
"em walaupun mertua aku yang kepala sekolahnya bocor gimna"
Mom yang mendengar itu tersenyum tipis, lalu menoyor kepala anaknya itu
"Heh, kamu ini ada ada aja deh kalo kepala sekolahnya bocor bukannya bagus ya!" Kata mom
Rara melotot ke arah mom, tak abis pikir mengapa momnya seperti itu! Yang benar saja jika kebongkar yg sebenarnya bagaimana nanti yang ada ia akan di cap perempuan yang ga bener sama semua siswa siswi di sekolahnya itu .
"Heh matanya mau mom colok ya! Apa itu melotot melotot"ujar mom namun rara membalas dengan gelengan kepalanya saja
Mama menghampiri menantunya itu lalu memeluknya dengan erat
"Sayang,kamu ga perlu khawatir ya itu udah jadi urusannya mama!"ujar mama
"Tapi janji ya kepala sekolahnya jangan ember mulutny!"kata Rara
"Emang kenapa si kalo semua org tau dek?"mom bertanya pada anaknya, lagian pula kalo ketauan hamil menurut mom itu tidak apa apa karena sudah jelas ayahnya siapa pikir mom seperti itu namun berbeda dengan rara yg tak ingin kehamilannya di ketahui oleh siswa siswi di sekolahnya.
"Pokok nya gamau ya!"ketus rara
Rara masih betah dalam pelukan mertuanya entahlah mungkin bawaan bayi nya yg pengen Deket Deket dengan omanya, bara yang melihat istrinya masih memeluk mamanya pun cemburu
"Mah,itu istri bara loh lepas dong"
__ADS_1
"Masa sama mama cemburuan si bar" ujar mama
Bara menghampiri mama dan istrinya itu lalu menarik tangan istrinya agar bisa lepas dari pelukan mamanya
"Ih sakit tau maen tarik tarik aja!"ketus rara
"Ya maap sayang,abisnya kamu nempel terus si"ujar bara
"Bukan aku loh yang mau!"kesal rara
"Wah rara ngidam ya"ujar mom
"Ya allah nak, kamu ngidam di peluk mama ya pantes anteng haha"kata mama sambil tertawa
Mom tidak iri jika ngidam pertama anaknya itu betah dalam pelukan mertuanya,ia justru bersyukur besannya menyayangi anak perempuan satu satunya di dalam keluarganya itu.
"Kenapa ga peluk aku aja sayang?"tanya bara
Rara menoleh ke ara suaminya lalu ia mencium bibir suaminya sekilas
"Malas,anaknya ga mau peluk papanya mungkin kedepannya mau"kata Rara
Bara lalu berjongkok sambil mengusap usap perut istrinya yang masi rata itu
__ADS_1
"Sayang,jagoan nya papa jangan begitu dong masa mamanya ga mau peluk papa gegara kamu ga mau peluk papa si nak"
"Papa bau belum mandi"ujar Rara menirukan suara anak kecil
Bara mencium ketiak kanan dan kirinya tapi masi wangi menurutnya
"Aku wangi loh,eh tunggu bukannya aku udah mandi ya"
"Entah " ujar rara
"Sudah -sudah skrng kalian kekamar aja, mom sama mama mau masak untuk Rara"ujar mom
"Tapi rara mau makan masakannya mom "kata Rara
"Iya nanti mom masakin,mau di masakin apa ?"tanya mom
"Emm,ayam kecap kayanya enak mom"jawab Rara pada mom ,mom menganggukan kepalanya
"Emm rara juga mau di buatin puding sama mama "ujarnya lagi
"Siap nanti mama buatin pudingnya"kata mama
"Tapi bahan -bahan di kulkas apa ada?"tanya mama
__ADS_1
"Ga ada deh kaya nya mah"jawab bara
"yaudh deh mama sama mom ke supermarket dlu ya"ujar mama