
T**ok
Tok
Tok
"Mas Haris bak Kiara makan malam dulu ,itu makannya udah siap."panggil bibi.
"iya Bu saya segera kesana ."
"baik mas."
"sayang ayo makan dulu,udah dipanggilin tuh ."
"yaudah bang ayo ."
Kiara dan Haris segera turun kebawah untuk makan malam bersama.
"umi ini masakan banyak banget,tumben umi masak sebanyak ini."
"ini bukan buat kamu,tapi buat Kiara mantu umi."
"loh ko gitu si mi,terus Haris makan apa."
"kamu makan nasi aja cukup."
"umi tega amat sama anak sendiri,disuruh makan nasi doang kan ga enak mi ."
"ga usah manja ayo makan."
"mi ini semua umi yang masak."tanya Kiara.
__ADS_1
"engga ko dibantu sama bibi ."
"loh kenapa umi ga ajak Kiara bantu-bantu masak ,kan kalau Kiara tau umi lagi masak Kiara bisa bantu-bantu umi sama bibi masak di dapur."
"ga papa kan kamu baru datang pasti cape,jadi umi sengaja ga kasih tau kamu biar kamu istirahat dulu ."
"tapi lain kali umi ajak Kiara ya kalau masak."
"iya nanti ibu ajak kamu,yasudah sekarang kita makan Kiara kamu makan yang banyak ya,kalau mau nambah,nambah aja ga usah malu ya .'
"iya mi."
"oh ya Kiara,Abi mau tanya kamu kuliah ngambil jurusan apa nak."
"Kiara ngambil jurusan kedokteran BI."
"wah enak dong bi kalau kita nanti sakit ga usah jauh-jauh ke dokter tinggal periksa aja sama mantu kita"ucap umi.
"engga ko bi,kalau buat keluarga Abi semuanya gratis."
"tuh kan bi,apa umi bilang kalau buat kita gratis ga bayar."
"oh ya Bi mi , Kiara minta do'a nya ya sama Abi dan umi,semoga suatu saat nanti Kiara bisa punya rumah sakit sendiri,dan kalau harapan Kiara tercapai Kiara berniat pengen membuka rumah sakit gratis bagi orang yang mampu."
"insyaallah Abi sama umi pasti do'ain kamu ,dan insyaallah niat baik kamu pasti Allah kabulkan nak."
"iya Bi amin."
setelah semuanya selesai makan ,kini Kiara membantu umi ya membereskan piring-piring yang kotor untuk dibawa ke dapur kemudian di cuci di wastapel.
"mi Kiara cuci sekarang ya piring-piring ya."
__ADS_1
"ga papa Kiara ,nanti biar bibi aja yang cuci piring nya."
"iya nak Kiara,ga papa biar bibi aja yang cuci piring nya bak Kiara istirahat aja ."
"ga papa bi,Kiara bantu ya cuci piring ya lagian kan tadi udah istirahat masa istirahat terus si BI "
"yaudah terserah kamu aja,kalau gitu umi ke kamar dulu ya."
"iya mi."
"bak Kiara,baik ya mau bantu-bantu bibi cuci piring segala,jarang-jarang loh bak ada perempuan kaya bak Kiara,kan kebanyakan perempuan jaman sekarang itu mau enak nya aja,tapi bak Kiara itu beda sama perempuan lain ,bibi salut deh sama bak Kiara udah cantik baik suka membantu orang tua pokoknya paket komplit deh bak Kiara itu."
"ah bibi bisa aja ,aku sama ko bi kaya perempuan lainnya ,cuman mungkin aku udah terbiasa bantu-bantu ibu dirumah ,jadi ga enak kalau ada orang tua yang lagi kerjain pekerjaan rumah Kiara ga bantu dan hanya bisa diam aja,kalau perempuan lain mungkin belum terbiasa bi bantu-bantu orang tua nya dirumah ."
"sebenarnya bukan dari segi keterbiasaan si bak,tapi gimana niat kita nya mau bantu-bantu atau engga,ya kalau perempuan yang ga suka bantu-bantu orang tua nya itu si perempuan pemalas bak namanya."
"bisa jadi gitu juga si BI,oh ya Bi bibi asli orang sini."
"iya nak,saya tetangga nya Bu Aisyah, kebetulan saya waktu dulu butuh pekerjaan untuk biyaya hidup keluarga saya,untung nya ada Bu Aisyah yang baik dan nawarin kerja disini."
"memang nya suami bibi kemana ,ko bibi yang kerja."
"suami bibi,udah meninggal sekitar dua tahun yang lalu bak."
"oh gitu ya Bi,maap ya Bi aku ga maksud mengingat masa lalu bibi."
"ga papa bak, sekarang bibi udah ikhlas kok kaj namanya juga manusia ya bak terbuat dari tanah,akan ada saat nya juga kembali ke tanah."
"iya Bu,bibi benar.karena cuci piring nya udah selesai Kiara masuk kamar dulu ya Bi."
"iya bak, makasih ya udah bantuin bibi ."
__ADS_1
"iya Bi sama-sama**."