
Lonceng berbunyi waktu untuk pulang seluruh murid akhrinya tiba, semua murid A1 keluar dari kelas untuk pulang ke rumah masing masing, namun tiba tiba bu miyuki menutup pintu kelas yang membuat semua murid bingung dan tidak bisa keluar dari kelas itu.
" apa maksudnya ini bu miyu? kami ingin pulang " ucap salah satu murid di kelas A1.
" tidak secepat itu anak anak, ibu baru dapat kabar dari pihak sekolah bahwa besok kalian akan mengadakan tour ke tempat bersejarah demi mendapatkan studi lanjutan " kata bu miyuki yang langsung membuat semua murid kaget.
" hah? tour? maksud mu jalan jalan? " kata ronald senang. di ikuti dengan teriakan senang murid lain.
" yap benar, tapi besok bukan aku yang akan membimbing kalian melainkan kepala sekolah langsung yang akan turun tangan " ucap bu miyuki yang langsung membuat semua murid diam.
" kenapa? apa kalian benci dengan ibuku? " ucap rushia sedikit marah, sementara rey mencoba menenangkan nya.
sementara di kantor kepala sekolah bella sedang panik karena besok dia yang akan menjadi pembimbing untuk kelas A1.
" apa yang harus ku lakukan sekarang? aku tidak bisa menolak ini tapi aku juga tidak ingin bertemu dengan monster itu!! apa yang harus ku lakukan sekarang?!! aku tidak melempar tanggung jawabku ke miyuki jika bisa pun mustahil karena untuk tour besok hanya khusus untuk para murid vampir aku harus bagaimana sekarang!! " ucap bu bella sambil berjalan berputar putar di dekat meja kerjanya.
sementara itu di kelas von yang sedang melamun sambil memperhatikan ke arah jendela tiba tiba mendengar suara hiro " hei von, bagaimana pendapatmu? kita akan tour besok haha " ucap hiro dengan gembira.
" tidak terlalu, aku lebih suka bersantai dari pada banyak bergerak. semoga saja tour besok tidak terlalu membebani ku " ucap von sambil mengalihkan pandangan nya kembali ke arah jendela.
di saat itu juga lauren masih saja bimbang sambil sedikit melihat ke arah von dengan rasa takut, di sisi lain juga rushia yang saat itu memperhatikan lauren masih saja merasa ada yang tidak beres dengan hal ini.
rey yang saat itu melihat rushia sedang memperhatikan lauren bertanya " rushia kenapa kau terus memandang lauren? " tanya rey.
" kenapa lauren selalu memandang von? apa yang dia pikirkan? " tanya rushia yang tidak sadar bahwa kata katanya di dengar jelas oleh rey. " mungkin saja dia menyukai von " jawab rey yang sontak membuat rushia memandanginya.
" dia menyukai von? rey apa kau lupa? dia vampir. " jawab rushia yang langsung membuat rey terkejut " kau benar, ia mungkin saja bukan menyukai von melainkan ingin mengisap darahnya. kita tidak boleh lengah kita sudah berjanji pada von untuk melindungi nya kemarin " jawab rey yang langsung membuat rushia menghela napas.
" kenapa tunangan ku ini begitu polos, dia bukan ingin mengisap darah von melainkan takut padanya " ucap rushia dari dalam hatinya.
" baik anak anak, untuk sekarang kalian boleh pulang, jangan pergi ke mana mana dan langsung pulang ya.. " kata bu miyuki dan langsung membuka kan pintu kelas lalu di lanjutkan dengan bubarnya semua murid di kelas A1.
" lauren, dia lumayan kuat. aku tidak bisa membiarkan nya menangkap von aku harus berbuat sesuatu besok " ucap rey dari dalam hatinya yang sebenarnya terlihat jelas bahwa ia hanya vampir polos yang tidak bisa membaca situasi.
setelah semua murid bubar von berjalan ke luar dari kelas dengan di ikuti lia di belakangnya. karena penasaran dengan von lia memberanikan diri untuk bertanya " von, apa kau pulang sendiri? " tanya lia sedikit malu malu.
von yang mendengar lia langsung menoleh lalu berjalan di samping lia " ya begitulah, bagaimana denganmu? " ucap von ke lia.
" aku biasanya pulang dengan fly tapi hari ini ia ingin pergi ke suatu tempat dengan hiro jadi aku harus pulang sendiri hari ini " jawab lia dengan nada malu malunya.
__ADS_1
" ohh begitu " respon von yang sangat dingin namun lia berfikir bahwa walaupun von orang yang dingin von tetap merespon omongan vampir seperti dirinya.
saat berjalan ke arah gerbang sekolah lia bertanya kembali dengan von " dimana tempat tinggal mu von? " tanya lia. von yang saat itu berjalan di sampingnya menjawab " tidak jauh dari sini, bahkan aku tidak perlu naik kendaraan umun agar dapat kesekolah aku hanya berjalan kaki " ucap von dengan santainya.
setelah itu mereka tidak bicara beberapa saat lalu saat sampai di depan gerbang sekolah von dan lia berpisah karena arah rumah mereka berbeda " sampai jumpa besok von " kata lia yang langsung berlari meninggalkan von.
