3 PENDEKAR

3 PENDEKAR
Prolog


__ADS_3

Dua puluh tahun yang lalu


Terjadilah sebuah tragedi genosida secara besar-besaran di seluruh belahan dunia, para tentara kerajaan mereka mengincar seluruh kepala dari orang-orang klan Arimong, sebuah klan yang diduga memiliki ideologi yang sangat berbahaya, klan ini tersebar di seluruh dunia, orang-orang dari klan ini memiliki tanda cakar harimau di bahunya, tanda ini sudah ada sejak mereka lahir, sehingga identitas mereka sangat mudah diketahui, para pasukan kerajaan diseluruh dunia mengincar mereka untuk musnahkan, mereka beraksi tanpa pandang bulu, termasuk kepada bayi yang baru lahir, hari itu darah tercecer dimana-mana, dunia diselimuti oleh rasa ketakutan yang mendalam, terlebih bagi mereka yang mempunyai tanda cakar harimau di bahunya.


Lebih dari satu bulan lamanya mereka menjalankan misi genosida ini, hingga akhirnya mereka menemukan pemukiman asli para penduduk dari klan arimong, letaknya berada di sebuah desa yang berada di atas pegunungan berapi, desa ini letaknya sangat tersembunyi dan jauh dari pusat perkotaan, tak heran tak banyak orang yang mengetahuinya, desa ini bernama desa Aradhana, kini desa tersebut telah dikepung oleh para pasukan dari kerajaan di seluruh dunia, dan entah bagaimana mereka bisa menemukan desa tersebut, yang jelas kini adalah detik-detik kehancuran dan kepunahan bagi klan arimong di seluruh dunia.


Pertempuran pun terjadi di desa tersebut, para pasukan aliansi dari berbagai kerajaan dunia membakar rumah-rumah penduduk di desa tersebut, namun akhirnya mendapatkan perlawanan dari penduduk setempat, mereka dengan gagah berani membela dan mempertahankan tempat tinggalnya, sehingga pertempuran ini kian sengit dan seimbang, walaupun para penduduk desa ini mengalami kekalahan jumlah pasukan yang begitu besar, namun siapa yang menyangka bahwa pertempuran ini justru berbalik di kendalikan oleh mereka, bahkan pasukan aliansi dunia ini mengalami korban jiwa yang lumayan banyaknya, para penduduk dari klan harimau seperti sudah sangat siap dengan pertempuran ini, persiapannya begitu matang dan rapi, pasukan aliansi dunia pun mulai merasa kewalahan dan tersudutkan, hingga tiba pada akhirnya datanglah bala bantuan untuk pasukan aliansi dunia, dengan datangnya pasukan bantuan ini para pasukan aliansi pun semakin kuat dan kini kembali mampu memojokkan para penduduk desa aradhana, ditambah lagi dengan senjata penduduk desa aradhana yang semakin terbatas, dan kini mereka mulai kehabisan amunisi anak panah dan juga catapult, membuat para pasukan aliansi kerajaan dengan mudahnya membasmi mereka, dan genosida pun terjadi, para pasukan aliansi dunia membabat habis klan arimong yang berada di desa tersebut tanpa terkecuali, muda, tua, laki, wanita, bahkan bayi yang baru lahir pun dihanguskan, mereka juga berhasil mengalahkan dan menangkap ketua klan arimong, yang bernama arimong jaya, setelah mereka menghanguskan semuanya, mereka pun membawa sang ketua klan untuk dieksekusi di khalayak umum.


Hingga hari eksekusi pun tiba

__ADS_1


Eksekusi ini pun dihadiri oleh banyak orang, bahkan dihadiri oleh para petinggi-petinggi dunia, dan bahkan para elite kriminal dan mafia besar pun ikut menghadiri hari eksekusi ini, arimong jaya sang ketua dari klan arimong akan dieksekusi mati dengan alat penggal yang bernama guillotine.


arimong jaya pun berjalan menuju tempat eksekusi, dengan kondisi tangannya yang terikat ia sudah siap menghadapi eksekusi ini.


eksekutor pun mulai siaga


pemimpin pasukan aliansi dunia pun berkata di depan publik dengan suara lantang


Kemudian semua orang yang berada di tempat tersebut pun bersorak

__ADS_1


" dengan ini kami umumkan bahwa kami telah


memusnahkan semua keturunan klan arimong di seluruh dunia dan inilah hari dimana klan biadab ini lenyap dari dunia, ini akan menjadi hari paling bersejarah dunia, inilah hari eksekusi yang paling dinanti-nantikan, detruire ! "


Eksekutor pun mulai beraksi


Sring........


Mata pisau giullotine pun berhasil memotong batang leher kepala arimong jaya hingga terputus

__ADS_1


Semua orang yang menyaksikan pun bersorak kemenangan, begitu pun dengan para petinggi-petinggi dunia yang juga bersorak riang, sedangkan para elite kriminal dan mafia besar dunia hanya tersenyum sinis menyaksikan ini semua, dan mereka berkata bahwa " era baru dunia baru saja dimulai "


__ADS_2