
Bagaikan sebuah ruangan yang gelap gulita,namun ada celah lubang yang menerangi bagai sebuah harapan.Waktu terus berjalan tanpa mempedulikan apa yang telah ia lewati.Kita adalah harapan dari keserakahan waktu yang sangat misteri.................
Sore itu,mereka berkumpul di rumah sakit UMUM MATARAM.Ya, rumah dimana orang orang merasa sangat bosan,tidak layaknya rumah yang kita anggap sebagai istanna. ‘ Sekelompok remaja sedang berbincang asik di ruang tunggu pasien.Mereka berencana ingin merayakan malam tahun baru yang dinanti nanti.Setelah izin ke Papa dan Tante Mina yang baru tiba siang tadi, Hanipun menghampiri para sahabatnya. ‘ Udah Ni?’.tanya Gilang kepada Hani.’ Ya, udah kok,kita mau kemana ni malam tahun barunya guys? ‘ ‘Kita nonton pawai kembang api aja,gue denger sih lokasi yang bagus itu di Rembiga’ .Usul Novi pada teman2nya.
Selang beberapa menit perjalanan menggunakan sepeda motor,mereka akhirnnya sampai. ‘ ‘Wih,cocok banget ni lokasinya.’ucap Gilang.’ ‘ Siapa dulu dong yang milih’.Balas Novi dengan nada berlagak. ‘ Yaya,Lu emang terthe best dah Vi’.jawab Fadila. ‘ Gue beliin cemilan dulu ya guys,biar seru gitu’. ‘ Ok Han,jangan lupa beli minuman dingin ya’.Sambut Wawan kepada Johan.’Siap boss’.balas Johan pada Wawan teman masa kecilnya.
Saat sedang membeli cemilan,Johan memperhatikan teman temannya tersenyum bahagia. ‘ Kapan lagi gue bisa melihat mereka tersenyum seperti itu’.Ujar Johan dalam hatinya. ‘ Haaaaaan,cepet woy kita foto bareng niii’.teriak Wawan pada Johan. ‘ Ok ok,otw Wan’.Setelah bercanda gurau,sekelompok remaja ini akhirnya saling merangkul satu samaa lain,sambil menatap indahnya gugusan bintang dilangit. ’Kalok kita udah lulus SMA,kalian jangan lupain aku ya temen2’.ucap Fadila dengan nada sedih. ‘ Ya La,kita janji kok nggak akan saling melupakan,kita kan sahabat forever,uhuy’.jawab wawan‘degan nada candaan. ‘ Johan,Novi,Fadila,Gilang dan Novi serempak meneriakinya..’’Wawaaan’’. ‘ Yaya canda kali’.ketus Wawan.. ‘ Jika kita harus dipisahkan oleh takdir yang telah ditentukan tuhan,apa boleh buat,waktu terus berjalan tanpa peduli apa yang ia lewati.Ucap Johan.
‘Wih mantap nih si kutu buku kata katanya’.Balas Wawan pada Johan. ‘ Ya bener tu Han yang lo bilang,semuanya akaan kembali kepada\-Nya’.sambung Hani. ‘ Pokoknya kita harus membuat kenangan terindah selama kita masih bersama,kita bagaikan sekelompok burung dara yang terbang bersamaan,kadang terpisah,namun akan kembali menyatu bersama dan berjuang bersama. ‘ ‘Mantap tu’.sahut Gilang pada Novi.. ‘ Gue sendiri ni yang ndak punya kata kata,hadeh’.ketus Wawan.
__ADS_1
Tak terasa waktu telah menunjukkaan pukul 24.00. ‘ Ni dia nih yang kita tunggu tunggu,kembang api,wuhuuu’.teriak Wawan. ‘ Semoga kita bisa ngumpul bareng kayak gini lagi ya temen2’.aaamin.’ ucap Hani. ‘ Ya. jarang banget bisa kayak gini,terakhir pas pesta ULTAH nya Gilang’.ucap Fadila. ‘ Widih kembang apinya dah keliatan tu,foto dulu,eeaa’.Ketus Gilang. ‘ Ya elah paling jadi status WA tu,ya kan Lang?.Balas Wawan. ‘ Idih nggak lah,cuman jadi postingan IG,hahahaha’.Tawa Gilang. ‘ Malam ini adalah malam paling terang dalam hidupku,bukan karena cahaya kembang api,tapi cahaya senyumaan dari kalian teman2ku.’Ucaap Johan dalam hati.
Kenangan malam itu tersimppan rapi dalam memori mereka,ibarat seekor kunang kunang yang cahayanya mulai redup,tapi ada kunang2 lain yang selalu menerangi dalaam kegelap gulitaan malam.Itulah mereka,saling menerangi satu sama lain.
