
"umi abi ,haris mau bicara serius sama umi dan abi. " ucap haris kepada kedua orang tuanya
"mau bicara serius soal apa nak. " tanya abi
"gini bi mi, besok lusa haris mau ngelamar Kiara, haris mau minta restu sama abi dan umi. "
"besok lusa, emang nya kamu udah bener-bener yakin sama Kiara, kamu udah dapat petunjuk bahwa Kiara bener yang terbaik buat kamu. " tanya umi
"allhamdulilah mi, haris sangat yakin sama Kiara dan bahkan hasil istikharah haris juga allhamdulilah bagus mi. "
"allhamdulilah, kalau kamu udah beneran yakin sama Kiara, mending lebih baik secepatnya kamu lamar . " ucap abi
"yaudah nanti, umi bantu siap-siapin paresel buat nanti kamu bawa untuk lamar Kiara. "
"allhamdulilah jadi umi sama abi merestui aku untuk lamar Kiara. "
"iya umi sama abi merestuinya ko, jika itu pilihan kamu yang terbaik umi sama abi selalu dukung kamu. " ucap umi
"makasih ya mi. " ucap haris sambil memeluk umi dan abi nya.
"yasudah sekarang kamu telpon dulu orang tuanya Kiara, bilang kalau nanti besok lusa kamu mau lamar Kiara. "
"iya bi, aku telpon ayah nya Kiara sekarang. "
tutt...
tutt...
tut...
__ADS_1
"hallo, assalamu'alaikum nak haris ada apa. " tanya ayah kiara di telpon.
"gini om ,nanti besok lusa aku sama orang tua dan keluarga aku, mau datang ke rumah om, untuk berniat mau ngelamar Kiara om. "
"oh gitu ya nak, allhamdulilah kalau gitu om seneng denger nya kamu mau membuktikan ketulusan kamu sama anak om. "
"iya om, haris minta restu dan doanya ya, semoga acara nya diperlancar. "
"iya om pasti selalu do'ain kalian ko. "
"iya om makasih, kalau gitu haris tutup dulu telpon nya ya assalamu'alaikum om. "
"waalaikumsalam".
"siapa yang nelpon yah. " tanya istrinya.
"itu haris bu, katanya besok lusa haris mau ngelamar Kiara bu. "
"iya bu ayah beneran ga bohong, nanti ibu kasih tau aja Kiara , kalau besok lusa haris mau ngelamar Kiara. "
"allhamdulilah akhirnya haris membuktikan ketulusan nya ya sama Kiara,yaudah nanti ibu kasih tau Kiara kalau udah pulang kuliah. "
"iya bu allhamdulilah, nanti ibu kasih tau ibu sama ayah dan saudara-saudara kita yang ada di jakarta ya bu, untuk datang kesini kalau saudara-saudara ayah nanti biar ayah aja yang datengin rumah nya, soalnya kan keluarga dipihak ayah rumah nya ga jauh, ga kaya keluarga-keluarga ibu pada jauh semua jadi kalau di datengin kerumahnya terlalu jauh, jadi ibu telpon aja ya. "
"iya yah, nanti ibu telpon saudara-saudara ibu dijakarta. "
"mending sekarang aja bu telpon nya, nanti takutnya ibu lupa, apalagi kan nanti ibu pasti sibuk banget buat nyiapin acara lamaran Kiara."
"yaudah deh ibu telpon sekarang. "
__ADS_1
ibunya Kiara pun langsung menelpon saudara-saudara ya terutama kedua orang tuanya.
tutt...
tutt...
tuttt...
"hallo, assalamu'alaikum bu ini yuli. "
"oh yuli, ada apa nak gimana kabar kamu dan cucu ibu disana. "
"allhamdulilah bu disini semuanya baik, kalau ibu sama ayah sendiri gimana kabar nya . "
"allhamdulilah disini juga pada sehat semua yul. "
"syukur lah kalau pada sehat semua bu aku senang dengernya, oh ya bu nanti ibu sama ayah datang kesini ya besok lusa soalnya Kiara mau lamaran "
"cucu ibu mau dilamar, ko secepat itu kan Kiara masih kecil yul, udah mau dilamar aja. "
"iya bu Kiara memang umurnya belum cukup, tapi kan lebih baik menikah aja bu daripada Kiara harus pacaran nanti nimbulin pitnah dan dosa, kan itu ga baik bu buat kira. "
"iya si bener apa yang kamu bilang, yaudah nanti ibu sama datang kesana sama ayah kamu. "
"iya bu, kasih tau saudara yang lain nya ya bu untuk datang kesini. "
"iya nanti ibu kasih tau mereka. "
"yaudah kalau gitu, yuli tutup dulu telpon nya ya bu assalamu'alaikum. "
__ADS_1
"waalaikumsalam." jawab ibu