a very painful first love

a very painful first love
berangkat bersama


__ADS_3

keesokan hari nya ines pun bersiap-siap untuk pergi ke sekolah seperti biasanya namun cahaya dan Kiky tidak bisa masuk sekolah karna ada acara keluarga terpaksa ines harus berjalan sendirian.


"ma ines berangkat dulu ya...." saru ines Sambil mencium tanggan mama nya.


"iya , mana cahaya sama Kiky tumben ngak kelihatan" tanya mama ines.


"oh mereka ada acara ma" seru ines .


ines pun berjalan keluar rumah nya namun saat dia sampai di depan gerbang rumah nya tiba tiba Tante Lidia memangil ines.


"ines bentar" teriak Tante Lidia.


"iya ada apa Tan " seru ines yang menghentikan langkah nya karna mendengar panggilan Tante Lidia.


"kamu berangkat sendiri?" tanya Tante Lidia.


"iya tan ,emang kenapa " jawab ines.


"perasaan gua ngak enak ni!!" batin ines.


"kebetulan firman juga sendiri kenapa ngak bareng aja" seru Tante Lidia.


"baik ma" seru firman.


Ines hanya bengong mendengar jawaban firman .


"aduh ni anak kenapa ngak nolak aja si" batin ines.


"nes kok bengong ,buruan nanti telat lo" seru Tante Lidia.


"oh iya Tan ines berangkat dulu ya" seru ines. sambil mencium tangan Tante lidia, begitu pula dengan firman mereka pun berangkat ke sekolah bersama.


......................


saat mereka sudah berada jauh dari rumah nya ines pun mulai mengomel .


"kenapa si lu ngak nolak aja?" tanya ines.


"gua ngak bisa nolak keinginan mama " jawab firman.


"ohh anak pintar" ejek ines.


namun firman tidak memperdulikan ejekan ines dia terus berjalan tapi lama kelamaan firman risih karna ines terus memandang i nya.

__ADS_1


"udah puas ngeliat tin gua?" tanya firman.


"ye.. siapa yang ngeliat tin lu " jawab ines santai.


"terus lu ngeliat tin apa ke arah gua?" tanya firma .


"emmmm.... itu pager di sebelah lu bagus" seru ines.


"ngapain si gua ngeliat tin dia dasar pabo.....!!! tapi lumayan ganteng kalau dilihat dari deket" batin ines.


"ohh... cepet jalanya entar telat gua ngak mau manjat gerbang kayak monyet" ejek firman.


"lu ngejek gua sekali lagi ni sepatu melayang" ancam ines.


mereka pun berantem sampai tiba di sekolah, sesampainya di sekolah ines dan firman pun langsung menuju kelasnya masing-masing.


...----------------...


...****************...


ines pun sampai di kelasnya tepat waktu sebelum guru masuk ke kelas.


"hai guys " sapa ines.


"ada acara " jawab ines singkat.


"ngak masuk dong" seru ana.


"iya" seru ines .


......................


tak lama kemudian Bu Evi memasuki ruangan.


"selamat pagi anak anak" seru Bu Evi.


"pagi bu" jawab mereka serentak.


Bu Evi pun duduk di bangku guru.


"anak anak tugas yang ibu kasih kemarin sudah selesai?" tanya Bu Evi .


"sudah Bu " jawab mereka serentak.

__ADS_1


"Dea kumpulkan buku nya kasih ke ibu" seru Bu Evi.


"siap bu" jawab dea.


Dea pun mengambil buku dari meja ke meja dan di berikan kepada Bu Evi.


"anak anak ibu mau mengoreksi tugas kalian tolong jangan ada yang keluar kelas" seru Bu Evi.


Bu Evi pun mengoreksi tugas itu tak lama kemudian Bu Evi selesai mengoreksi.


"Dea bisa di bagikan " seru Bu Evi.


"baik Bu " seru Dea.


Dea pu mengambil buku di meja Bu Evi dan langsung membagikannya .


"selamat ines kamu mendapatkan nilai sempurna" seru Bu Evi.


semua murid yang ada di kelas bertepuk tangan setelah mendengar perkataan Bu Evi.


"biasalah" seru ines sambil melirik ke arah dewa.


"ngapain lu n ngeliat gua" seru dewa.


"lu gak lupa kan sama omongan lu kemarin" seru ines.


"emang gua ngomong apa" seru dewa berlagak bodoh.


"sungkem ke gua sekarang" seru ines.


dewa pun merasa menyesal Dengan perkataan nya kemarin.


...----------------...


...****************...


***bersambung.........💖


20-06-2021***


Jangan pernah


mengharapkan sesuatu kepada seseorang yang tak bisa memberi mu harapan💔

__ADS_1


__ADS_2