
FYI : Terima kasih buat para readers yang udah mau mampir ke Novel pertama aku maaf kalo banyak Typo dan jalan ceritanya ga terlalu nyambung tapi semoga kalian tetep suka ya
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Pagi pun tiba Kevinyang sudah terbangun dari tadi kini sudah siapuntuk kembali ke Jakarta Tak luput dia menciumi wajah putri kecilnya itu, dan setelah semua selesai Kevin pun pergi dengan diantar supirnya mang deden. Di sepanjang perjalanan tak henti-hentinya dia tersenyum sendiri membayangkan wajah sang pujaan hati saat
bertemu nanti. Membayangkan nya saja membuat Kevin sangat bahagia apa lagi nanti saat bertemu rasanya ingin diamemeluknya.
Namun berbeda dengan apa yang dibayangkan Kevin di pagi ini Alya telah mendapatkan Pekerjaan yang sangat berat ya pekerjaan itu diberikan oleh Citra, tiadahentinya dia menyiksa Alya dengan alasan ini adalah pekerjaannya. Hari ini Alya sedang mengangkat banyak kerdus yang harus dia bawa dari lantai 15 ke lantai 3 dimana kerdus itu berisi file yang harus di audit. Dan lebih parahnya lagi Alya dilarang menaiki Lift dia disuruh mengunakan tangga darurat.
Brukkkk
Tanpa sengaja Alya menabrak salah satu tamu di perusahaan.
“Maaf pak saya tidak sengaja.” Ucap Alya memohon
“No problem girl lain kali hati – hati ya.” Ucap pria itu lalu pergi meninggalkan Alya dengan setumpuk kerdus yang kiniisinya berserakan.
Tak lama Citra pun datang dia melihat Alya yang masih membereskan isi dari kardus yang jatuh tadi.
“Alya apa yang barusan kamu lakukan, kenapa semua nya bisa berantakan.” Tanya Citra yang diiringi senyum licik
“ma maaf bu saya tidak sengaja.” Jawab Alya
“kamu itu bisa kerja engga sih, kalo engga bisa lebih baik kamu jangan kerja disini percuma perusahaan ini gaji kamu kalo kamu ga becus kerja.” Bentak Citra, dan sekarang banyak orang yang melihat kejadian ini.
“Ba baik bu maaf sekali lagi saya janji engga akan mengulangi lagi.” Jawab Alya diiringi tangisnya, ya dia terima bila citra memarahinya namun yang membuat dia menangis Citra memarahinya di depan semua orang. Dan citra masih tetap memarahi Alya ya tujuan Citra adalah membuat Alya malu dan keluar dari kantor tersebut dan bisa membuat hubungan Alya dan Kevin kembali berselisih
__ADS_1
Di lantai satu banyak orang yang membicarakan soal kejadian tersebut saat mereka sedang membicarakannya tiba – tiba datanglah CEO mereka Kevin fadhillah ya saat di kantor Kevin terkenal baik namun sangat dingin. Kevin pun yang mendengar kejadian itu dialangsung pergi menaiki Lift menuju ke lantai 3. Dan saat pintu lift terbuka betapa terkejutnya dia dengan kondisi yang sudah ramai, Kevin pun langsung menghampirinya saat sebagian karyawan tersadar akan kedatangan Kevin mereka pun memberi hormat. Sekali lagi Kevin dikejutkan dengan siapa yang sedang dilihatnya, ya dia melihat seorang wanita yang sedang memarahi karyawan yang dia tau orang yang sedang memarahi itu adalah Citra namun siapa yang sedang dimarahinya itu dan apa kesalahannya sehingga Citra marah seperti itu Kevin pun semakin mendekat tanpa Citra sadari Kevin yang sudah ada di belakang Citra
mengepalkan tangannya dia melihat wanita yang dia sayangi sedang di permalukan oleh Citra dan lebih parahnya lagi Kevin melihat Alya dengan seragam Office Girl yang selama ini dia tau Alya bekerja di bagian Administrasi itulah laporan yang diterima dari Citra selama Kevin di Bandung.
“Citra Cukup!!!” Membentak Citra
deg citra terkejut saat siapayang meneriakinya saat ini Citra tidak pernah melihat Kevin semarah ini padanya.
