3 PENDEKAR

3 PENDEKAR
Bab 2 : Rencana


__ADS_3

Paman lao terus mengajariku teknik - teknik dasar bela diri, ia memerintahkan ku untuk fokus pada olah pernapasan, setiap gerakan yang aku lakukan harus diringi dengan pernapasan yang baik, ia memerintahkan ku untuk mengulangi setiap gerakan yang aku lakukan sebanyak 200 kali, semakin lama tubuh ku terasa pegal sekali, disaat aku berhenti sejenak untuk melenturkan otot-otot tubuhku, paman lao langsung mencambuk ku depan cambuk air yang dibuatnya, membuatku tubuhku terasa sakit dan langsung melanjutkan intruksinya.


196, 197, 198, 199, 200


Akhirnya aku bisa menyelasikan latihan ini.


" baiklah kau sudah menyelasaikan latihan pemanasan ini " ucap paman lao


Lantas aku yang mendengarnya pun begitu terkejut, karena dia berkata bahwa ini adalah pemanasan saja


" paman lao, kau yakin menganggap ini semua hanyalah pemanasan ? " tanyaku sembari gelisah


" tentu saja " ucap nya


" sekarang kau mandi lah dulu, latihan sesungguhnya akan dimulai esok hari " lanjutnya


" yosss, baiklah "


Byurrrrrr.....


Aku pun langsung meloncat kedalam air, dan membasahi seluruh tubuhku dengan air yang terasa begitu segar, sehingga menghilangkan keringat dan rasa rasa lelah yang berada di sekujur tubuhku pasca latihan tadi, selain karena air nya yang terasa segar, air di perairan air terjun ini terlihat begitu jernih sehingga aku bisa melihat didalamnya terdapat bebatuan-bebatuan indah sungai dan juga ikan-ikan koi yang sedang berenang kesana kemari mencari makan dan juga menjalani peranan hidup sebagai makhluk hidup semestinya, selain pemandapan bawah air, mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan-pemandangan indah yang berada disekiras kawasan air terjun tersebut.

__ADS_1


" Te...minumlah sedikit air tersebut " ucap paman lao


Dan aku pun meminum nya


Woiiii, aku sangat terkesan dengan rasanya, terasa begitu sejuk di tenggorokan, rasanya sangat berbeda dengan air mana pun yang pernah ku minum.


" kau baru mencobanya ya ? " tanyanya


" ya, aku sering mandi disini tapi baru pertama kali meminumnya, ya walaupun aku pernah juga sih meminum nya walau tidak dengan sengaja " ucap ku


Setelah aku selesai mandi, paman lao mengajakku pulang


~*~


Sesampainya di rumah, aku pun langsung menghampiri meja makan, dan kubuka tudung saji sudah ada daging rusa yang telah dimasak oleh ibuku, aroma dan rupanya terlihat sangatlah lezat, ibuku menyuruhku untuk cuci tangan terlebih dahulu sebelum memakannya.


aku pun mulai menyantap hidangan itu dengan lahap, begitu pula dengan ibuku dan paman lao


Di sela sela saat kita makan, ibuku bertanya kepada paman lao mengenai suatu hal yang belum aku ketahui


" Lao, kau sudah mempertimbangkan semuanya kan ? " tanya ibuku

__ADS_1


" oh tentang rencana itu, tentu saja " jawabnya dengan lugas


Aku yang merasa penasaran dengan hal itu pun bertanya


" rencana apa ? kalian tidak mengajakku ya ? "


" heh bukan begitu, nanti kita bicarakannya setelah makan ya " ucap paman lao


Kami pun melanjutkan makan sarapan pagi ini, walau diriku sedang berada di bayang - bayang penasaran tetapi makan ku tetaplah lahap tidak ada yang berubah sedikitpun hehehe


" baiklah te, aku akan menjelaskannya padamu "


" jadi mulai tahun depan kau harus hidup sendiri merantau mencari jati diri mu yang sebenarnya "


" kau tidak boleh kembali selama sepuluh tahun penuh, kau harus menjadi kuat, aku akan melatihmu setahun ini penuh, dan aku akan melatihmu di sebuah tempat yang belom pernah orang lain temui sebelumnya kecuali oleh keluarga kita " jelas paman lao


" Bangaimana dengan ibu ? apakah dia akan sendiri disini ? " tanyaku


" kau tak perlu mengkhawatirkan ku, aku bisa menjaga diriku sendiri, aku mantan angkatan khusus intelegen, dan kini adalah waktu yang tepat untuk diriku bertugas kembali " ujar ibuku


" kau, adalah harapan dari ayahmu, namun sebelum kau mewujudkan sesuatu yang ayah harapkan padamu, kau harus mencari tau lebih lanjut lagi mengenai hal itu sendiri didalam dirimu, karena hanya kaulah yang bisa mewujudkannya " lanjutnya

__ADS_1


__ADS_2