
ines pun sampai di rumah nya , ines masuk kerumah nya namun rumah ines sangat sepi bahkan tidak ada seorang pun di rumah, tapi ines tidak perduli dan langsung ke atas menuju kamar nya karna ines merasa sangat lelah dan mengantuk ines pun melempar tas dan sepatu nya di sembarang tempat dan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur ines terlelap tanpa berganti pakaian ia masih menggunakan jaket milik firman.
...----------------...
...****************...
beberapa waktu kemudian mama ines masuk ke kamar ines dan melihat ines yang tidur terlelap dengan kamar yang berantakan.
"ya ampun ni anak, ines bangun udah sore nih" seru mama ines sambil menggoyang kan tubuh ines.
"bentar ma....5 menit lagi" seru ines yang masih mengantuk.
"ngak ada 5 menit 5 menitan , 5 menit kamu itu sama dengan 5 jam bangun... Anter ini ke rumah sebelah " seru mama ines.
"Anter in apa si maaa ...emang mama habis syukuran ?" tanya ines yang mulai bangun .
"ngaklah... mama denger tetangga sebelah mengadopsi anak dari panti asuhan mama mau kamu anterin ini buat dia" seru mama ines."
"maksud mama Tante Lidia iya si ma kasian Tante Lidia ngak punya anak, oke deh ma bentar ines mandi dulu" seru ines sambil berjalan menuju kamar mandi nya.
"ngak usah keburu makanan nya dingin " seru mama sambil menyodorkan kotak berisi makanan.
"iya udah oke.." seru ines sambil mengambil kotak tersebut .
ines pun bergegas berjalan menuju rumah sebelah nya padahal dia masih sangat malas dan mengantuk.
...----------------...
sesampainya ines dirumah tersebut ines langsung membunyikan bel nya sambari menggosok mata nya.
"Ting.....tung......" bunyi bel tersebut.
tak lama kemudian seseorang keluar namun alangkah terkejutnya ines yang melihat fiman keluar dari rumah tersebut .
"kenapa lu ada disini?" tanya ines yang kaget.
"ngak ada urusan nya sama elu , ngapai lu ke sini" seru firma.
"gua disuruh mama nganterin ini" seru ines sambil memberikan kotak berisi makanan tersebut.
"oh makasih, ngomong ngomong sesuka itu ya lu sama jaket gua" seru firman dengan nada mengejek.
ines pun baru sadar bahwa dirinya masih menggunakan jaket milik firman, namun tiba-tiba Tante Lidia (mama angkat firman) keluar.
"siapa man? ohh ines " seru Tante Lidia.
"iya tan" seru ines.
"ngapain berdiri di sini ayo masuk , Tante habis buat kue brownies " ajak Tante Lidia.
"ngak usah repot-repot Tan ines cuma mau nganterin makanan di suruh mama " jawab ines.
"ngak repot kok ayo masuk"seru Tante Lidia sambil menarik tangan ines .
ines pun hanya bisa pasrah mengikuti Tante Lidia masuk ke rumah nya .
"wah bencana" batin ines.
"nes duduk dulu ya,Tante mau ambil kuenya di dapur" seru Tante Lidia.
"biar firman aja ma yang ambil kuenya" seru firman.
"ngak usah biar mama aja kamu temenin ines disini" seru tante Lidia , Tante Lidia pun menuju dapur untuk mengambil kue sementara itu firman dan ines duduk diruang yang sama berdua itu membuat suasana nya menjadi canggung.
"canggung banget si" batin ines sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.
__ADS_1
"hemm....kalau lu suka sama jaket nya buat lu aja" seru firma .
"ngak gua ngak suka sama jaketnya" seru ines sambil memalingkan wajahnya karna malu.
"terus kenapa masih lu pakek?" tanya firman.
"lu ngak lihat kalau gua masih pakek seragam sekolah haa....gua belum sempat ganti"jawab ines.
firman pun menyadari bahwa ines masih mengenakan rok sekolah nya.
"lu belum mandi ? ya ampun jorok bat lu" seru firman .
"yeee...biarin si sewot banget ma hidup orang" seru ines.
"lu tu cewek seharus nya lu tu ngarawat diri biar kelihatan cantik" seru firman.
"hahahaha.... ngak usah khawatir gua udah cantik dari sananya" seru ines sambari tertawa.
"pede banget lu " celoteh firman.
"emang kan" seru ines.
"iya si tapi gua gak yakin lu cewek apa mungkin lu transgender?" tanya firman.
"enak aja gua cewek tulen tau" jawab ines.
"cewek biasanya feminim , lemah lembut ,Rama ngak kayak lu cewek apaan manjat pagar gak ada feminim feminim nya" seru firman.
mendengar perkataan itu membuat ines kesal namun ines menahan amarahnya karna dia tidak ingin membuat Tante Lidia mendengar pertengkaran mereka, tak berselang lama Tante Lidia datang sambil membawa sepiring kue dan 2 gelas minuman.
"silahkan di makan" seru Tante Lidia sambil meletakkan nampan nya di meja.
