
"mana ku tau syang"mengedik bahu nya
"huek"
"huek"
"huek"
bara bingung harus apa disaat istrinya sedang muntah -muntah seperti itu akhirnya bara memutuskan untuk menelpon mommy terlebih dahulu baru menelpon mama agar mereka berdua datang dengan cepat
Via telpon
"assalamualaikum mom "salam bara
"waalaikumsalam nak,ada apa?"mommy bertanya kepada bara
"emm itu mom,aduhh gimna si kok malah gugup gt"bara gugup saat ingin memberi tahu ibu mertuanya
"knpa ?"
"anu itu"bara dengan gugup
"aish kamu kenapa si nak?" mommy kesal sendiri saat menantunya itu gugup
"ituloh mom" ucap bara
"itu anu itu apa si kamu ini bar"mommy dengan kesal
"Rara mom Rara"kini bara yg panik
"loh anak mom kenpa nak?"mommy bertanya
"mom, Rara muntah muntah terus dari tadi "kata bara
mommy terkejut dengan apa yg di katakan bara "hah knpa si Rara bisa muntah muntah! kamu kasi makan apa anaknya mom?"
__ADS_1
"bara ga kasih makan apa apa kok mom"ucap bara
"kalo kamu ga kasi makan apa apa eh kok kamu g kasi makan anak nya mom si!"emosi mommy
"aduh bukan begitu maksudnya bara mom, itu anak mommy muntah muntah pas cium makanan yg di sajikan sama mbok "ujar bara
mommy memanggut manggut mengerti apa yg di maksud menantunya itu
"terus sekarang si ara dimana?"tanya mommy
"masi di kamar mandi mom"dengan polos bara berkata begitu
mommy terkejut mengapa anak perempuannya sedang muntah-munta malah di tinggalin! menantunya itu bener bener somplak ingin sekali ia menonjok menantunya itu!
"kenpa di tinggalin bara"
"seharusnya kamu temenin "
"iya iya mom,aduh iya lupa mom kesini ya buruan cepetan ! bara ga tau harus ngapain"paniknya bara
"ih untung mertua kalo bukan gua gua buang ke Empang tu sno"dengus bara
bara belari menuju kamar mandi yang ada di dekat meja makan,untuk mengecek apakah istrinya sudah atau belum
clekk
"huek"
"huek"
"huek"
bara menghampiri lalu memijat tengkuk leher sang istri hingga membuat rara menoleh ke arah bara
"bar,lemes"ucap rara dengan sangat sendu hingga mengeluarkan air matanya
__ADS_1
"yaudh yuk kita ke kamar aja mau ga?"bara bertanya sambil menggendong rara
rara membalas dengan anggukan bahwa ia setuju dengan apa yg di katakan oleh bara suaminya itu,
sesampainya di dalam kamar ia membaringkan tubuh istrinya dengan sangat hati hati
bara mengusap usap rambut rara dengan sangat lembut, ia teringat kalo dia belum menelpon mama nya.
saat ingin berdiri rara menarik lengan bara kemudian bara menoleh ke arah istrinya
"sini aja dong,kamu mau kemana si"kata Rara
"mau nelpon mama"ujar bara
"disini aja! aku mau di peluk sama kamu loh"kata Rara yg di jawab dengan anggukan oleh bara
bara memeluk istrinya dan dibalas rara dengan pelukan juga
vial telpon
"halo mah, assalamualaikum"salam bara
"waalaikumsalam sayang"balas salam bara
"begini mama bisa ke rumah bara ga?"tanya bara
"bi-bisa kenapa?"mama balik bertanya
"ini mah,rara dari tadi muntah-muntah ya skrng si udah mendingan tapi bara bingung harus apa"ucap bara
"yaudh kamu jangan panik,mama kesana sekarang ya"ucap mama
"bara titip ayam goreng kremes ya ma! halo halo ma!"pekik bara
"yah malah di matiin deh"ucap bara yg membuat rara terkekeh
__ADS_1
mama yang mendengar menantunya muntah-muntahpun panik ga ketulungan hingga eh apa tdi mama blg ke bara jangan panik tapi dirinya panik wkwk