
Yora pun menyalakan motornya dan kemudian menjalankan dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Karna merasa masih memiliki banyak waktu yora pun mampir kesebuah cafe dengan niatan ingin memakan dessert, setelah memesan makanan pun yora menunggu dengan santai, tanpa sengaja matanya melihat linda dan alan sedang bergandengan tangan masuk dari pintu, linda pun juga melihat keberadaan yora dan melambaikan tangan menghampiri yora.
"yora, lo dari mana" tanya linda kemudian duduk dikursi depen yora bersama alan
"habis ambil motor, kasian CBR gue sendirian dibengkel hehe" jawab yora sambil cengengesan
"lo sendiri dari mana sama tu kaki kuda" tanya yora
"tadi gue abis dari supermarket terus ketemu alan jadi gue ajak kesini" jawab linda sambil memegang bahu alan
"udah kaya orang pacaran aja nih, jangan² bener" sindir yora
"engga, kami cuman sahabatan aja ko, iya kan lan" senyum linda kepada alan
"hmm" jawab alan singkat sambil memakan pesanannya
Kringgggggg
"halo bagas, iya bentar gue abisin minuman terus otw" jawab yora kepada si penelpon
"eh lin gue duluan ya, ada urusan dulu"
"yaudah gue juga mau balik ni, btw tadi nama cowok kan yang lo sebut, pacar lo ya?" tanya linda
"bukan, tapi calon wkwk yaudah gue duluan ya"
__ADS_1
yora pun berdiri dan meninggalkan alan dan linda berdua.
beberapa saat yora sudah pergi dengan motornya kemudian disusul linda alan yang berjalan keluar dari cafe
"lin gue duluan ya, maaf gabisa anter, gue ada urusan" tanya alan
"iya ga papa tadi gue juga bawa mobil kesini, yaudah ati² ya lan" balas linda
"Heem"
Alan pun pergi menyalakan mesin motornya dan meninggalkan linda, setibanya ditempat balapan alan terkejut melihat yora yang ternyata sedang asik mengobrol bersama teman² cowok dan ceweknya.
"monyet" panggil alan
"E..eh kaki kuda, l..lo disini" jawab yora terbata bata kemudian dia berdiri dari motornya dan menarik alan menjauh untuk berbicara
"hooo jadi ini kerjaan lo, seru nih keknya kalo gue aduin ke mama lo" ancam alan
"HOOOOO jangan dong alan yang tamvan baik dan dermawan" sela yora sambil sedikit menahan muntah
"oke ga bakal gue aduin asal lo mau nurutin perintah gue selama gue jadi mentor lo" ucap alan
"apa.. Setan lo lan lagian gue makan ama jajan ga minta lo, napa lo ngurusin banget sama hidup gue" balas yora
"ettt lo disini juga jangan jangan lo mau balapan" tanya yora
__ADS_1
"eh...gue cuma" jawab alan panik
"WAAAHAHA lo ngaduin gue ya gue aduin balik lo" ancam yora
"ada apa nih ribut², mending kalian balapan aja, yang menang terserah kalian mau dibegimanain" sela bagas
"oke, gue sih setuju aja, karna gue pasti menang" balas yora ber semangat
"ga, gue gamau lawan cewe" ucap alan agar yora tidak balapan
"halah, kalo takut bilang" pancing yora
"ngapain gue takut sama monyet nakal kaya lo" ketus alan "oke gue terima"
Alan pun yang mulai terpancing kata² yora pun menghidupkan mesin motornya dan menjalankannya menuju garis start yang kemudian diiringi yora, tentu saja tidak hanya mereka berdua yang balapan, ada beberapa orang yang juga mengikuti balapan tersebut.
"oke, untuk balapan kali ini kita kedatangan 2 juara bertahan yaitu yora dan alan, dan juga ada sebuah hadiah berupa 20 juta untuk dimenangkan, dalam hitungan mundur, persiapan, tigaa... Duaaa... Satu...." teriak bagus menggunakan toa yang diiringi dengan para penonton
yora pun menggas motornya bersama beberapa orang yang lain termasuk alan, pertarungan yang sangat sengit antara mereka berdua, yora yang berjalan bersandingan dengan alan tidak mau kalah dan kemudian menambah kecepatan motornya, begitu juga alan. Setelah beberapa waktu sudah mulai terlihat garis finish alan pun mulai melajukan motornya hingga lebih sedikit maju dari alan dan akhirnya memenangkan balapan.
"lo menang alan,selamat ya, ni hadiah lo" ucap bagas yang merupakan teman alan juga
"gausah, duitnya bagi aja ama yg ikut balapan tadi" perintah alan
"Dan lo yora, pulang sekarang" perintah alan kepada yora yang merupakan orang yang kalah telak dari alan
__ADS_1