
sesampainya mereka di kantin mereka pun duduk di tempat yang biasanya mereka tempati . "woy..la enaknya makan apa ni?" tanya cahaya "terserah!"jawab Mia "ngak ada disini makanan terserah " ucap ines santai "ya ngk gitu konsepnya ngab" jawab Mia kesal "ya udah makan bakso aja gimana?" tanya Kiky "yaudah bakso semua ya biar mudah pesenya" ucap Dea sambil beranjak dari tempat duduknya "he tunggu minumnya ?" seru via menghentikan langkah Dea "es teh aja" seru ines "oke" jawab Dea . Dea pun pergi untuk memesan bakso dan es teh sementara itu mereka menunggu sambil berbincang bincang / lebih tepatnya di sebut mengibah . "cahaya kenapa telat? rumah lu kan gak jauh dari sekolah" tanya ana kepada cahaya "gua telat karna nungguin tuan putri yan cantik jelita cetar membahana badai terpampang nyata ulalaaa" seru cahaya dengan nada mengejek "cahaya ku sayang mau di pukul pakek tanggan yang mana kiri atau kanan" tany ines sambil bersiap siap memukul "yaela..nes cuma bercanda kali dia" seru via "iya gua juga bercanda" seru ines sambil menurunkan tangannya "tapi beberkan kalian telat gara gara ines?"tanya ana kepada Kiky dan cahaya "he.em" seru Kiky sedangkan cahaya hanya mengganguk "bener si kita telat karna gua tapi ni ya .... kita dihukum gara gara cowok nyebelin ,bisa bisanya ni ya gua jatuh ngak ditolongin malah ngadu ke guru , gua kan jadi kesel " seru ines kesal "oh... cowok yang berantem sama lu di lapangan ?" tanya Mia "benar sekali , siapa si tu namanya lupa lagi gua fir...fir.."jawab ines sambil mengingat "Firmansyah" seru via "nah bener Firmansyah tugu aja kalau ketemu lagi gua bejek bejek tu mukanya"ucap ines dengan nada kesal "tapi ni nes dia ganteng Lo...dan dia juga pinter,saat gua ngelantik anak baru ni ya..gua suruh mereka foto sama kambing kan maksut gua tu kakak pembimbing eee...malah mereka foto sama kambing beneran cuma dia aja ni yang foto sama kakak pembimbing" seru via sambil menahan tawanya "mungkin dia cuma beruntung" saut ines dengan nada mengejek "oh iyh gua baru inget dia dapat beasiswa sampai lulus kayaknya si dia beneran pinter dan katanya si..dia anak panti asuhan" kaya via dengan muka serius.
__ADS_1
"what anak panti gua seharusnya ngak sekasar itu sama firman" batin ines yang menyesal telah membentak dan memukuli firman.
__ADS_1
dan di saat yang bersamaan Dea datang membawa minuman yang di pesan "ni...minumnya" seru Dea sambil menaruh gelasnya satu persatu "makasih ya de..btw mana baksonya?" tanya via "nanti di Anter mbak kantinnya kesini" jawab Dea "ohhh..."seru via . sambil menunggu baksonya mereka pun meneruskan percakapan nya " btw ni ya Mia lu udah putus sama cowok berandalan itu?"tanya ines sambil mengaduk minuman nya "udah dari dulu nes putusnya " jawab Mia "gitu dong gua ngak suka Ama tu cowok" seru ines "emang kenapa?"tanya Mia "gua ngk suka sama cowok yang bertato,bertindik,ngewarnain rambutnya gondrong gitu ihh gua bener bener gak suka kecuali..... cowok nya itu jeon Jungkook" seru ines sambil tertawa . dan tiba tiba ada seseorang yang datang menaruh bakso di meja mereka dan berkata"jeon Jungkook nya ngak mau sama lu Bahakan cowok normal gak bakal ada yang suka sama lu" seru nya "bacot sekali anda " seru ines sambil melihat siapa yang berada di sampingnya "elu lagi"seru ines yang kaget dengan kedatangan ........
__ADS_1
...----------------...
__ADS_1
...Bersambung......💖...
__ADS_1