
mama datang lebih dulu di banding mommy yang pertama kali bara telpon. namun bara memaklumi ibu mertuanya itu karena jarak rumah mommy dan bara agak jauh,sedangkan rumah mama dan bara hanya berbeda blok saja . mama blok a sedangkan bara blok c.
sesampainya mama di depan rumah bara iapun langsung masuk tanpa mengetuk pintu rumah sang pemiliknya. pikir mama untuk apa toh pemiliknya adalah anaknya sendiri
"Assalamualaikum" salam mama
mama heran mengapa tidak ada yg menyahuti saat ia memberi salam.
"bara"teriak mama
bara yang berada di kamarpun mendengar teriakan mamanya lalu membalas dengan teriakan juga
"bara di kamar mah"teriak bara
mama mendengar teriakannya bara akhirnya menghampiri bara yang ada di dalam kamar.
mama menaiki tangga karena kamar bara ada di lantai 2,
tok tok
mama mengetuk pintu kamar bara
"masuk"kata bara
tanpa menunggu lama lama mama masuk kamar bara,lalu mama menghampiri pasangan suami istri itu.
"bar ,ada apa ini?"tanya mama
__ADS_1
"emang kalo hamil kaya begini ya"bukannya menjawab bara malah memberikan pertanyaan kepada mama
"mama nanya loh tadi"kesal mama
"jawab dlu apa yg bara tanya mah"kata bara
"ya begitulah kalo hamil, eh tunggu siapa yg hamil?"tanya mama lagi
"si menantu mama lah siapa lagi"kata bara
saat ingin melanjutkan obrolan dengan anaknya mommy tanpa mengucapkan salam ia masuk ke kamar anak dan menantunya itu
"anak mom knpa?"tanya mom yang baru saja datang
bara memberikan hasil tespack nya kepada kedua calon nenek itu
"nih liat sendiri"
"ini ga mimpi kan kita!"sambung mom
"iya kalian berdua ga mimpi dan ini seriusan!"
"gu guaa bakal punya cucu dong"kata mama
"iya kita akan jadi Oma"sambung mom
Rara mendengar keberisikan yang tengah terjadi di antara mama mertua dan momnya itu pun akhirnya terbangun.
__ADS_1
"euughh"lengguhan dari Rara
semua yang ada di ruangan itupun menoleh ke arah rara, kemudian mama dan mommy memeluk rara
"terimakasih sayang,mom bahagia denger kabar ini"kata mom
"mama ,juga bahagia dapet kabar kalo kamu sedang mengandung!"sambung mama
Rara bahagia saat tau mom dan mama mertuanya senang saat mendengar kabar bahwa ia mengandung anak bara, begitu juga dengan bara tapi saat ia tau mom dan mama mertuanya sangat bahagia ia nampak sedih, wajah sedih Rara sangat terlihat hingga mama dan mom bertanya kepada Rara.
"ada apa sayang?"tanya mama
"kalo aku hamil,berarti aku ga boleh sekolah lagi dong"kata Rara dengan wajah sendu
mom mendengar apa yg di katakan oleh anaknya itu pun langsung mengusap lembut rambut rara
"sayang, kamu masi tetap bisa sekolah kok kan perutnya belum terlalu keliatan bgt"
Rara mengangguk bahwa ia mengerti apa yang mom nya bilang kepadanya
"tenang aja mama akan kasi tau pihak sekolah,kalo kamu lagi mengandung cucunya mama" di balas dengan gelengan oleh rara
"kalo pihak sekolah tau aku hamil, nanti aku di keluarin dong" ujar Rara
"siapa yg berani keluarin menantu mama?"tanya mama
"kepala sekolahnya "dengan polos Rara mengatakan itu
__ADS_1
"biar mama pecat aja kepala sekolahnya!"kata mama
"kamu lupa ya, kan yang punya sekolahan ini mertua kamu sayang"kata mom