
Saat bel berbunyi pertanda jam istirahat sudah selesai mau tak mau sahabat sahabat rara membangunkan rara yang sedang asik dialam mimpinya
"Ra"menepuk pundak rara namun tidak ada respon dari sang empuh,
"biar si aska aja deh yang bangunin si rara"ucap keisya pada nana ,nana menganggukan kepalanya
aska yang di samping rara membangunkan rara dengan begitu lembut sangking lembutnya membuat nana dan kia terpesona pada suara lembutnya aska. keisya melirik nana dan kia pun memutar bola matanya malas
"ra,bangun yuk udah bel masuk pergantian pelajaran"ujar aska sambil menusukkan jari ke pipi gembulnya rara
rara terusik saat ada jari yang menusuk pipinya lalu membuka mata secara perlahan
"ada apa aka?"tanya rara sambil mengucek-ngucek kedua matanya
"udah bel masuk,matanya jangan dikucek kucek gitu dong"ucap aska dengan lembut rara manggut manggut
"tadi aja gua yg bangunin ga bangun bangun. giliran si aska yang bangunin lu malah bangun ra!"gerutu nana diberi cengiran pepsodent oleh rara
nana yang melihat cengiran itu rasanya ingin sekali memasukan rara kedalam karung lalu di bawa pulang "astaghfirullah , cengirannya buat pengen bawa pulang aja rasanya "
__ADS_1
aska melihat keempat gadis itu dan menggelengkan kepalanya ,aska memperhatikan rara matanya aska tertuju ke arah rara sahabat kecil yg sangat ia cintai dan sayangi melebihi nyawanya itu
"MUNGKIN AKU BISA MELIHATMU BAHAGIA NAMUN BELUM TENTU AKU BISA MELHAT BETAPA TERLUKANYA KAMU SAAT INI, APA YANG AKAN MEMBUATMU BAHAGIA AKAN KU LAKUKAN BAHKAN NYAWA SEKALIPUN PASTI AKAN KU BERIKAN UNTUKMU" ucap aska dalam hati
tanya aska tau keisya sedari tadi melihat aska memperhatikan rara ,hingga keisya menghembuskan napas kasarnya
"apapun yg terjadi nanti semoga rara bahagia 'ucap keisya dalam hati
begitupun dengan kia dan nana mereka juga memperhatikan rara sambil melamun sedangkan rara yang merasa di perhatikan seperti itupun bingung ada apa sebenarnya sama sahabat sahabatnya ini
"kenapa kalian memperhatikan aku seperti itu?"tanya rara dengan polos
"gapapa cuma pengen liatin aja kok ada ya bidadari yang baik hati kaya lo"ujar kia
"hooh kok ada ya bidadari yang baik kaya lo, bukan baik hatinya aja tapi baik juga perilakunya"ucap nana yg di angguki oleh keisya dan aska
"iii kan semua manusia harus baik tau ga boleh jahat jahat nanti masuk neraka loh!"ucapnya dengan kesal
"ya memang semua manusia harus baik ra, tapi ga semua orang punya hati yang baik seperti kamu"ujar aska sambil mengusap rambut rara
__ADS_1
rara mengangkat kedua bahunya ,lalu pergi ke toilet tanpa mengeluarkan sepatah kata pun
ditoilet
rara membasuh muka nya dengan air agar terlihat segar
"masi heran deh kenapa pada liatin aku coba"
"akukan gatau apa yang ada di pikiran mereka "
"tau ah sebel pokoknya"ucapnya lagi
"gatau apa ya aku kan malu di perhatiin apalagi sama segitunya"gerutu rara
tanya diketahui rara di dalam toilet itu ada yang mendengar ia bicara sendiri di dalam toilet itu. lalu rara di hampiri oleh teman dari naya
"seharusnya lu itu bersyukur lu punya teman kaya mereka"ucap caca
rara menoleh ke arah caca dan menatapnya bingung
__ADS_1