Adik Kawata (Tokyo Revengers)

Adik Kawata (Tokyo Revengers)
HAITANI RAN: BAGAIMANA AKU BISA MEMBANTUMU, KALAU KAU TIDAK MEMBERITAHU NAMAMU


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Jangan lupa di like, comment, and vote ya, terima readers!...


...****************...


setelah keluar rumah tanpa membawa handphone-nya dan menghidupkan GPS-nya tanda titip HP Y/n tentu dirumah, padahal saat ini y/n sedang bermain diluar.


Dijalan besar Tokyo banyak orang yang berlalu lalang menjalani aktivitasnya masing" tidak seperti Y/n, ia hanya memandang kota sambil membeli makanan yang ia makan.


Ia masih tidak begitu pandai dalam bahasa Jepang, kadang dia akan menggunakan bahasa Inggris.


" makanan Jepang penuh dengan rasa manis, kenapa kakak tidak pernah memberitahukanku makanan seperti ini? ". ucap Y/n dengan mulut penuh dengan makanan.


kunyahan yang sangat lama itu akhirnya ia menelannya karena pandangan yang ia tujuh ke kedai makanan lain dan ia pun pergi untuk membelinya.


singkat cerita Y/n berakhir ditaman dengan banyak makanan yang ia beli, tentu itu akan habis olehnya sendiri, dengan lahap Y/n memakan makanan yang ia beli.


hari mulai gelap sebaiknya ia segera pulang, tentu ia menyadari bahwa HPnya tidak ada didalam jeket.


" hm? mana ya? HP ku? ". bingung Y/n mencari HP nya yang tidak ada didalam jaketnya.


ia kebingungan bagaimana ia pulang nanti, ia terus memeriksa hingga baju yang ia kenakan, tidak ada sama sekali ia hanya menemukan kartu yang diberi oleh om saat di pesawat.


" aduh, gimana ini? aku benar-benar ceroboh, kakak mencariku tidak ya ". kekhawatiran y/n mulai membuat dia panik, tidak ada lagi ia hanya bisa minta bantuan dari orang" yang berlalu-lalang.

__ADS_1


tidak ada, y/n tidak dapat meminta bantuan dari siapapun, satu" orang yang mau membantunya adalah om yang memberikannya kartu ini.


singkat cerita Y/n pun pergi ke klub tersebut dan tentu saja, banyak pria" dewasa dan juga wanita dengan baju" seksinya.


" a-apa ini? ini beneran klub?! ". ucap y/n dengan kaget.


mata y/n berkali" mengedip untuk tidak menatap pria yang setengah telanjang dan ada juga yang bertato.


Scene Haitani


pandangan Haitani sedang bersenang" dengan wanita" mereka disampingnya, tak butuh waktu lama maniknya menatap jaket yang ia kenal.


" wow, rasanya sudah lama tidak melihat iblis itu ". ucap pria bernama Ran


" tuan, apa yang kau katakan? iblis siapa? ". goda wanita disebelah kirinya


" bukan kalian, hanya seseorang yang menggunakan toppoku di sebuah klub ". ucap Ran sambil menatap jaket yang dikenakan y/n.


tak lama sang adik menatap kakaknya yang sedang memperhatikan orang yang mengenakan jaket itu.


" sepertinya dia mencari seseorang kak, mau menghampirinya? ". ucap adiknya bernama Rindo


Ran hanya menatap sayu pada gadis tersebut, tanpa basa basi kembali ia menghampiri gadis tersebut.


" hei ". kata pertama Ran untuk y/n

__ADS_1


sontak y/n kaget dan perlahan untuk menatap kebelakangnya, terdapat pria tinggi bersurai Black and blond (young)


Light lilac, dan memiliki manik Violet.


pria itu sangat tinggi y/n bahkan hanya seperutnya, kau tahu bahwa y/n sangatlah pendek, ya? seperti loli.


" Gadis kecil, kenapa berada disini? ". tanya Ran.


" i-itu, bukan apa" apa ingin menemui orang ini ". jawab y/n dengan gugup dan juga rona merah dikedua pipinya muncul membuat Ran jadi gemes


Ran tersenyum jail menatap kegemasan y/n, sesekali ia menatap Ran lalu memalingkan wajahnya.


Ran liat kartu tersebut memang benar dari klub miliknya tapi siapa yang memberikannya. Ran membalik kartunya terdapat nomor, ia memeriksa nomor itu di Hpnya ternyata salah satu tamu langganannya.


" sial, ternyata dia bertemu dengan pak tua itu, memang benar aku tidak tahu kalau dia mungkin saja baru tiba di Jepang dan satu pesawat dengan pak tua itu ". pikir Ran


" Siapa namamu? ". tanya Ran pada y/n


" e-eh! ti-tidak, aku tidak boleh memberitahunya ". jawab y/n dengan sedikit menghindar dari Ran.


" bagaimana aku bisa membantumu, kalau kau tidak memberitahu namamu? ". tanya Ran dengan senyum yang lebar dan penuh dengan makna.


" eh? hmm... ".


pikir y/n sangat penuh dengan dilema, ia diajarkan untuk tidak memberitahukan namanya pada orang yang tidak dikenal, apalagi memberitahunya pada orang seperti Ran.

__ADS_1


...TBC......


...Gimana seru gak, sorry yak belum berpengalan buat novel, typo masih bertebaran dan kata" masih baku....


__ADS_2