“Ke kevin ini ga kaya apa yang kamu fikirin.” Elak Citra mencari pembelaan
Kevin pun langsung menghampiri Alya yang tengah duduk dilantai sambil menangis dan Kevin melihat tangan Alya yang lecet dan mengeluarkan darah.
“sayang kamu gpp kan, maafin kakak ya kakak ga tau kalo kenyataannya kaya gini.” Jelas kevin sambil menghapus airmata Alya
“engga ko kak ade gpp ini Cuma salah paham aja.” Jawab Alya
semua orang yang menyaksikan kejadian ini pun heran ada hubungan apa CEO nya itu yang terkenal dingin dengan karyawan rendahan seperti itu. Kevin pun langsung membuka jas nya dan menutupi tubuh Alya dan langsung menggendongnya.
Mereka yang berada disana pun terkejut dengan apa yang barusan didengar, mereka pun langsung kembali pada pekerjaan mereka masing – masing. Kini tinggal Citra yang merasa ketakutan dan entah apa yang akan terjadi selanjutnya. Dave yang sahabat sekaligus orang kepercayaan Kevinpun hanya bisa tersenyum dengan tingkah laku
Kevin. Ini adalah pertama kalinya Dave melihat Kevin yang seperti itu, Dave yang baru datang dari perjalanan Dinas diluar kota pun hanya bisa pasrah mendapat perintah dari Kevin. Dan di dalam ruangan CEO tak henti – hentinya Kevin meminta maaf pada Alya atas apa yang terjadi.
@Ruang CEO#
“Ade maafin kakak ya sekali lagi, kakak engga tau kalo kamu kerja disini sebagai Office girl terus kenapa kamu engga bilang sama kakak.” Tanya Kevin sambil membalut luka Alya
“Ade gpp ka ini Cuma luka kecil doang, dan soal kerjaan ade sadar diri ko sama pendidikan ade, jadi ade ga masalah dan kenapa ade ga bilang karena ade ga mau bikin kakak tambah banyak beban.” Jawab Alya dengan senyuman
__ADS_1
“Tapi kan kakak udah janji bakal ngelindungin kamu tapi sekalilagi kakak bikin kamu kecewa.” Mengelus pipi Alya
“Kakak engga bikin ade kecewa ko, jadi kakak jangan ngerasa bersalah ya.” Membelai pucuk kepala Kevin
“Oh iya ka soal masalah perkataan kakakyang tadi itu apa engga masalah nantinya.” Lanjut Alya
“yang mana kakak lupa abis ngeliat kamu begini kakak engga konsen.” Membelai rambut Alya
“Yang masalah kakak ngenalin ade sebagai calon istri kakak.” Jawab Alya diiringi pipinya yang sudah memerah
“Ohhh itu semua yang kakak Ucapin itu bener ga ada yang salah dan kamu kan bakal jadi istri kakak nantinya.” Jawab Kevin engan santai
“ishhhh emang ade mau apa nikah sama kakak weeee.” Goda Alya
“ohh jadi kamu ga mau bener nihhhh.” Mengelitik pinggang Alya
Dan disitulah pertama kali Kevin bisa tertawa lepas lagi dan Alya merasa Kevin yang dulu telah kembali lagi, suara tertawa mereka bergema di ruangan untung saja ruangan tersebut kedap suara.
“kakak bahagia banget bisa sama ade kaya gini.” Kevin menarik Alya kepelukannya
“Ade juga bahagia punya calon suami kaya kakak hihi.” Jawab Alya sambil melepaskan pelukannya
Kevin pun membelai kembali wajah Alya dan sampailah Kevin melihat bibir Alya yang ranum dan mungil Kevin pun memberi kode pada Alya apakah boleh untuk Kevin menikmati bibirnya itu dan Alya hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda dia memperbolehkannya. Tanpa lama Kevin pun langsung menabrakan Bibirnya dan bibir Alya, dan Alya mengalungkan tangannya ke Leher Kevin dan tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang
memperhatikan semua itu ya Citra melihat kejadian itu hanya bisa mengepalkan tangannya. Setelah mereka selesai berciuman Kevin pun langsung mengantarkan Alya pulang.
***
__ADS_1
Hy guys hari ini aku Upload tiga bab loh keep reading guys love you :*
jangan lupa Like, comment and share ya :) :)