
“hah.., capek banget” ucap Lara yang membaringkan tubuhnya di atas kursi seraya meregangkan tubuhnya yang kaku
“ohh Onnie sudah pulang” ucap Sangri duduk di kursi dekat kepala Lara yang merebahkan tubuhnya yang letih balik dari luar.
“hehehe.. lumayan sih, ini sudah mulai makan siang kan, siapa yang masak?” ucap Lara yang lantas langsung bangun
“sudah ada yang masak kok Onnie sebentar lagi siap, ada urusan apa Onnie keluar tadi?” Tanya Sangri dengan mata berbinar penasaran dengan kepergian Lara tadi pagi
“aiiss, nanti saja yang lain pasti juga penasaran, yuk ke dapur, Onnie akan cerita di sana” ucap Lara yang lantas berdiri berjalan menuju dapur sedangkan Sangri hanya bisa cemberut akan jawaban yang diberikan Onnie nya
Di dapur
“ehh Lara sudah balik” ucap Soora yang berjalan kearah meja meletakkan piring makan
“pas sekali kamu datang saat makan siang” ucap Hyera yang lantas duduk di kursinya
“ya begitulah Onnie, tadi pagikan aku nggak sempat sarapan bersama, makanya sekarang sempatin makan disini” ucap Lara tersenyum
“baguslah kalau begitu, sekarang kita makan, makanannya sudah siap” ucap Yong Rim meletakkan makan di atas meja lalu ikut duduk
“haahhh.. sudah ngumpul semua kan, aiss Eunjin dan Hyori mana mereka” ucap Jira kesel karena mereka selalu telat apabila ada acara ngumpul apapun itu
“sudah aku panggil Onnie, sebentar lagi mereka sampai” ucap Sangri yang berjalan e arah meja makan dari kamar Onnie nya
“bagus kamu yang terbaik, yuk kita duluan saja” ucap Jira seraya duduk dan mulai menyantap makan siangnya
“selamat siang” ucap Eunjin dan Hyora yang datang telat cengengesan kearah para Onnie nya yang sudah memasang wajah marah
“cepat duduk, langsung makan” ucap Hyera yang membuat kondisi membaik
“ehh Lara, lo sudah balik aja” ucap Hyori duduk dan mulai menyantap makanannya
“wahh masakan mu enak banget Yong Rim, tak kalah dari Lara” ucap Hyori yang dengan lahap memakan masakan yang dibuat Yong Rim
__ADS_1
“terima kasih Onnie, tapi ngomong-ngomong Lara Onnie kenapa dipanggil, sampai pagi-pagi sudah disuruh ke sana” ucap Yong Rim bertanya yang lantas membuat member lainnya penasaran
“ya aku dipanggil sama CEO katanya ini hal yang baik untuk kita, jadi aku mendengarkan sarannya dan katanya aku disuruh jadi Manajer sementara dan saat itu aku bisa melihat menejer mana yang bagus dan seperti apa menejer yang kita butuhkan” ucap Lara singkat
“wahhh .. daebak jadi Manajer dari grup mana” ucap Sangri yang semenjak tadi memendam rasa penasarannya
“jadi Manajer sementara untuk grup EXO” ucap Lara dengan santainya
“pruuutttt apa? ” ucap member kompak dengan keadaan kaget sambil tersedak oleh makanannya
“hahaha Lara kamu membuat Onnie kaget hampir mati” ucap Jira tertawa tak percaya
“aisss Onnie kayak nggak percaya dengan aku sih, gini-gini aku pernah ikut membantu Manajer saat tahun 2014 atau 2016 tahu nggak, aku ketemu dengan idol baru waktu itu dan dia membelikan burger untuk para staf dan yang lainnya, namun para staf malah tak mau menerimanya karena berfikir burger itu tak layak untuk dimakan padahal dia membelinya dengan uang pribadinya” ucap Lara yang lantas mengingat kenangan pahit yang ia lihat dengan mata kepalanya sendiri
“Lara, Lara, Lara..” ucap Hyera yang sedikit berteriak kearah Lara yang termenung memikirkan sesuatu
“ahh.. mian” ucap Lara menundukkan kepalanya karena sepertinya matanya membendung air yang ingin tumpah namun ia tutupi karena mengingat peristiwa yang membuat dirinya tak tega
