
FYI : Makasih buat para readers yang udah mau mampir ke novel pertama aku, maaf ya kalo masih ada Typo dan alur ceritanya kurang jelas and happy Reading guys
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Kini disebuah taman tengah duduk seorang wanita.Setelah pulang dari pertemuan dengan sahabat– sahabatnya. Zara memutuskan untuk tidak kembali kerumah dia sedang menikmati pemandangan disore hari dia melihat banyak anak kecil yang sedang bermain bersama orang tuanya. Sesungguhnya dia rindu akankebersamaannya dengan orang tuanya. Zara sangat jarang bisa bertemu dengan kedua orang tuanya karena mereka sangat sibuk. Meski zara berasal dari orang menengah keatas namun zara tidak pernah tinggi hati. Tiba – tiba zara teringat dengan seseorang yang telah menggetarkan hatinya. Seorang pria yang menurut Zara sangat gentleman,
senyumnya yang manis, mata yang indah wajah yang tampan dan dia pantas menjadi idola kaum hawa. Zara yang mengingat betul tentang kejadian saat pertama kali dengan pria itu di Mall.
#FlashBack#
Disebuah Mall terbesar di jakarta Zara sedang asik memblas chat dari temannya hingga tak sadar dengan sekelilingnya, hingga saat dia sedang berjalan diatidak memperhatika tulisan “AWAS LANTAI LICIN” saat zara berjalan tiba – tiba dia kehilanagn keseimbangan dan saat dia ingin terjatuh ada seseorang yang menopang tubuh zara dengan tangannya. Zara pun terkejut dengan kejadian itu dan zara pun bagai terhipnotis saat melihat seorang pria yang sedang menolongnya, zara masih dengan fikirannya yang terlalu mengagumipria tersebut terutama saat mata mereka bertemu jantung Zara berdebar lebih cepat.
“Hy girl apa kau masih terus seperti ini?” tanya pria tersebut dan membuat zara segera berdiri
tegap.
“Apa ada yang terluka? Bila ada makan akan kupanggilkan tim medis.” Lanjut pria tersebut
zara masih dengan lamunannya dia masih memandangi makhluk yang indah saat ini yang ada di depannya.
“Betapa indah ciptaan mu ini tuhan.” Batin zara
“ Hy girl are you Okay?” tanya pria tersebut sambil menjentikan jarinya di depan muka Zara dan akhirnya Zara pun tersadar dari lamunannya.
“Ye..yesss I’am Okay.” Jawab Zara dengan tergagap
Saat zara telah menjawab pria tersebut pun langsung pergi begitu saja. Zara masih tetap memandangi pria tersebut sampai tidak terlihat dan seketika zara sadar bahwa dia tidak tau siapa nama pria tersebut.
“aduhhh zara bodoh banget sih kenapa lu bisa bengong begitu sampe – sampe ga ngucapin terima kasih dan lu juga engga kenalan dulu gituu dasar bodoh.” Zara mengutuki dirinya sendiri.
#Flashback End#
Dan setelah kejadian itu zara tak pernah sekalipun bertemu dengannya lagi dan bahkan zara selalu memikirkannya.
__ADS_1
“apa ini jatuh cinta pada pandangan pertama?” tanyanya dalam hati.
Ketika zara sedang asik dengan fikirannya yang memikirkan pria tersebut tiba – tiba ada suara bariton yang membuyarkannya. Dan betapa terkejutnya saat siapa yang tiba – tiba berbicara dengannya.
“Hy girl kita ketemu lagi.” Pria tersebut langsung duduk di samping zara
“Hy.” Jawab zara dengan singkat untuk menutupi kegugupannya
“Apa kamu tidak mau mengatakan sesuatu kepadaku?” tanya pria tersebut
“emmm terimakasih karena telah menolongku.” Jawab Zara dengan tersipu
“Namaku Dave.” mengulurkan tangan dengan diiringi senyum
“Namaku Za.. zara.” Menyambut uluran tangan Dave
“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Dave
“Lalu apa yang kau lakukan disini?” tanya zara menyelidik
“Aku hanya bosan berada diapartemenku jadi aku keluar untuk mencari udara segar.” Jawabnya dengan tersenyum
“Biasanya seorang pria dewasa bila bosan mereka tidak akan pergi berjalan seorang diri ditaman mereka akan pergi ke Club atau kencan dengan kekasihnya.” Celetuk zara dengan tiba – tiba
“Ma..maaf bukan maksudku berbicara seperti itu.” Zara menunduk malu
“Tidak masalah, yang pertama aku tidak punya kekasih dan yang ke dua pergi ke Club aku sedang tidak Mood, jadi lebih baik berjalan ke taman.” Jelas Dave
Saat mengetahui Dave tidak mempunyaiseorang kekasih betapa senangnya Zara bahkan tanpa disadari jantungnya berdebar lebih cepat.
“Apa aku boleh meminta nomor ponselmu?” tanya Zara dengan gugup
“Untuk apa?” Dave segera melihat Zara
__ADS_1
“Ya siapa tau aku membutuhkan bantuanmu lagi?” jawab Zara diiringi senyum manisnya
“Hahahaha Ok girl karena kamu sudah mau menemaniku hari ini maka akan kuberi tau berapa nomor ponselku.” Dave tertawa lalu mengambil ponsel Zara yang berada ditangannya.
“Terima Kasih.” Jelas Zara sambil menyunggingkan senyumannya
Tak terasa waktu semakin sore Zara memutuskan untuk segera kembali ke rumahnya, begitupun dengan Dave. Namun saat ada di apartement Dave tidak hentinya memikirkan zara dia selalu terbayang dengan mata bulat yang dimiliki Zara dan senyumannya yang manis.
“Shiit Dave ingat dia masih terlalu kecil jangan samakan dia dengan wanita – wanita diluaran sana yang bahkan mereka dengan sukarela menawarkan diri mereka untuk tidur denganmu, ingat angap dia seperti adikmu.” Dave tak henti – hentinya mengutuki dirinya sendiri.
Dan Akhirnya Dave pun memutuskan untuk pergi mandi dan akan pergi ke Club. Dia ingat bahwa hari ini Steave akan datang dari London untuk melihat keponakannya dan perjalanan bisnis.
NB : hy para readers nih thor kasih bonus buat pemainnya semoga suka yaa :)
1. Alya Maharani
2. Kevin Fadhillah
3. Cika Galuh
4. Citra Chantiqa
Segitu dulu ya buat visualnya next episode bakal ada lagi, kira - kira visualnya siapa ya?
__ADS_1