34- hero vs 1 devil's

34- hero vs 1 devil's
DATANG


__ADS_3

Pagi ini para penduduk desa dan seluruh bangsa elf di hutan ini aku suruh untuk bersiap menuju ke kerajaan ROKE ERUOP yang lebih tepatnya di kota RULOS.


Aku masih di dalam kamarku karena belum bersiap untuk berangkat dikarenakan bahwa kemarin malam para bangsa elf sangat senang sampai aku di buat kekenyangan oleh masakan mereka dan aku tertidur dengan lelapnya.


Suara langkah kaki menuju ke arah kamarku.


Ya itu tidak salah lagi bahwa suara langkah kaki itu adalah milik FIRA RISARIA.


" Kida apa kau masih tidur?, sekarang sudah lebih dari jam delapan beserta para penduduk desa sudah menunggumu untuk menuju ke kerajaan roke europ "


" eh, ya sebentar lagi "


Tubuhku masih belum pulih mencerna makanan sebanyak itu, beserta juga kasur ini hangat dan aku ingin menempel tidur untuk selamanya.


" cepat bangun penduduk desa sudah menunggumu "


Fira membuka pintu dengan paksa dan melihatku masih berselimut hangat.


" ya lima menit lagi aku turun "


" kasihan nanti para penduduk desa yang menunggu, ayo cepat bangun "


" ya ya baiklah "


Fira memegang tanganku dan membawaku keluar rumah, pagi ini nampak cerah beserta juga para bangsa elf yang berkumpul menungguku berteriak saat aku keluar.


" pahlawan kami "

__ADS_1


" pahlawan kami telah bangun menunjukan takdir kami "


Menurut mereka akulah pahlawan bagi bangsa mereka namun bagiku arti pahlawan itu bukan berarti bagus bagiku.


" untuk semua, kita akan menuju ke kerajaan ROKE ERUOP dan akan tinggal disana sebagai bangsa yang terukir kembali namanya, jadi apakah kalian sudah membawa barang kalian seperlunya "


" ya! "


Semua nampak senang dengan wajah dari mereka yang di mana muncul sinar di setiap orang, mungkin ini adalah hal yang mereka tunggu secara bertahun -tahun lamanya dan aku tidak ingin mengecewakan mereka.


" oke ayo kita berangkat "


Kami berangkat dengan menggunakan hewan yang mirip seperti trenggiling namun lebih besar dan hewan ini tidak bisa menekuk melainkan pertahanan miliknya adalah cangkang kerasnya saja.


Terhitung ada dua ratus lebih bangsa elf daru dua desa di hutan ini, tapi aku tidak melihat bangsa elf lainnya beserta tidak ada laki - laki sama sekali dan aku sempat berpikir bahwa dimana para bangsa elf lainnya tinggal, maka untuk mengetahuinya akupun bertanya kepada fira akan hal tersebut.


" ya ada apa, apa apel yang kau makan itu tidak enak? "


" tidak bukan itu yang aku ingin sampaikan, sebenarnya aku ingin tanya apakah jumlah bagsa elf hanya segini? "


Sesaat aku bertanya hal itu kepada fira, semua bangsa elf yang mendengar ikut kaget akan hal yang aku tanyakan.


" jadi kau penasaran ya "


" akan aku ceritakan lebih jelas kepadamu wahai pahlawan "


" oh kepala desa, ya aku mohon tuntuk di jelaskan tentang hal itu "

__ADS_1


Kepala desa datang, dia adalah nenek yang berusia sudah lebih dari tujuhpuluh tahun dan dia adalah pemimpin desa yang baik bagi bangsa elf yang tinggal di hutan.


" sebenarnya bangsa kami dulu adalah bangsa yang satu dimana kami tinggal di sebuah kota bernama ELFLORA, letaknya sangat jauh dari sini yaitu di sebelah barat tepi sungai besar bernama DON. Tapi saat itu telah terjadi perang antar bangsa manusia dan bangsa elf yang membuat kami harus memisah menjadi delapan kelompok, kelompok pertama yaitu disini di negara GLOF, kelompok kedua di negara RINSU, kelompok ketiga di negara POCRO, kelompok ke empat di negara SUIRE, kelompok kelima di negara WELHEV, kelompok ke enam di negara LIVBE, kelompok ke tujuh di negara ZUKA, dan kelompok kedelapan yaitu kelompok terakhir ada di negara QUERY "


" apakah semua hidup dengan damai di negara masing - masing "


Menghela nafas kepala desapun mengatakan.


" tidak, mereka hidup lebih buruk dari kami, kelompok RINSU, POCRO, dan SUIRE mereka menjadi budak seperti kami yang bertugas menjaga hutan yang buahnya akan di panen untuk manusia lalu bangsa lef hanya di beri buah busuk untuk makanan sehari - hari. Lalu untuk kelompok di negara WELHEV dan LIVBE mereka seharusnya berjajar dan bisa saling tolong menolong untuk mengerjakan hutan tapi bangsa manusia mengikat leher bangsa elf layaknya seorang budak dan barang siapa yang bertemu antar dua negara itu maka akan terkena serangan dari leher budak berupa listrik kejut yang sangat tinggi, dan yang terakhir dari kelompok di negara ZUKA mereka tidak ada lagi informasi setelah dua tahun belakangan ini "


" apa mereka masih hidup? "


" mungkin saja, karena bangsa elf hanya di gunakan sebagai mainan oleh manusia karena level sihir kami sangatlah rendah bahkan jika kami melawan anak manusia yang berumur lima tahun, kami kalah dalam hal seperti itu jadi kami tidak bisa berbuat apa - apa "


Melihat wajah dari fira seakan bersedih akan apa yang di derita oleh bangsanya dan masih memilih tetap hidup walau dunia sudah tidak pantas bagi mereka.


" pahlawan, kepala desa, dan juga fira, kita sudah hampir sampai di kerajaan ROKE ERUOP "


Terlihat dari padang rumput hijau ini kami melihat kerajaan yang sama persis dengan apa yang aku lihat saat melihat di kepala manusia yang aku lawan kemarin.


Benteng yang tinggi, kerajaan yang sangat begitu megah, pertanian di samping kerajaan terlihat sekali tergaja ekonomi mereka.


" apakah ini rumah yang akan kami tinggali sekarang "


" ya ini yang akan menjadi rumah kita nanti "


Terlihat semua wajah dari bangsa elf sangat bahagia melihatnya, namun disisi lain saat kami akan sampai di gerbang depan, gerbang depan itu di tutup dengan adanya perajurit kerajaan yang sangat banyak keluar dari samping benteng pertahanan kerajaan.

__ADS_1


Dan juga aku melihat dua orang yang wajahnya tidak asing ada di depanku sekarang.


__ADS_2