Adik Kawata (Tokyo Revengers)

Adik Kawata (Tokyo Revengers)
BAJI KEISUKE: KAU MENELAN SEMUANYA SERANGGA KECIL, KAU INI NAKAL SEKALI


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Jangan lupa like comen favorit vote, harus! hahahaha! ehem....


...****************...


" sshhh***... haa***.... ". suara Baji yang berat.


y/n menyukai wajah Baji yang kenikmatan ini, tapi asal kalian tahu seperti apa binatang buas jika ia kenikmatan maka ia akan tergila-gila dengan rasa nikmat itu hingga ia tak terkendali.


Y/n yang tidak bisa memasukkan semua junor Baji hanya menghisap 1/6 inc dari junornya.


Baji yang menahan untuk tetap bisa mengendalikan dirinya begitu mengeratkan pegangan lututnya jelas ia sangat kenikmatan.


" Kak Keisuke, enaknya di kulm? ". tanya y/n.


" dari mana kau belajar kata-kata itu... ".


Baji menatap y/n dengan satu mata karena mata sebelah kirinya yang tertutup rambutnya yang gondrong, keringat membasahi pelipisnya menatap y/n dengan mata tajamnya yang ingin memulai permainan.


" y/n... aku sudah kenikmatan begini... kita mulai saja permainannya ". ucap Baji.


Tangannya langsung mendarat dipuncak kepala y/n dan memasukkan benda besar dan berkedut itu kedalam mulut gadis itu, menggerakkannya dengan cepat.


" nguum****! nghh***... ". suara sumbatan yang besar membuat mata y/n membulat sempurna.p


Gadis itu memegang celana Baji dengan erat sedangkan Baji sibuk dengan gerakan pinggulnya dan tangannya yang mendorong y/n untuk memasukkannya lebih dalam.


Penuh. Itu bisa sampai ke tenggorokan y/n, rasanya ingin muntah tapi diri y/n juga menikmati pemaksaan ini.


" haa... y/n, aku akan keluar ". ucap Baji menatap y/n.


gerakan itu semakin cepat karena sang pria sudah mencapai klimksnya dan langsung menyembur kedalam mulut y/n. Junor itu memaksa y/n untuk menelan air-nya tanpa persetujuan sendiri.

__ADS_1


Y/n hanya pasrah, air itu terlalu banyak dan ia tak bisa bekerja sama dengan tenggorokannya.


setelah mencapai keinginan Baji pun melepas tangannya dari kepala y/n. Y/n melepaskan kulmnya dan dia juga terbatuk-batuk saat melepasnya.


" uhuk-uhuk... uhuk... ".


Baji langsung menangkap wajah kecil itu dan melihat kedalam mulutnya.


" kau menelan semuanya serangga kecil, kau ini benar-benar nakal sekali ". ucap Baji dengan nada ketus dari mulutnya.


" Habisnya junor kak Keisuke memaksaku ".


Baji hanya diam kemudian senyum miring melihat y/n yang sudah menelan benih itu lalu mencium bibir kecil nan lembut itu.


" uhmn... kak Keisuke... ".


" hmn... jangan bicara bodoh ". Baji yang sibuk menyantap mulut sang gadis dengan pelukan yang erat dan tangan sebelahnya yang menekan di kepala bagian belakang sang gadis.


tubuh besar milik pria tersebut bahkan cukup untuk menutupi tubuh kecil sang gadis.


Baji membuka bajunya karena rasa panas dan keringat yang bercucuran lalu ia juga membuka baju milik gadisnya.


Y/n sendiri malu karena tatapan Baji yang mengarah pada dadanya seakan ingin memakan benda itu sekarang.


Posisi yang sekarang y/n duduk tepat di pangkuan Baji miliknya yang besar menempel di bawahnya yang masih terhalang CD.


Baji melingkari tangan kekarnya di pinggang ramping dan kecil milik sang gadis sebaliknya juga sang gadis melingkarkan tangannya pada leher sang pria.


keduanya berciuman menikmati suasana remang-remang dari cahaya lilin dan disekitar mereka hanya ada kegelapan.


" Beruntung sekali, kakak mu belum pulang sampai sekarang ". ucap Baji nada yang menggoda.


" Apakah kak Keisuke senang? ". tanyanya.

__ADS_1


" tentu saja, aku bisa mengacak-acak mu disini, semoga saja mereka pulang besok ".


" tidak mau! ".


" huh, kenapa? apa kau tidak suka berdua denganku disini, serangga kecil? ".


" hmm... tidak sih, tapi y/n tidak bisa tidur sampai kak Nahoya dan Souya pulang ".


Baji menatap datar y/n karena menyebut nama kakaknya sendiri seakan-akan dia kalah dari mereka.


" cih! ". Baji berdecih tak suka lalu ia langsung membuka kaitan yang menahan dadanya yang berada dibelakang dan ia membuangnya disembarang arah.


kini buah besar sang gadis menggelantung cantik di sana.


" ternyata kau memilikinya cukup besar dengan tubuh kecilmu ". ucap Baji yang langsung mencium ptingnya yang sudah mengeras.


suara imut itu keluar dan menusuk telinga Baji, ia jadi gemas dan menggigit pting itu membuat sang pemilik kesakitan.


" aww...! kakak jangan menggigit ku! ". ucap y/n.


Baji yang merespon hanya biasa saja dia lanjut menghisap itu. Y/n yang terus mendsah karena kenikmatan ia memeluk leher Baji semakin erat sehingga menenggelamkan wajah pria itu.


" kulitmu halus... dan lembut ". ucap sang pria.


Tentu saja kulit sang gadis halus dan lembut tak seperti miliknya keras..


Sang pria melepaskan hisapannya dan meletakkan y/n di kasurnya, ia menindih sang gadis menatapnya lekat.


" maaf Smile, Angry, adik kalian terlalu enak ".


secara tiba-tiba Baji senyum Pepsodent menampakkan gigi yang terlihat seperti vampir itu membuat y/n berbinar di maniknya.


Baji menurunkan celnanya sedikit agar junornya bisa bebas dari sana dan tak lupa juga ia membuka CD y/n dan melemparkannya ke belakang.

__ADS_1


...TBC......


__ADS_2