Kringggg..kringgggg...bunyi alarm jam Johan. ‘ Haduh,bising banget sih,aahh.Geram Johan sambil melempar jam alarmnya. ‘ Ya begitulah Johan,kalau hari libur malesnya parahh banget.Tidak lama kemudian dia terbangun dan segera membasuh muka.Sampainya di dapur,Bik Ati pembantunya menghidangkan sarapan untuk Johan. ‘ Ehh Bi Ati,ndak usah disiepin segala Bi,Johan bisa sendiri kok. ‘ Ya elah Den,ini kan kewajiban Bibik sebagai pembantu,ndak papa kali Den’. ‘ Hehe ya Bik,Bibik ndak sarapan?,makan bareng aja Bik sama Johan’. ‘ Barusan aja Den.lanjutin aja makannya’.Balas Bik Ati. ‘ Bener ni ndak mau?’.’Ya Den, Bibik baru selese tadi sama Bik sri sama Bik minah’. ‘ Oo yaya kalok Pak Agus udah makan dianya?’. ‘ Pak Agus mah pulang kampung Den,tadi pagi sebelum Den Johan bangun dia berangkat. ‘ ‘Gitu ya Bik’. ‘ Ya udah Bibik mau beresin ruang tamu dulu ya Den’.’Ok Bik semangat’.
Selesai sarapan,Johan segera mandi,tidak lupa ia merapikan kamarnya.Johan memang terlahir di keluarga yang kaya raya,tapi ia tau bahwa hidup itu tidak ada artinya tanpa sebuah perjuangan. ‘ Saat sedang bersantai di taman rumahnya,Johan teringat akan Kakeknya,seorang lelaki tua yang sangat taat kepada\-Nya.Meski Kakeknya adalah seorang muslim,ia tetap patuh dan menyimak apa saja yang Kakeknya ceritakan kepadanya.
Setelah lama berbincang dan bercanda gurau,Gilang pamit untuk pulang.Memang rumah Johan selalu sepi setiap hari libur.Mama dan Papanya sibuk dengan perusahaan.Johan sering menghaabiskan waktunya membaca dan mendengar music di halaman atau bisa dibilang lapangan rumahnya karena luasnya yang melewati luas rata2 taman biasanya.
__ADS_1
‘Bye Han,gue tunggu besok di sekolah’.ucap Gilang. ‘ Oke Lang,sampe ketemu besok disekolah’.’Ok’. ‘ Melihat temannya pergi,Johan merasa sedih.’Kenapa gue sedih ya,padahal cuman ndak ketemu sehari,apalagi besok pas dah lulus’.ucapnya dalam hati. ‘ Johanpun beranjak pergi kekamarnya,dia menatap seisi ruangan kamarnya.Ia berfikir dan sadar kalau kamar yang seluas itu bisa membuatnya nyaman dan dapat menampung banyak benda.Yang lebih membuatnya malu akan dirinya adalah kamar yang merupakan benda mati bisa membuatnya nyaman,sedangkan dia manusia yang diberi akal,tidak mampu membuat orang lain nyaman dengannya.
Johan mengambil sebuah kertas yang terselip di dalam buku favoritnya yaitu A MILLION DREAMS ABOUT YOU.Ia pun membacanya..... Pancor.23april 2016 Assalamualaikum warokmatullahiwabarokatuh
Johan,mungkin sekarang kamu belum paham,ya nggak apa2, kakek ngerti ,mungkin besok pas kamu sudah dewasa,kamu ngerti apa maksud surat ini,kakek cuman mau berpesan kekamu,jadilah seorang laki laki yang matang dalam berfikir,segala cobaan yang kamu lewati saat ini adalah pengasah pedangmu untuk lebih cekatan daalam menghaadapi tantangan mu selanjutnya dimasa depan.Jika kelak kamu harus berjuang mati matian demi orang yang kamu cintai,maka cobalah.Itu adalah pengasah mentalmu Han.Jika suatu saat kamu harus memilih pasangan hidupmmu,maka perjuangkanlah apa yang sudah menjadi keyakinanmu.Buku ini kakek wariskan kekamu,maaf kalau kakek tidak bisa mewariskan harta yang mewah.Mungkin ini saja yg bisa kakek sampaikan kekamu......Cucuku tercinta’Johanes Yadi’.
Sambil mengusap air mata yang sudah meluap,Johanpun menutup lembaran surat tersebut dengan perasaan yang sangat berat,mengingat dua tahun kepergian sang Kakek.............
__ADS_1