" dia gadis yang baik, sepertinya dia berbeda dari kebanyakan vampir di sekolah ini. aku jadi penasaran kenapa dia di panggil vampir cacat " ucap von dari dalam hatinya.
waktu akan di lanjutkan keesokan harinya ketika von sudah selesai bersiap siap ia berangkat untuk pergi ke tempat berkumpulnya semua murid kelas A1 yang akan melakukan tour sekolah.
karena ini tour sekolah jadi von saat ini hanya menggunakan pakaian formal saja, setelah berjalan dari rumah ke lokasi tujuan selama beberapa menit ia sampai di tempat pemberhentian bis dimana sudah hampir seluruh murid kelas A1 ada di sana.
tentu saja termasuk bu bella yang akhirnya memutuskan untuk tetap menjadi pembimbing mereka selama tour bukan karena ia sudah berani tapi karena ia di paksa oleh atasan/para tetua vampir lain.
saat berjalan dari kejauhan von dapat mendengar beberapa murid bicara dengan bu bella " bu bella kau bilang tour ini khusus untuk vampir kan? kenapa von yang seorang manusia di perbolehkan ikut dalam tour ini? " kata salah satu murid.
" ya ya itu benar. sejak awal aku juga bingung dia manusia kenapa bisa masuk ke kelas kita? " tanya seorang murid yang satunya lagi.
" kalian benar, dia memang manusia tapi dia sudah tau kalau kita semua vampir " ucap bu bella yang seketika membuat semua orang kaget.
" apa jadi selama ini dia sudah tau?! " tanya salah satu murid. setelah salah satu murid bicara seperti itu rey secara sontak langsung menjawab " ya dia sudah tau, dan aku harap kalian tidak macam macam dengan nya karena aku sudah berjanji untuk melindunginya " kata rey dengan spontan membuat semua orang kaget.
" achh.. calon rey!!!! anak itu bodoh sekali, rushia kenapa kau tidak mengawasinya!! " ucap bu bella dari dalam hati yang juga membuat rushia panik takut ibunya akan marah setelah mendengar ini.
" kenapa? itu benar. aku sudah tau kalian semua vampir ada yang salah dengan itu? " jawab von yang membuat semua orang makin terkejut.
setelah itu rey dengan polosnya mendekati von lalu membawanya sedikit menjauh untuk berbicara berdua " von, aku sudah memberi peringatan pada semua murid, kalau kau dalam masalah kau bisa beri tau aku, aku juga sedikit curiga dengan lauren dia sejak kemarin terus memperhatikan mu jika kau mulai merasa terancam oleh nya kau bisa langsung beri tahu aku oke? " ucap rey ke von.
bu bella yang dari kejauhan memperhatikan rey dan von mulai berfikir " dasar calon menantu bodoh!! aku harus berbuat sesuatu pada rey agar tidak membuat von marah " ucap bu bella dari dalam hatinya.
sementara lauren yang melihat von dan rey berbicara lalu menatap dirinya membuatnya makin ketakutan " a-apa yang di katakan rey pada von?! apa itu tentangku? apa dia mengatakan pada von kalau aku sering memperhatikan von beberapa hari ini?! ini gawat, aku bisa mati!! aku harus lakukan sesuatu secepatnya!! " ucap lauren sudah mulai panik bercampur keringat mengingat ia sudah merasakan tekanan dari aura von.
di sisi lain ronald yang saat itu melihat rey sedikit merasa curiga " apa yang di lakukan rey? apa dia sudah tau tentang kekuatan von dan mencoba untuk menjadi rekannya? itu tidak mungkin!! bahkan dengan kekuatan yang rey miliki ia tidak akan bisa setara dengan von. mungkin saja dia hanya mencari perhatian von agar dapat kepercayaan dari nya " ucap ronald dari dalam hati.
setelah mengatakan hal itu rey mengajak von untuk kembali ke kelompok lagi, " ba-baik karena semua sudah berkumpul ayo kita berangkat meggunakan bis yang sudah di sediakan untuk kesal A1 ini " ucap bu bella sambil menunjuk sebuah bis mewah yang khusus di sediakan untuk kelas A1.
mereka akhirnya masuk ke dalam bis dan berangkat menuju ke lokasi tour pertama. di dalam bis von sedikit melirik ke arah teman temannya. lia yang melihatnya langsung melambaikan tangan.
" ini sudah pasti!! orang yang bersimpati pada von sudah pasti ingin merebut kepercayaannya, aku harus melakukan sesuatu agar von lebih percaya padaku dari pada mereka " ucap ronald dari dalam hatinya.
