180 Day

180 Day
part 28 ayah Vani ketauan dengan perempuan lain


__ADS_3

"oh ya bang hari ini aku ada jadwal praktek ,jadi nanti kalau kamu mau jemput aku ke RS unggul Medika aja ya bang,Abang tau kan RS nya dimana."


"iya dek Abang tau ko,lagian kan zaman sekarang meskipun ga tau lokasinya bisa pake google maps ."


"hee iya ya bang,oh ya bang aku udah lama ga nelpon ibu sama ayah ."


"telpon aja sekarang dek,gimana kabar ayah dan ibu."


"iya bang aku telpon sekarang ya."


"hallo assalamualaikum Bu ."sapaku dibalik telpon.


"waalaikumsalam nak,kamu kemana aja ko baru nelpon ibu sekarang si ,kamu ga kangen sama ibu ya."tanya ibu dengan nada suara sedih.


"bukan gitu Bu,aku di kampus banyak banget tugas Bu jadi sampai lupa mau ngabarin ibu,maapin Kiara ya Bu."ucapku karena ngerasa bersalah baru ngabarin ibu sekarang.


"oh gitu ya pantesan aja,kamu baru nelpon ibu sekarang,yaudah kalau gitu ibu maapin ."


"iya Bu,kabar ibu sama ayah gimana ."


"Alhamdulillah ibu sama ayah sehat nak,kamu sendiri gimana sehat."


"syukurlah kalau ibu sama ayah sehat,Alhamdulillah Kiara juga sehat Bu."


"syukurlah kalau kamu kabarnya baik,Haris sama orang tuanya gimana sehat."

__ADS_1


"Alhamdulillah,mereka juga sehat Bu .oh ya Bu aku berangkat ke kampus dulu ya , kebetulan hari ini ada jadwal praktek Bu jadi harus pagi-pagi ."


"ya sudah ga papa,lain kali kalau kamu ga sibuk kamu main ke sini ibu kangen sama kamu nak."


"iya Bu,nanti Kiara main kesana ya kalau lagi libur kuliah,kalau gitu Kiara tutup dulu telpon nya ya Bu salam buat ayah dari Kiara, assalamualaikum."


"iya nak nanti ibu sampaikan ke ayah salam dari kamu, waalaikumsalam.


"gimana dek kabar ibu sama ayah baik ga."tanya bang Haris.


"Alhamdulillah bang mereka baik,tadi ibu sempet marah si bang sama aku karena aku baru aja ngabarin ibu,tapi pas aku udah jelasin kenapa aku baru ngabarin ibu, Alhamdulillah ibu langsung ngerti,dan ibu nyuruh kita main kesana katanya ibu pengen ketemu sama aku."


"ya sudah nanti,kalau kamu libur kuliah kita main kesana ya ."


"yaudah ayo dek."


"oh ya bang, sekarang jadwal mengajar para santri di bagi ya sama Abang oleh Abi."


"iya dek,Abang bagian ngajar santri malam sama sore karena kan kalau pagi dan siang Abang harus nganter kamu kuliah dulu."ucap bang Haris yang sedang memakai sabuk pengaman ,kemudian melakukan mobilnya.


"gitu ya bang,oh ya bang gimana kalau mobil aku di rumah ibu aku ambil aja dan bawa ke sini biar nanti aku kuliah bisa bawa mobil sendiri,kalau Abang yang nganter terus adek kesian sama Abang kan Abang harus ngajar sekarang belum lagi antar jemput aku jadi ga ada istirahat nya,boleh kan bang."


"yaudah ga papa,tapi kamu beneran mau bawa mobil sendiri nanti kuliah."


"iya bang ga papa aku bawa mobil sendiri,lagian kan sebelum nikah aku juga suka bawa mobil sendiri bang."

__ADS_1


"yaudah kalau gitu dek terserah kamu aja."


Disaat aku sedang asik ngobrol dengan bang Haris aku terperanjat dengan sosok laki-laki yang aku kenal yakni ayah nya Vani ,tapi aku ga tau sedang sama siapa ayah Vani di luar cape berduaan dengan perempuan.


"bang berhenti bentar deh."ucapku yang sambil memperhatikan dengan serius apakah aku salah liat apa itu bener ayah nya Vani.


"ada apa dek,ko berhenti bukanya kamu takut telat ke kampus nya."


"bentar aja bang,itu ayah nya Vani sedang apa ya diluar cape dengan perempuan."ucapku yang masih memperhatikan ayah nya Vani dengan perempuan itu di luar cape.


"Vani temen kuliah kamu."


"iya bang,itu ayah nya Vani dengan perempuan diluar cape entah lagi ngapain.


"mungkin itu istri nya dek."


"bang kalau itu istrinya aku kenal sama ibunya Vani,kan ga mungkin juga aku bilang itu perempuan siapa kalau aku udah kenal sama ibu Vani ."


"iya juga si dek,emang nya kenapa udahlah ga usah ngurusin orang mungkin itu saudara nya Vani atau siapanya gitu."


"tapi bang, aku penasaran deh soalnya kan Vani sama ibu nya pernah cerita sama aku kalau ayah nya Vani itu suka jarang pulang ke rumah,bahkan disaat ibunya Vani sakit pun ayah nya Vani ga pulang ,bilang nya si karena alasan pekerjaan bang."


"udah ya dek ,kita jalan lagi aja nanti kamu telat loh ke kampus nya,udah jangan mikir-mikir aneh tentang orang ga baik."


"yaudah deh bang ."ucapku pasrah tapi sebenarnya aku masih penasaran sama perempuan yang bersama ayah nya Vani itu siapa ,tapi karena mas Haris nyuruh aku ga ngurusin orang ya mau gimana lagi, sebenarnya si aku bukan mau ngurusin hidup orang cuman penasaran aja gitu dan kesian juga kalau sampai ayah nya Vani punya selingkuhan.

__ADS_1


__ADS_2