"baik tan" seru ines sambil mengambil kue brownies tersebut, ines pun memakannya matanya berbinar binar karena kue buatan Tante Lidia sangatlah enak dan Juga ines sangat menyukai semua makanan atau minuman yang mengandung coklat.
"uuuu...enak banget Tan emang kue buatan Tante Lidia ngak pernah mengecewakan" seru ines sambil memakan kue tersebut dengan lahap .
"kalian udah saling kenal ?" tanya Tante Lidia.
"iya ma" jawab firman .
"ohh..mama baru inget kalian sekolah di tempat yang sama kan?" tanya Tante Lidia.
"iya ma ines Kakak kelas ku" jawab firman.
"bagus de kalau gitu kalian berdua bisa berangkat sekolah barengan " seru Tante Lidia.
ines yang sedang asyik memakan kue dan mendengar perkataan Tante Lidia pun kaget dia langsung tersedak .
"uhuk.... uhukk..."
"tadi kan udah ku bilang makan pelan pelan, minum ni" seru firman sambil memberikan minum kepada ines.
"makasih" seru ines sambari meminum minuman yang di berikan oleh firman.
"hati hati dong nes makannya" seru Tante Lidia.
"iya Tan " seru ines.
"sebelum Tante Lidia semakin menjadi jadi lebih baik gua kabur!!" batin ines.
"oh ya Tan mau mangrib ni ines pulang dulu" seru ines sambari menyalami Tante Lidia.
"loh kok buru buru habis in kuenya dulu " seru Tante Lidia.
"ngak Tan ines udah kenyang makasih kuenya " seru ines .
__ADS_1
"man anter ines ke depan" seru Tante Lidia menyuruh Firmansyah.
sebelum firman menjawab ines lebih dulu berkata.
"ngak usah repot-repot ines bisa kok ke depan sendiri bye bye Tan " seru ines .
"ya udah hati hati" seru Tante Lidia.
ines pun berjalan menuju rumah nya.
...----------------...
sesampainya ines dirumah dia di kagetkan oleh mamanya yang sudah berdiri di balik pintu menunggu kedatangan ines.
"ya ampun ma , mama ngapain di sini ngagetin aja" seru ines.
"sini sini duduk dulu sama mama" seru mama ines mengajak ines duduk di sofa yang berada di ruang tamu nya.
ines dan mama pun duduk di sofa.
"gimana ganteng ngak anak angkat nya lidia?" tanya mama ines.
"lumayan" jawab ines.
"ohh.. kok lumayan si ganteng atau jelek, denger denger anak angkat Lidia pinter banget dia menang penghargaan berkali kali waktu SMP dan katanya dia bisa ngelajutin sekolah nya karna dia dapat beasiswa " seru mama ines.
"ya terus kenapa aku juga perna dapat penghargaan " seru ines.
" tapi kamu ngak perna dapat beasiswa" ejek mama ines.
"ya karna ines ngak pernah ngajui , emang mama ngak mampu biaya in sekolah ines dan ngomongin soal beasiswa dia dapat beasiswa di sekolah nya ines " seru ines
"what !!!! berarti kamu satu sekolah dong sama dia?" tanya mama ines.
"hmmm ines mau ke kamar dulu ines capek mau mandi" seru ines sembari meniggalkan mamanya dan naik ke kamarnya.
"ines mama belum selesai" terik mama ines.
"kalau mama pengen tau tanya aja sama Tante lidia" seru ines yang sudah berada di depan kamarnya .
ines pun masuk ke kamarnya dan merapikan nya karna kamar ines sangat berantakan namun ines merapikan kamarnya sambil mengomel tentang kebetulan yang menurutnya sungguh merepotkan dan seperti bencana bagi dia.
" sepinter apa, si firman itu sampai sampai semua orang ngomong kepinteran nya tapi ni gua yakin dia ngak sepinter gua hahahah.... tapi kenapa kebetulan banget Tante Lidia mengadopsi firman padahal kan banyak benget anak yatim-piatu bahkan pasti ada yang masih bayi kenapa harus dia"
...----------------...
ines pun selesai membersihkan kamarnya dia langsung mengambil piamanya di lemari dan bergegas mandi namun sebelum dia masuk kamar mandi dia mendapati bahwa pintu balkonnya terbuka ines pun bergegas menuju pintu tersebut untuk menutupnya.
"ha....ni pintu kenapa bisa kebuka si" omel ines.
"hai"
ines pun kaget mendengar suara tersebut ines langsung menoleh dan ternyata itu firman yang berdiri di balkon rumahnya.
"elu lagi, apa jangan jangan depan kamar gua kamar lu!!" tanya ines.
" sepertinya begitu" seru firman dengan muka datarnya.
"ya Tuhan kenapa dunia se sempit ini" gerutu ines .
ines pun langsung mengunci pintu balkonnya dan menutup gorden nya rapat rapat agar dia tidak melihat nya lagi.
...----------------...
...****************...
__ADS_1
bersambung...........💖💕