
Dika adalah laki-laki yang di kenalkan Dina untuk ku dia sepupu Faisal dan Dina. Kata Dina sih dulu dia pernah belajar di pesantren juga bareng Faisal. Sepertinya dia laki-laki yang baik juga seperti Faisal tapi aku belum bisa juga menerima nya sebenarnya tetapi ini permintaan Dina aku tidak enak jika menolak nya .
" Assalamualaikum indah, ini aku Dika sepupu nya Dina dan Faisal " sapa Dika .
" Waalaikumsalam oh iya Dika salam kenal" jawabku.
" Indah sedang apa ? Sedang sibuk ya sekarang" tanya Dika.
" Biasalah aku sedang mengerjakan tugas-tugas ku, lumayan sibuk si tapi ga apa-apa kok" jawab ku.
__ADS_1
Dika selalu mencairkan suasana dengan basa-basi nya yang selalu bertanya-tanya tetapi aku selalu menjawab dengan seadanya karena aku bingung harus jawab apa lagi dan aku juga bingung kalau harus bertanya , harus mengajukan pertanyaan apa .
" Indah ambil jurusan apa memang kayanya sibuk sekali " tanya Dika .
" Aku ambil jurusan kesehatan. Aku ambil jurusan kesehatan ini si disuruh oleh orang tua ku jadi mau tidak mau aku harus nurut aja ini kan demi masa depan ku " kata ku .
" Oh iya bagus dong kalau gitu, kalau aku si ambil jurusan ilmu agama karena, sayang kalau ilmu agama yang ku pelajari di pesantren tidak di kembangkan " ujar Dika .
" Iya aku bareng Faisal, dia orang nya pinter loh sebenarnya, sayangnya aja Faisal harus berhenti di tengah-tengah semester karena, keluarga Faisal udah tidak bisa lagi membiayai Faisal " jawab Dika.
__ADS_1
" Kenapa memang nya ?" Tanya ku dengan penasaran .
" Iya karena, Faisal kan sudah di tinggal ayah nya sejak kecil jadi hanya tinggal ibu nya saja yang mencari nafkah, sedangkan Faisal dan adik nya masih kecil saat itu ya jadi Faisal sejak berhenti dari pesantren dia membantu ibunya mencari nafkah untuk membiayai kebutuhan nya sehari-hari" cerita Dika.
Sedih rasanya hati ini ketika membaca cerita Dika tentang Faisal, masih ada anak yang rela meninggalkan pendidikan nya demi untuk membantu ibunya mencari nafkah untuk keluarga nya. Beruntung sekali aku ini masih bisa sekolah menggapai semua mimpiku.
Semakin hari aku dan Dika semakin dekat. Karena aku ngerasa nyaman ketika bercerita dengan Dika , sikap nya yang seperti Faisal saat menghadapi wanita dengan sabar dan menghargai itu yang buat aku nyaman dengan Dika tetapi aku belum bisa membuka hati ini sepenuhnya untuk Dika karena, di hati ini masih tersimpan rapih nama Faisal dan semua sikap manis Faisal.
Walau kadang Dika selalu menunjukkan perhatian nya kepadaku sama seperti Faisal tetapi semua itu berbeda . Dika selalu memberikan motivasi-motivasi tentang kehidupan dan selalu memberikan nasehat yang baik-baik kepada ku.
__ADS_1
Hari-hari berlalu sudah seminggu aku mengenal Dika tetapi masih saja perasaan ini tidak bisa melupakan Faisal begitu saja, aku juga hanya menganggap Dika sebagai teman biasa aja teman curhat, teman bertukar pikiran juga karena sikap Dika itu sangat dewasa sekali menurut ku.