__ADS_1
" aku mati!! aku harus bagaimana!! aku mati!! aku harus bagaimana!! aku mati!! aku harus bagaimana!! aku mati!! aku harus bagaimana!! " ucap lauren menunduk ketakuan tidak berani melirik ke arah von lagi.
rey yang melihat lauren tidak melirik von lagi dan hanya menunduk mulai merasa lega " sepertinya ia sudah menyerah, gertakan ku berhasil membuatnya takut. aku tidak boleh gegabah anda banyak vampir lain di bis ini yang mungkin saja bisa melakukan sesuatu pada von " ucap rey dari dalam hatinya.
" apa yang harus ku lakukan sekarang?! jika von marah karena rey mempermainkan nya sudah jelas kami akan tamat, bukan hanya satu yang mengincarku tapi akan ada dua monster!! aku harus berfikir!! apa yang harus ku lakukan agar hal itu tidak terjadi!! " ucap bu bella yang sedari tadi ketakutan tidak dapat melihat murid muridnya.
tak lama setelah keheningan di bis hiro bertanya pada von " von, ceritakan sesuatu yang menarik, aku sedang bosan saat ini " ucap hiro yang bisa di dengar semua murid di bis.
" cerita apa? aku tidak punya cerita apa pun yang bisa ku ceritakan padamu " jawab von dengan santai dan sedikit cuek. " ayolah, bagaimana jika ceritakan soal kota lamamu... kau kan baru pindah ke sini beberapa bulan lalu " ucap hiro yang langsung membuat beberapa orang penasaran.
" bisa di bilang tidak ada apapun di kota lamaku, dari pada kota tempat lamaku lebih di sebut neraka mungkin, karena orang orang di sana terlihat sangat suram di mataku " jawab von dengan jujur.
setelah mendengar cerita singkat von membuat beberapa vampir yang takut padanya menjadi semakin takut.
" neraka? apa yang dia maksud apa dia sedang mencoba mendominasi di bis ini?!! tenang lauren!! kau harus tenang!! terus berfikir apa yang harus kau lakukan agar ia tidak marah padamu!! " ucap lauren dari dalam hatinya semakin menunduk.
" ne-ne-neraka sungguhan? aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika aku ada di sana!! " ucap bu bella dengan pura pura tidak mendengarkan.
" mengerikan, jadi saat ini von sedang berusaha mendominasi? aku harus tetap kuat dengan dominasi ini demi mendapat kepercayaan darinya " ucap ronald dari dalam hatinya.
" neraka? apa maksudnya? aku harus mengingat ini, ini mungkin saja bisa jadi petunjuk bagiku agar bisa mencari tau dari mana asal von " ucap rushia dari dalam hatinya.
" kasihan von, ia pasti dulunya juga pernah di jahili oleh vampir lain yang membuatnya despresi dan dapat bangkit lagi, namun kali ini von tidak beruntung karena mendapat sekolah yang lagi lagi berisi vampir. tenang saja von selama ada aku mereka tidak akan berani menganggumu " ucap rey dari dalam hati sambil melihat ke arah von.
" uwahh malang sekali, aku merasa kasihan padamu. hahaha tenang saja selama ada aku kau tidak akan merasakan neraka " ucap hero dengan keras membuat semua vampir yang takut mendadak melihat ke arahnya.
" ya, terserah padamu " jawab von dengan santainya. sementara itu lia dari tadi terus menatap ke arah von sambil tersenyum namun saat von menatap balik ia langsung mengalihkan pandangan nya.
melihat tingkah lia fly mendekatkan bibirnya ke telinga " apa kau menyukai von? " ucap fly berbisik ke telinga lia membuat liat kaget " ti-ti_tidak benar, aku-- aku hanya ingin lebih mengenalnya saja " jawab lia sambil menunduk malu.
" sekarang giliran ku bertanya hiro, apa yang paling di takuti vampir? " tanya von kepada hiro yang langsung membuat mata semua orang tertuju pada mereka berdua.
" i-itu aku juga kurang yakin-- " jawab hiro sedikit ragu.
" bagaimana dengan mu? kau sendiri vampir kan? apa yang paling kau takuti? " tanya hiro lagi dengan nada datar.
" aku, setidaknya aku takut dengan seseorang, bagaimana dengan mu? apa yang paling kau takutkan? " jawab hiro sambil bertanya kembali.
" aku? hm... mungkin vampir " jawab von yang langsung membuat hiro tertawa sementara bu bella semakin gemetar dari tempat duduknya.
__ADS_1
" haha kan aku sudah bilang kami tidak akan melukaimu, atau mungkin kau takut kalau kami terluka karenamu? haha " jawab hiro yang membuat pandangan rushia, lauren, ronald, bella, dan rey mengarah ke arahnya.