
Hari ini aku akan berjuang demi menyelamatkan umat elf di pedesaan yang kecil ini.
Dia mengetuk pintu kamar yang sedang aku tinggali, dia bernama FIRA RISARIA.
Salah satu dari elf di desa ini yang aku temui pertama kali, dia berkata kemarin bahwa dia akan ikut berperang walau hanya berdua saja untuk menyelamatkan desa tempat tinggalnya.
Bukannya aku tidak mau tapi dia adalah seorang wanita, dan juga kekuatan miliknya belum tentu bisa melawan berapa banyaknya perajurit kerajaan nanti.
" tuan kida sudab saatnya kau bangun, ada seseorang yang membawa kuda ingin bertemu denganmu "
Jadi mereka ternyata sudah tahu bahwa aku disini, sebaiknya aku segera menemui orang itu untuk mendengarkan dimana perang akan di selenggarakan.
" baik aku keluar "
Aku pergi menemui penunggang kuda yang fira maksud, dan aku terkejut setelah melihatnya.
Dia memakai perlengkapan berperang yang sangat lengkap layaknya tentara kerajaan dengan level baju zirah yang tinggi, senjata yang dia pakai adalah sebuah pedang besar dengan gerigi di setiap lempengannya, jika dilihat dari kejauhan bajunya mungkin akan berkilau layalnya emas.
" jadi kau yang telah menantang kerajaan kami berperang "
" ya "
" kau terlihat bukan dari bangsa ini "
" aku memang bukan dari bangsa ini, aku dari negeri yang jauh datang hanya untuk memusnahkan manusia "
" besar juga omonganmu, tapi itu tidak salah. Aku kesini hanya untuk mengirim pesan dari kerajaan bahwa perang akan di selenggarakan di padang rumput hijau sebelah utara gunung ini dan kami menunggumu untuk datang segera "
" baiklah aku akan kesana, sampaikan bahwa aku akan kesana secepatnya "
__ADS_1
" bersiaplah bocah, bahwa kerajaan kami membawa lebih dari seratusribu perajurit tempur berlevel tiga puluh. Kau akan mati di gantung di tengah kota jika kau kalah disana "
" ya baik aku mengerti "
Perajurit itu pergi untuk menginformasikan ke kerajaan bahwa perang akan dimulai setelah aku datang, dia menjalankan kudanya cukup kencang dari sebelumnya.
Untuk itu aku hanya bisa terbang agar bisa melewati gunung ini dengan mudah dan sampai ke padang rumput yang dia ucapkan.
" tunggu "
Sesaat fira mengehentikanku dan membicarakan sebuah hal untuk di rundingkan.
" apa kau tidak tahu, kerajaan itu adalah kerajaan dengan kekuatan tempur terbesar di dunia ini "
" ya aku tahu itu "
" itu mungkin sulit, tapi akan mudah jika menggunakan kekuatan "
" kau bodoh ternyata "
" jadi, apa kau akan ikut denganku "
" baiklah aku tidak bisa menarik kata - kataku dan juga aku berhak melindungi desa ini, aku FIRA RISARIA akan ikut berperang melawan kerajaan ROKE ERUOP "
Kami pergi meninggalkan desa dengan wajah dari penduduk desa yang merasa sangat cemas, walau seperti itu aku sedikit tidak tega karena jika saja aku kalah maka desa ini akan menjadi sarang bagi para budak bangsa elf.
" apa kau bisa terbang? "
" hah mana bisa, tidak ada makhluk yang bisa terbang di dunia ini kecuali para burung dan makhluk terbang terpilih lainnya "
__ADS_1
Jadi semua makhluk di dunia ini tidak bisa terbang jika sudah di takdirkan dia hidup di darat, tapi kenapa aku bisa terbang hanya satu kali percobaan saja.
Aku penasaran akan hal ini dan memikirkan sebuah satu kesalahan, yaitu di dunia ini manusia tidak pernah terbang sebelumnya yang membuat mereka tidak bisa memikirkan bagaimana rasanya terbang dengan benar.
" lalu bagaimana di dunia ini makhluk darat bisa terbang? "
" mereka menunggangi naga dan juga hewan besar lainnya yang memiliki sayap, tapi kenapa kau menanyakan semua itu seakan kau baru datang dari dunia ini saja "
" eh tidak, aku hanya lupa saja "
Jadi di dunia ini terdapat naga juga untuk di tunggangi, aku baru menyadari hal itu sekarang.
" jika kalan begini ini akan terasa lama dan kita akan sampai disana sore hari "
" eh memangnya sejauh itu? "
" ya dan kita akan tidak sempat sampai disana tepat waktu "
" ya aku permisi "
Aku mengangkat tubuh fira lalu menggunakan sihir terbang agar sampai disana dengan cepat, serasa tidak sopan tapi mau bagaimana lagi jika kita terus berjalan maka itu akan sangat lama.
" apa yang kau lakukan,dan apa kita terbang "
" ya dan sebaiknya kau pegangan dengan erat karena jika tidak kau akan terjatuh "
Fira terkejut melihatnya dan pegangan sangat erat ke baju yang aku pakai, wajahnya menunjukan bahwa fira baru terbang ke udara untuk pertama kalinya.
Dan saat aku berhasil melewati gunung, aku melihat sekumpulan orang memakai baja hitam dengan membawa makhluk besar lainnya, makhluk itu adalah manusia dan yang mereka kendarai adalah naga.
__ADS_1