
sesampainya di parkiran sekolah bara melihat sang istri keluar dari mobil mewah yg dapat ia ketahui bahwa itu adalah mobil varo yg mengantar sang istrinya ke sekolah.
bara turun dari mobil ingin sekali menghampiri istrinya ,bara sangat begitu merindukan pelukan hangat sang istri.
veno dan seno yg melihat itupun merasa iba kepada temannya namun mau bagaimana lagi,itu sudah hukuman yg paling benar untuk bara. Andai saja rara tak melihatnya dan tak mendengar bara membentak keisya mungkin tidak akan menjadi seperti ini.
veno menghampiri sang adik yang sedang menunggu teman-temannya datang. bara dan seno pun hanya bisa mengikuti veno
"Dek"sapa veno pada sang adik
"iya, bang ada apa?"tanya rara
"gapapa"jawab veno
"emmm begitulah"ucap rara
"kamu nunggu aska sama yg lain ya dek?"tanya nya lagi
"iya ni bang,mana ya lama banget perasaan "ujar Rara
"sabar ya dek,palingan juga aska sama yg lain lagi di jalan mungkin macet"ucap veno
"tumben ga ada suara Barbara"ledek rara pada sang suami
__ADS_1
bara yg mendengar itupun melirik sekilas "aku diem aja deh dari pada nanti kamu ga pulang"ucap bara sambil menundukkan kepalanya
Rara menghampiri bara lalu memeluk dengan erat sang suami sampai yg punya empuhnya hanya diam saja sama apa yg di lakukan oleh Rara
"ih kok aku peluk ga di peluk juga si "omel Rara
mendengar itu bara langsung membalas pelukan Rara tak kalah eratnya "ini udah peluk "ucap bara
"masi pagi woii bar,masi pagi udah tebar ke uwuan aja heran gakasian apa sama gua yg jomblo"ucap Seno ngegas
Rara kesal saat mendengar apa yg di ucapkan oleh Seno lalu melepaskan pelukannya bersama bara
"bisa ga si kaksen gausah ngegas!"bentak Rara
"tau ah pokoknya kesel kesel titik"ucap rara lalu meninggalkan semua orang yg ada di parkiran
bara melihat rara pergipun hanya menatap Seno dengan tajam
"bisa bisanya lu bilang begitu sen"ucap bara
"aing teh kesel sama babang bara masi pagi masa udah tebar keuwuaan si"ucap Seno
"dahlah males gua denger drama lu sen"ucap veno
__ADS_1
"yg bilang drama itu siapa?"tanya Seno
"gualah siapalagi? bara? mana mungkin"jwb veno
"udh udh mending ke kelas aja kita "ucap bara
POV Rara
Rara berjalan menuju kelas dengan kesal akibat apa yg di ucapkan oleh Seno
"ih tau ah pokoknya gua kesel bgt sama tuh org,pengen bgt gua Jambak terus gua gigit sumpah"omel Rara
"pengen juga gua mutilasi tuh bocah,pengen gua kasih ke buaya,pengen gua ****** pake kayu rasanya ganggu keuwuaan gua aja "lanjutnya
sesampainya di depan kelas
"Assalamualaikum guys"ucap rara namun tak ada yg menjawabnya akhirnya Rara menjawabnya sndri
"waalaikumsalam"ucap rara lagi
"berasa kek orang gila gua,gua yg beri salam gua juga yg jawab, lagian ini cuma baru gua doang yg Dateng"ucap rara
ia pun berjalan ke arah tempat duduknya, lalu menyatukan kepala dan meja emm tidur mksudnya
__ADS_1
sudah tiga menit Rara tertidur pulas sambil menunggu teman temannya datang