a very painful first love

a very painful first love
jam kosong


__ADS_3

merekapun kembali ke kelas dengan tergesa gesa Bakan mereka berlari kecil menuju kelasnya karena mereka takut di hukum namun ternyata keberuntungan masi ada di pihak mereka .


"ah... akhirnya sampai " seru via dengan nafasnya yang ngos ngosan .


"syukur deh pak Harto belum datang" seru layna.


"lah..tumben pak Harto telat" ucap Mia.


"makannya jangan telat kan jadinya ketinggalan berita" seru Ardi.


"berita apa an ?" tanya layna.


"itu pak Harto ngak masuk karna anak nya sakit" jawab Ardi.


"hore.......jam kosong" seru mereka sambil meloncat dan berteriak.


"wah ... ngak bener ni anak nya pak Harto sakit kalian malah senang" seru ana.


"ya..kan kita seneng karna pak Harto ngak masuk bukan karena anak nya pak Harto sakit" seru Mia menjelaskan kepada ana.


"ngapain si lu repot repot jelas in" seru via.


"hehehehe " Mia tertawa kecil sedangkan ana tak menggubris perkataan via .


merekapun menikmati kehidupan mereka karna ketidak hadiran pak Harto yang mengakibatkan tidak ada nya pelajaran sampai jam pulang sementara itu ines yang di papah oleh dewa kembali ke kelas .


"udah dewa gua bisa sendiri " seru ines.


"ngak apa apa ni nes?" tanya dewa.


"iya udah ngak pa pa kok" jawab ines.


ines pun berjalan dengan sedikit pincang menuju bangkunya.


"wah ratu udah baikkan?" tanya layna.

__ADS_1


"bacot lu" seru ines.


"biasa aja kali " seru layna.


"hmm btw pak Harto mana" tanya ines.


"pak Harto ngak masuk katanya anak nya sakit" jawab via.


"wah.... tumben banget kayaknya harus di masukin ke 7 keajaiban dunia hahaha " seru ines.


"bener banget lu hahaha" seru dewa.


"terus kalian tadi ngapain? kok kayak kaget gitu lihat kita masuk" tanya ines.


"ohh gua kira lu guru karna kita main kartu Uno kalau ketahuan guru nanti kartunya di rampas " jawab via.


"gua mau ikut dong" seru ines.


"gua juga mau ikut" seru dewa.


"loh kok udah ngak ada sepeda si dibawah ?" tanya ana.


"lah iya " seru Mia.


"ya ampun udah waktunya pulang malah udah kelewat 15 menit" seru via sambil melihat jam tangannya.


"ya udah kuy pulang" seru layna.


merekapun merapikan tas mereka lalu turun ke bawah tak disangkah ternyata firman masih belum pulang.


"woy lama banget si" seru firma.


"lah Napa lu di situ nungguin gua?" tanya ines.


"siapa lagi, kaki lu udah baika?" seru firma.

__ADS_1


"iya lumayan " seru ines.


"sini gua papah" seru firman.


"ngak usah gua bisa sendiri kok" seru ines.


"nes lu mau gua anterin pulang?" tanya dewa yang menaiki sepeda motor.


sebelum ines sempat menjawab firman lebih dulu berkata.


"ngak ines bareng gua" seru firman.


"tapikan lu jalan kaki kalau sama gua kan enak cepet sampai nya" seru dewa.


"dia berangkat bareng gua pulang juga harus bareng gua" seru firman.


"he...ngapain si lu anjim" seru ines sambil menepuk pundak firman.


"yaudah nes gua duluan ya" seru dewa.


"iya ati ati di jalan" seru ines.


"akrab banget lu sama tu anak" seru firman.


"ngk sopan banget lu dia punya nama tau" seru ines.


"belain aja terus" seru firman sambil berjalan meninggalkan ines.


"woy tunggu in" seru ines.


...****************...


......................


bersambung........💖

__ADS_1


__ADS_2