“ohh itu, aku memanggilnya dan mengatakan, oppa aku lapar apa boleh aku memakannya?, apa oppa tidak lapar? Kita makan bareng yuk, itu yang aku katakan, lalu dengan senyum diwajahnya dia kelihatan senang dan kami makan burger dengan minum cola dingin” ucap Lara menjelaskan ceritanya yang membuatnya teringan senyum dari cowok tersebut dan senang karena sudah melakukan hal yang benar
“apa dia sudah terkenal? Dan apakah dia mengingatmu?” ucap Yong Rim
“hahaha tentu saja sudah berkembang dari pada sebelumnya” ucap Lara yang tersenyum dan tertawa mengingat seorang idol itu sudah membaik
“baguslah, kapan kamu akan pergi” ucap Hyera seraya menyantap makannya
“aku akan pergi dua hari lagi Onnie, soalnya persiapan sudah siap dilakukan oleh Manajer sebelumnya dan aku hanya menyiapkan perlengkapan ku dan bertemu di bandara saja nanti, dan semoga aku bisa mendapatkan pelajaran yang bagus nantinya di sana nanti” ucap Lara tersenyum penuh harap
“tentu saja, kami kan mendoakan agar kamu berhasil dan sehat saja di sana” ucap Jira tersenyum melihat kearah Lara dan member lainnya menganggukkan kepala setuju
“baiklah ayo kita lanjut makan” ucap Sangri menambah lauk dan nasinya
“aiss mentang-mentang sudah tahu informasi nya sudah Tak peduli lagi” ucap Lara sedikit kesel
__ADS_1
“hahaha tuhkan Onnie tahu” ucap Sangri cengengesan Dan mereka menyantap makan siang dengan lahap
Dikamar
“Ahhh kenyang” ucap Hyori merebahkan tubuhnya letih karena sesudah makan siang mereka mengadakan latihan dance, vocal dan lainnya selesai, setelah mau makan malam dan hanya bisa memesan makan
“Lara kamu sudah siapkan barang dari sekarangkan, soalnya nanti nggak sempat ntar” ucap Hyori melihat kearah Lara yang sibuk melihat hpnya
“ya tentu saja sudah kok, barang ku sudah di kemas sama bibi di rumah ku, jadi tinggal ambil saja lalu berangkat” ucap Lara yang masih fokus ke hp nya
“ohh ya kamu dan yang lainnya nanti mau oleh-oleh apa?” ucap Lara yang bertanya dengan semangat ke Hyori
“ohhh iya ya, tapi lo mau ke negara mana?” ucap Hyori yang tak tahu Lara akan datang ke Negara mana
“ohh iya ya, hhmm tunggu bentar” ucap Lara memeriksa Negara mana yang akan dia kunjungi, karena terlalu asyik mempersiapkan hal yang diperlukan jadinya dia tidak tahu dia akan pergi ke Negara mana
“hhahah mian, karena asyik mempersiapkan hal yang akan dibawa, maka gw nggak terlalu memperhatikan nama negaranya hehhehe” ucap Lara menggaruk kepalanya yang tak gatal itu seraya terkekeh
“aiiss lo ini benar-benar ceroboh” ucap Hyori menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sikap Lara
“hhmm gw akan pergi ke Negara Indonesia , jadi apa oleh-oleh yang lo mau?” ucap Lara seraya menanti jawaban Hyori
“hhmm gw minta oleh-oleh lo selamat pulang pergi tanpa ada masalah, karena lo ceroboh” ucap Hyori dengan serius
“yaaa… gw serius” ucap Lara melemparkan bantal ke arah Hyori kesel
“hahaha gw serius” ucap Hyori tertawa dan terdiam melihat Lara berekspresi marah dan tak bercanda
“hahaha mian, lebih baik Tanya yang lain juga digrup “ ucap Hyori melihatkan hp dengan Chatingan grup
“wahh lo benar juga” ucap Lara yang lantas memasang wajah cerah seraya memulai obrolan digrup
“haahhh selamat-selamat” batin Hyori seraya mengelus dadanya yang selamat dari amukan Lara dan kemudian ikut dalam grup chatingan membahas oleh-oleh nantinya yang akan dibawa Lara dari Indonesia
__ADS_1