
merekapun turun dari mobil nya dan bergegas menuju penjual tiket.
"pak berapa harga tiket nya?" tanya Kiky.
"satu tiket nya Rp.50.000 neng" jawab bapak penjual tiket.
"oh oke tiket nya 5 ya pak" seru Kiky.
"ini tiket nya" seru bapak penjual tiket sambil mengulurkan tiket nya.
"ini uang nya pak Makasih" seru ines sambil mengambil tiket dan memberikan uangnya.
"kuy guys masuk" seru cahaya.
merekapun masuk ke pasar malam tersebut alangkah memukau nya banyak lampu lampu warna warni dan permainan yang ada, sehingga mereka pun terpukau karna mereka jarang pergi ke pasar malam.
"wow, keren banget" seru Kiky.
"iya wah....gua mau naik itu " seru Mia sambil menunjuk biang Lala di depannya.
"gua juga mau tapi ngak jatuh kah? itu tinggi banget" seru cahaya.
"yaudah kuy naik" ajak ines.
"gua nunggu kalian di sana " seru firman.
__ADS_1
"ya...lu ngak ikut main" seru mia.
"gak kalau ada apa apa telpon aja" seru firman.
"gimana si kan kita ke pasar malam buat seneng seneng kalau lu cuma duduk kenapa ngk dirumah aja" seru ines.
"pertanyaan yang bagus gua sebenernya ngak mau ikut tapi mama maksa " seru firman.
"lu kan bisa nolak" seru ines.
"gua udah pernah bilang ke lu kalau gua ngk bisa nolak mama " seru firman dengan nada tinggi.
"dasar anak mama " ejek ines.
"emang kan lu tuh terlalu nurut sama mama lu, kalau mama lu nyuruh minum racun gua yakin pasti lu minum tu racun" seru ines.
"ya ,pasti gua minum racun nya , lu tau kenapa karna gua pernah ngerasain Gak punya keluarga Lebih baik gua mati dari pada kehilangan keluarga gua" seru firman yang kesal sambil meninggalkan ines.
setelah mendengar perkataan firman ines langsung terdiam dan merasah bersalah.
"nes kali ini lu bener bener keterlaluan" seru cahaya.
"kasian tu firman mungkin dia keinget masa lalu nya" seru Mia
" I know terus gua harus ngimana " seru ines.
__ADS_1
" samperin firman sana terus minta maaf" seru Kiky.
"oke ayo " seru ines.
"ayo? lu sendiri lah yang nyamperin kan lu yang salah" seru Mia.
"benar sekali itu masalah lu gak ada urusannya sama kita yuk guys beli cemilan " seru Kiky .
merekapun meningalkan ines sendirian.
"ha.. terus gua harus gimana dasar teman laknat gua kutuk jadi batu baru tau rasa, batu bela batu betangkup makan aku telan aku, aku nak cari teman baru, beda cerita ngak si bodoh amat lah nyari firman dulu aja deh" seru ines sambil berjalan mencari firman.
tak lama kemudian ines pun melihat fiman duduk sendiri di kursi panjang di tempat yang agak jauh dari keramaian disana sedikit gelap dan sepi.
ines pun segera menghampiri nya namun langkanya terhenti karna berfikir apa yang harus ia katakan pada firman karna sebenarnya ines tidak terlalu bisa membujuk ataupun merangkai kata.
"gimana dong ngak mungkin kan kalau gua kesana dan langsung bilang maaf terus pergi argrr..... gua benci situasi ini"seru ines yang bingung harus apa dan seketika itu ines melihat penjual cotton candy yang memberi nya ide .
"akhirnya gua tau harus apa"
...****************...
...----------------...
bersambung.........💖
__ADS_1