
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Jangan lupa di like and favorit and vote ya, terima kasih...
...****************...
masih dengan Ran yang menindih y/n.
" kak, aku videoin ya ". ucap Rindo yang duduk sebagai penonton
" boleh, tapi jangan kau gunai untuk bahan **** ya, aku pukul nanti ". ucap Ran lembut
Rindo pun mengiyakan, siapa juga yang mau **** bekas punya kakaknya gak enak.
kini pun Ran membuka celananya serta daleman yang ia pakai, menunjukkan Junior yang panjang nan besar itu
sedikit khawatir menurut Ran, tapi siapa tahu kalau belum dicoba. Kemudian Ran mengambil kedua paha mlus itu dan menggeseknya secara natural dengan Juniornya.
" Maafkan aku Smile, Angry, adik kalian aku ngew ya ". izin Ran dalam hati.
tampang Ran begitu merona melihat y/n yang terbaring tidur, sebelum memasukan Ran memberikan air liur y/n untuk Juniornya lalu menggosoknya.
kemudian ia langsung menerobos masuk kedalam membuat y/n kesakitan hingga tersadar dari tidurnya.
" aaahhh....sa-sakit!!! ". teriak y/n.
" wow, dia teriak kuat sekali ". ucap Rindo menutup telinganya
Ran hanya teplongo, jelaslah si y/n kan masih berbunga tentu akan terasa sakit.
" kak Nahoya, aku gak mau sakit!! ". ucap y/n sambil memanggil kakaknya
Ran pun mendekatkan diri ke wajah y/n.
" maaf ya, sakitnya cuma sebentar kok nanti juga enak ".
" gak mau, sakit! kak Souya tolong aku! huu... hiks...! ".
Ran tak berkutik, ia tak suka dengan orang nangis, cengeng amat gini doang juga.
Ran malah makin memasukkan Junornya hingga bunga merah y/n keluar melewati sela" sempit dari bawah.
__ADS_1
" aaahhhgg~... kak Ran, sakit!! hiks... ".
" mangkanya jangan nangis baby, kalo nangis malah makin sakit ". ucap ran
Y/n pun percaya, dan tidak menangis lagi. Ran pun senang kembali melihat sang gadis berhenti menangis walaupun air matanya tetap keluar.
Kini y/n sedang bingung, apa yang terjadi padanya kenapa dibagian lubang kencingnya sangat sakit.
Padahal itu cuma junor yang masuk, di Doujinshi gak ada yang seperti ini, semuanya terasa baik" saja.
Ran memasukkan miliknya semua kedalam, sehingga y/n harus menahan rasa sakit itu dan berusaha untuk tidak menangis agar sakitnya hilang.
Ran pun mendekatkan bibirnya yang seksi menuju bibir y/n.
" Kak Ran–... ngh... hm... ".
Ran mulai menggerakkan pinggulnya secara perlahan, itu akan sakit mangkanya ia mencium y/n siap mengalihkan rasa sakit itu.
y/n mulai merasa aneh, seketika dia merasakan sakit sekaligus kenikmatan, dia tidak meronta lagi tapi dia begitu kenikmatan. hingga kepala mendongak keatas
" haa... apa ini ngh... kak hn... Ran haaa... ".
" ahh... apa yang hnh... kau laku–nh ... haaa... padaku... ".
" kita sedang belajar nh... yang seperti dibuku komik ".
Y/n hanya diam pikirannya sudah kosong dan tidak dapat berpikir apa" lagi.
ia hanya bisa mendesah, semakin cepat Ran melakukan pergerakannya y/n pun menggila.
" wow, kak jangan dipaksain ".
" hnm...diam Rin, kau gak tahu apa" biar aku yang urus haa... ".
Dengan wajah nikmat Ran, ia sangat santai sambil menahan tangan y/n akibat pergerakan cepatnya, y/n akan menggila, ini sudah sangat nikmat
" haa... kak Ran... hng... hmn... aku akan ada sesuatu keluargh... haaa... haa..ghn... ".
y/n berbicara sambil mengeluarkan lidahnya, dia sudah mencapai batas.
" hng... ayo keluarkan saja ".
__ADS_1
sudah mencapai batasannya y/n pun keluar. Tapi Ran tak memberinya istirahat, ia main semakin cepat.
suara tepukan benda keras dan cairan terdengar dalam ruangan, Rindo pun hanya menatap video hingga merasa kagum dengan kakaknya.
" huhn... haa... kak Raaaa...n...haa... hung...nh! ".
" nikmat kan Baby, aku akan mempercepatnya lagi ".
Sesuai kata Ran, ia semakin mempercepat gerakannya dan ternyata y/n sudah memohon untuk berhenti karena tubuhnya tak dapat digerakkan karena merasakan orgams.
" baby, nhaa... aku akan keluar baby... ". ucap Ran memeluk tubuh y/n dengan erat.
y/n hanya bisa pasrah dan berdesah di telinga Ran sambil melingkari tangannya dileher Ran.
" Ng... aku akan keluar! ".
" aah... aaahhhnnnnggg.... ".
suara hentakan terakhir yang begitu berat, saat itulah pelepasan Ran keluar begitu pun y/n, sudah tiga kali keluar.
" haa... haa... baby, kau baik" saja? ". ucap Ran ingin bangkit, tapi tangan y/n terus mengunci lehernya Ran sehingga Ran tak dapat bangkit.
Ran tahu saat ini y/n sedang tegang akan tubuhnya sehingga tak dapat bergerak, masih mengalami kenikmatan oh ya jelas.
Tak selang lama mereka saling berpelukan akhirnya ikatan tangan y/n mengendur dan Ran pun bisa kembali duduk. Ia melihat y/n ternyata kembali tidur.Dia kelihatan sangat lelah.
cairan putih bertumpahan akibat terlalu penuh didalam, Ran tersenyum senang dengan mata sayu nya.
" Wow, kak keren. Ekspresi pertama yang dilakukan gadis ini benar" luar bisa, kau juga gitukan ". ucap Rindo sambil memutarkan kembali Vidio tersebut.
Ran jadi merasa jengkel, ia langsung menarik hp adiknya dan mengsitanya.
" the video can only be for me, you can't see it ". ucap Ran sok bule
" no, kan aku yang midioin ".
Ran menggeplak kepala adeknya, dan you know lah, berakhir hanya satu ronde saja.
...TBC......
...GAK ADA SALAM PENUTUP, NIKMATI AJA AHAY!...
__ADS_1