Adik Kawata (Tokyo Revengers)

Adik Kawata (Tokyo Revengers)
HAITANI RINDOU: AYO KITA NGESE*


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Likelah sayang! Cinta, manja! Jahat kali gak komen🔪...


...****************...


Hari semakin larut, tiba-tiba y/n terbangun karena suara ketukan pintu dari luar, i berjalan menuju pintu dan membukanya.


" Selamat malam nona, kami ada hadiah hari Valentine khusus tamu pasangan dari pihak Hotel ". Ucap pelayan perempuan.


" um, oh ya? Makasih ".


" tampaknya, anda pasangan baru ya? istri anda imut sekali ".


" istri? ".


y/n melihat Rindou yang sudah berdiri di belakangnya sambil memegang pintu, y/n kaget melihat Rindou yang bertato dan tidak memakai baju, wajah bangun tidurnya yang tampan membuat sang pelayan terpanah.


" anda sangat beruntung satu sama lain, terimalah hadiah ini ". Ucap pelayan itu.


Rindou mengambil hadiah itu, berupa minuman anggur dan coklat yang terikat bunga mawar merah.


Y/n hanya menutup tubuhnya yang tidak menggunakan pakaian dalam, ia hanya menggunakan pakaian kakaknya yang lumayan besar sedangkan Rindou hanya menggunakan celana pendek yang dia beli dari hotel.


* hm, adanya uangnya.


Malam yang masih panjang, Rindou duduk dan menuangkan anggur ke gelas.


" mari minum ". Ucapnya.


" a-aku tidak minum itu ".

__ADS_1


Rindou meminum anggurnya sambil menatap y/n yang kecil sedang berdiri disana, y/n berbalik menuju kasur dan merangkak. Rindou mengetahui bahwa gadisnya tak memakai pakaian dalam, terlihat saat ia merangkak menuju bantal, tapi dia menatap tak peduli.


gadisnya kembali tidur tapi kali ini tak memakai selimut. Pria ini fokus melihat hp sambil meminum anggur.


Gadisnya mulai tidur dengan lelap, sedangkan prianya sibuk main hp sekaligus menjilat-jilat coklat, kadang bidikan matanya sesekali melihat gadis kecil itu tidur seperti sedang memanggil nafsu.


Rindou melirik hpnya kembali dan malah membuka kamera dan memperbesar layar, lalu ia memfotokan bokong y/n yang sedikit terlihat casingnya.


Coklat yang masih di dalam mulutnya sedikit menghilang dan ia menjilat jempolnya sambil memegangi anggur ia mendekat pada gadis kecil itu.


Rindou duduk di ujung kasur dan meneguk anggur tersebut, sambil menatap y/n Rindou tak sadar dia sedang mabuk akibat kebanyakan minum anggur.


Malam yang sunyi dan sangat tenang itu membuat y/n tidur dengan nyaman, tapi siapa sangka pria itu sudah ada tepat diatas y/n dan menatap dengan lekat.


" ... ". Pria itu diam dalam kelamaan malam menatap gadisnya, kemudian tangannya pun terangkat dan memegang salah satu buah kelapa pada gadis tersebut.


" ! ". Rindou pun tertegun.


sambil memainkannya, pria itu bernafas ditelinga sang gadis.


" hm... ". y/n jadi tak merasa nyaman karena merasa ada lalat yang berdengung di telinganya, ia pun tidur miring.


Sekali lagi Rindou meniup telinganya tapi y/n tak berkutik dengan serangan ekspresi Rindou menatap dengan tajam iya menjulurkan lidahnya dan menjilat telinga gadisnya.


Y/n juga tak berkutik merasakan basah di telinga, walaupun begitu Rindou meneruskan akhirnya sambil memegang dadanya.


Tangan kirina Rindou mulai meraba-raba bokong y/n, walaupun kecil tapi y/n memiliki tubuh yang seksi dan sangat enak dipandang.


dari telinga lari ke leher, y/n mengeram dan merasa geli dan ia membalikan tubuhnya ke arah kanan, Rindou sedikit tersenyum dan merasa sangat menyenangkan menjahili gadis ini.


Dengan kasar Rindo menutup wajah y/n dengan tangannya. Y/n terbangun dan merasa sangat gelap.

__ADS_1


" hm? A-apa yang terjadi? Apa mati lampu? ". tanya y/n.


Rindou hanya diam menatap kebingungan y/n.


" a-ada apa ini? ". Y/n mengelurkan tangannya dan meraba wajah ganteng Rindou.


" ini kak Rindou ya, kenapa Kakak nutup mataku? ".


Rindou tampak kaget merasakan tangan lembutnya y/n yang berada di pipinya.


" kak Rindou? ".


" ... ".


" kak Rindou? ".


" ... ".


" kak Rind–mg! ".


Rindou mencium y/n dengan sangat dalam sambil mengeratkan pegangan tangan y/n seperti hasrat yang sudah lama tertahan.


" hm...ng...um... ".


lidah yang dipaksa untuk mengikuti tarian dari prianya membuat dirinya susah bernafas dan butuh y/n menegang dan ingin bangkit dari tindihan, Rindou yang kurang peka sedikit menahan lalu melepaskan ciuman tersebut.


" nghaaa... Hosh... Hosh... ". Benang Saliva yang jatuh dari sana serta Rona merah muncul pada pipi gadis tersebut sedangkan Rindou membuka tangan dari mata y/n.


perlahan-lahan Rindou senyum dengan rasa senang dan rona merah


" ayo kita skidi*papap ".

__ADS_1


__ADS_2