
**singkat cerita
"haris sini umi mau ngomong sesuatu sama kamu. " ucap umi
"mau ngomong apa mi. "
"besok kan kamu mau menikah, nanti sesudah kamu menikah kamu tinggal disini ya, kan umi sama abi kesepian kalau ga ada kamu, kamu kan anak satu-satunya umi masa kamu mau ninggalin umi sama abi disini. "
"iya mi, haris nanti pasti ajak kiara tinggal disini ko kan haris juga mau bantu-bantu abi untuk ngajar anak-anak santri disini. "
"bener ya kamu mau tinggal disini dengan kiara. "
"iya mi bener. "
"aduh calon pengantin lagi ngobrolin apa nih, sama umi ya lagi tanya-tanya malam pertama gimana ya sama umi nya. " ledek saudara sepupu haris yang bernama peri.
"apaan si loh fer, siapa juga yang nanyain malam pertama sama umi , sok tau aja loh. "
"udah deh ris ngaku aja ga usah malu-malu kaya gitu aku juga tau ko kamu lagi nanyain soal malam pertama ke bibi, iya kan bi. " ucap feri
__ADS_1
"serah loh aja deh fer. "
"udah-udah, haris itu ngobrol sama bibi bukan ngebahas malam Pertama tapi bibi ngebahas soal haris nanti sesudah menikah tinggal disini gitu. "
"tuh loh denger Sendiri kan apa kata umi, gue itu ga lagi ngebahs malam pertama, otak lo aja ynag Treveling jadi nyangkut kesana. "
"iya deh iya. " ucap feri pasrah.
semua keluarga dirumah haris sedang sibuk manyiapkan parsel untuk dibawa besok ke rumah kiara, sedang kan di rumah kiara pun sama-sama sibuk mendekor halaman rumah kiara untuk acara Pernikahannya besok. "
"kiara nanti kalau kamu udah menikah terus kamu di bawa tinggal di rumah haris, kamu jangan lupain ibu sama ayah ya, sering-sering ngabarin ibu dan main ke sini. " ucap ibuku
"bu, masa kiara harus sering-sering ngabarin kitq si kan nanti kiara juga pun ya kesibukan, dan ga akan terlalu sering juga main ke sini dan ngabarin kita terus, kecuali kalau kiara lagi ga sibuk, apalgi kan kalau kiara udah nikah kiara harus melayani suami nya masak buat suami nya beda dengan sekarang jadi ibu harus ngertiin kiara ya. " ucap ayah
"iya deh yah, tapi kiara janji ya sama ibu kalau kiara lagi ga sibuk kiara harus kabarin ibu dan kalau ada waktu kiara main ke sini. "
"iya bu, Kiara janji ko. "
"nanti kalau ga ada kamu di rumah hanya ada ayah dan ibu doang dong pasti sepi, seandainya ibu pun ya satu anak lagi pasti ga akan kesepian kalau kamu ga ada. "
__ADS_1
"makanya bu, buat lagi anak kiara juga pengen pun ya adik. " ucap kiara sambil terkekeh.
"ah kamu ini, meski sering buat anak juga kalau allah belum ngasih ya ibu harus gimana. "
"ya ibu sabar aja, siapa tau nanti ibu di karuniai anak lagi sama allah. "
"iya amin, mudah-mudahan aja ya nak. "
"iya bu, ibu sama ayah pengen nya pun ya keturunan berapa? "
"kalau ayah si pengen nya bnayak nak 12 anak cukup kaya nya deh. " ucap ayah kiara sambil nyengir
"dih ayah kalau 12 kebanyakan dong, ibu yang repot. "
"eh ibu jangan salah bnayak anak banyak rejeki loh bu. " jawab kiara
"tuh kan, kiara juga setuju . "
"tapi ibu pokonya ga setuju, ayah si ga ngerasain ngelahirin itu sakit tau yah, ayah cuman tau enak nya aja. "
__ADS_1
"haaaa... haaa kiara dan ayah nya pun tertawa bersama mendengar apa yang di ucap kan ibu nya**.