya Mbak Fika.


"Diajak pulang bareng Kak" Abang Gibran dan Ry masih gandengan tangan lalu berhenti didepan kelas Mbak Fika.


" Dek bawa motorkan?" Tanya Mbak Fika.


" Gak, motor Ry bocor bannya" Jawab Ry.


" Bolehkan Aku ngatar Tary amapai rumah?" Tanya Abang Gibran.


" Boleh, Tapi tangan Gi dikondisikan jangan pegangang Dek Kak, Kalian bukan muhrim" Mbak Fika melepaskan gandengan tangan Ry ama Abang Gibran.


" Maaf ya Kak, Aku khilaf soalnya Kita udah pacaran" Kata Abang Gibran.


" Iya, Kita baru jadian Mbak" Jawab Ry.


" Ingat dalam agama islam dilarang pacaran mendingan kalian nikah aja untuk menghindarkan dari zinah" Kata Mbak Fika.


" Uang Aku belum cukup buat menghalalkan Dek Kak, tetapi Aku janji bakal jagain Dek Kak" Kata Abang Gibran.


Sebulan Kemudian .........


Ry diterima kerja dibagian Admitrasi disebuah perusahan, Manger perusahan itu Suami Kak sepupunya Abang Andre makanya Dia mau menerima Ry yang kuliah sambil kerja.


Perusahan itu baru buka cabang diDuri jadi kariyawan baru Ry, Pak Eko dan Pak Anto aja, Pak Anto dan Pak Eko baik dan sabar mengajarkan Ry dalam pembuatan data perusahan.


Kantor perusahan berada diruko lantai tiga disimpang Wonosari, Ry kerja dari hari Senin - Sabtu masuk pada pukul 08.30 Wib - 16.30 Wib, Ry cuma libur dihari Minggu aja.


Abang Gibran juga mengambil hari libur kerjanya dihari Minggu biar sama ama Ry, jadi hari Minggu itu Kita bisa jalan saat pulang kuliah tetapi minta izin ama Mbak Fika dulu.



Abang Gibran yang lagi duduk dibalkon hotel Surya sambil memikirkan hubungan pacaran Ry ama Abang Gibran, Ry belum pernah mengenalkan Abang Gibran ama kedua orang tua Ry.


Ry udah mulai ada rasa nyaman pacaran ama Abang Gibran karena Dia sosok cowok yang ganteng, baik, pintar, dewasa, pengertian, perhatian dan setia.


Abang Gibran sudah memperkenalkan Ry ama Ibunya, Abang Gibran anak yatim dari Smu makanya setelah lulus Smu Dia kerja.


Abang Gibran dapat beasiswa kuliah diStai soalnya Abang Gibran Mahasiswa yang berprestasi, Ibu Abang Gibran pekerja dipabrik tahu dan tempe didekat perumahan.


Hari Minggu ............


Setelah Papa, Mama dan Fira berangkat kekebun lalu Ry mengunci pintu kemudian Ry berjalan menuju kamar untuk mengambil ponsel Ry.

__ADS_1


Ry mengirimkan pesan ke Abang Gibran untuk menjemput Ry dirumah soalnya hari ini Mama dan Papa Ry gak ada dirumah lalu ponsel Ry berbunyi.


Drrrrrttt......Drrrttt......


" *Assalammualaikum Cinta" Kata Abang Gibran.


" Walaikumsalam Abang" Kata Ry.


" Baru bangun ya Cinta?" Tanya Abang Gibran.


" Udah dari tadi Abang" Jawab Ry


"Cinta lagi ngapain?" Tanya Abang Gibran.


" Ry lagi duduk diatas tempat tidur" Ry yang duduk diatas tempat tidur.


" Cinta pasti belum mandi bauk asemnya sampai sini mandi lagi, tapi jangan dandan soal Abang gak mau ada cowok dikampus naksir ama Cinta" Kata Abang Gibran.


"Iya Ry belum mandi, emang Abang udah mandi?" Tanya Ry.


" Udah tadi, sebelum shalat shubuh Abang mandi" Kata Abang Gibran.


" Abang lagi ngapain?" Tanya Ry.


" Abang baru siap nyuciin motor biar kinclong soalnya mau dinaikin Cinta" Kata Abang Gibran.


" Motor Ry kok gak sekalian dicuci sih Abang" Kata Ry.


" Ya udah Abang kesana sekarang buat cuciin motor Cinta ya?" Tanya Abang Gibran.


" Gak usah, Ry cuma bercanda aja Abang Wwwwwkkk" Ry yang tertawa sambil menelpon Abang Gibran.


" Cinta udah sarapan?" Tanya Abang Gibran.


" Ry gak biasa sarapan pagi Abang" Jawab Ry.


" Cinta mandi lagi bentar lagi Abang Otw kesana" Kata Abang Gibran.


" Ya udah Ry mandi dulu, Assalamualaikum" Kata Ry.


" Walaikum salam" Abang Gibran lalu mematikan ponselnya*.


Sesampai dihalaman rumah Ry Abang Gibran memakir motornya lalu Abang Gibran berjalan kearah rumah Ry.



Abang Gibran mengetuk pintu rumah Ry lalu Ry membuka pintu setelah itu Ry berjalan keluar pintu kemudian Ry menutup pintu dan mengunci pintu.


Sesampai dikampus Abang Gibran mengajak Ry kekantin kampus buat sarapan, Abang Gibran dan Ry berjalan kekantin Kampus.


Sesampai dikantin kampus Abang Gibran memesan 1 porsi lontong sayur buat Abang Gibran lalu 1 porsi lontong pecal, lalu Kita duduk dikursi pojok.


Abang Gibran duduk dikursi samping Ry , setelah membaca doa Abang Gibran mulai memakan lontong sayur yang ada dipiringnya.


Abang Gibran mengambil lontong dan kuah sayur menggunakan sendok lalu memasukan kemulut, Abang Gibran melihat Ry yang belum menyentuh lontong pecal.


Abang Gibran memakan lontong sayurnya sampai habis setelah itu Abang Gibran mengeser piring lontong sayur kearah Dia, kemudian Abang Gibran mengambil sedok .


Abang Gibran menyuapkan lontong dan mie menggunakan sendok kedalam mulut Ry, Ry menerima suapan Abang Gibran tiba - tiba Mbak Fika sudah duduk dikursi dihadapan Abang Gibran.


Makasih yang udah baca


Maaf banyak typo

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2