180 Day

180 Day
part 11


__ADS_3

"ra selamat ya atas lamaran kamu, maap ya kemarin aku ga bisa datang soal nya ibu aku lagi sakit ga ada yang jagain. " ucap vani


"yaudah ga papa van aku paham ko, gimana keadaan kabar ibu kamu sekarang van udah mendingan. "


"allhamdulilah ra sekarang udah mendingan, mungkin kemarin Ibu cuman kecapean aja, dan lupa makan. "


"syukurlah kalau ibu kamu sekarang udah baik-baik aja, aku seneng denger nya. "


"iya ra, waktu kemarin juga ibu aku nyuruh aku datang ke acara lamaran kamu, tapi aku ga tega harus ninggalin ibu di rumah sendiri disaat lagi sakit, apalagi ayah aku kan lagi keluar kota, pembantu di rumah aku juga lagi pulang kampung.jadi aku ga tega ninggalin ibu di rumah takut nya ada apa-apa." oh ya ra kapan tanggal pernikahan kamu, udah di tentuin belum tanggal nya. " tanya vani.


"yaudah kali van ga papa, bener kata kamu kesian juga kan kalau kemarin kamu maksain datang ke acara lamaran aku disaat ibu kamu lagi sakit, kalau ada apa-apa siapa yang nolongin coba kalau dirumah ga ada siapa-siapa."allhamdulilah udah van, nanti tanggal pernikahan nya tanggal 16 Juli hari Kamis, kamu pokoknya harus datang ya kalau di hari pernikahan aku nanti, kalau bisa kamu nginep aja dirumah aku temenin aku bisa kan. "


"iya insyaallah ra, Mudah-mudahan aja bisa datang dan ga ada halangan lagi kaya kemarin. "


"iya van mudah-mudahan aja ya. "


"oh ya van kalau kak haris itu masih kuliah ga. "

__ADS_1


"masih ko sama kaya aku, cuman kak haris satu taun lagi udah mau lulus kuliah, kalau aku kan dua tahunan lagi ke lulus. "


"oh gitu ya van, berarti kamu sama kak haris beda satu tahun ya. "


"iya van, tapi meski kak haris umurnya ga beda jauh sama aku tapi kak haris dewasa banget ko orang ya. "


"iya ra , jarang-jarang juga loh ada cowo yang mau nikah muda, dan ga mau pacaran dulu. "


"iya van, makanya aku bersyukur banget bisa dipertemukan dengan kak haris, dan aku berterima kasih banget sama Tuhan karena udah memberi petunjuk di setiap doa aku bahwa kak haris bener-bener yang terbaik buat aku. "


"iya ra, kita saling doa mendo'akan yang terbaik aja ya, apalagi kan kita sebagai sahabat, oh ya ra sehabis pulang kuliah aku mampir ke rumah kamu dulu ya buat jenguk ibu kamu, boleh kan. "


"iya boleh ra, padahal ga papa juga kali ra ga di jenguk juga lagian ibu aku sekarang udah mendingan ko kamu ga usah repot-repot jenguk ibu aku. "


"ga papa van, sekalian aja aku mau ketemu sama ibu kamu kan aku udah lama ga ketemu ibu kamu karena aku jarang main ke rumah kamu, boleh ya. "


"ya udah ga boleh, tapi ga usah bawa apa-apa ya. "

__ADS_1


"ko kamu udah tau aja aku mau bawa sesuatu buat ibu kamu. " ucap Kiara terkekeh


"ya aku tau lah ra, kan kamu emang orang nya gitu suka ga enakan kalau datang ke rumah orang ga bawa apa-apa meski itu temen kamu juga, jadi kamu ga usah bawa apa-apa ya nanti ke rumah. "


"hee iya van, tapi van masa si aku ga bawa apa-apa mau jenguk ibu kamu, datang dengan tangan kosong gitu van kan malu. "


"ngapain harus malu si ra, udah kamu pokoknya ga usah beli apa-apa ya. "


"ya udah deh van kalau kamu maksa, aku ga akan beli apa-apa buat ibu kamu, tapi beneran ga akan malu kan van. "


"iya engga ra, ga akan malu ko siapa juga yang akan malu-maluin kamu coba. "


"yaudah deh kalau gitu. "


"mendingan sekarang kita masuk aja, sebentar lagi dosen kita pasti datang. "


"yaudah ayo. "

__ADS_1


__ADS_2