Aku Harus Menjadi Abadi

Aku Harus Menjadi Abadi
Bab 4: Fiery Flame Serpent


__ADS_3

Hari telah menjadi pagi, Xian Ji kemudian bangun.


"Hmm... Apakah sudah pagi...? Hoam~" gumamnya sambil menguap dan mengucek matanya. Xian Ji kemudian memberishkan mukanya dengan energi spiritual miliknya, mukanya kemudian kembali menjadi lebih cerah dan dia merasa tidak mengantuk lagi.


Dia kemudian keluar dari ruangannya dan pergi keluar dari tempatnya. Berpikir bahwa bangun dari tidur dan tubuh tidak menjadi lemas, itu benar-benar hal yang nyaman. Xian Ji kemudian menghirup udara segar. Tidak lama setelah itu, dia melihat beberapa murid pelantaran luar berlari menuju ke arahnya. Mereka berlari seperti sedang dikejar oleh sesuatu, Xian Ji yang melihatnya kemudian memperhatikan murid-murid itu.


"Hmm... Ada apa dengan mereka? Apa mereka dikejar oleh sesuatu? Dan kenapa mereka berlari ke arah yang menuju ke tempatku?" dia bergumam.


'Untuk sekarang, aku akan mencoba untuk berpura-pura kuat,hehe...' pikir Xian Ji sambil tertawa kecil.


Mereka kemudian menjadi lebih cepat. Xian Ji yang melihatnya hanya berdiri tegak sambil memperhatikan mereka(para murid pelantaran luar yang berlari).


Waktu berlalu, akhirnya mereka bertemu dengan Xian Ji.


"Kami memberi hormat pada anda! Ketua!" ucap mereka dengan nada yang tinggi.


'Apa, ketua?' pikir Xian Ji sambil merasa heran dengan apa yang dilihatnya.


"Tunggu, apa maksud kalian?" tanya Xian Ji.


"Anda telah mengalahkan ketua kami sebelumnya, jadi anda telah resmi menjadi ketua dari para murid pelantaran luar!" dia menjawab dengan sangat bangga.


"Apa...?" dia terkejut.


Kemudian dia menjelaskan semuanya tentang sistem yang berada di sekte White Cloud. Xian Ji yang mendengar penjelasan itu terkejut karena sistem yang berada di sekte White Cloud benar-benar berbeda. Di sekte White Cloud, ada 3 Grup yang mendukung sekte, yaitu:


1.Grup Inti


Sebuah grup dimana murid inti akan berkumpul untuk membuat rencana untuk menjaga sekte. Biasanya ketua dari grup inti akan menugaskan anggotanya untuk pergi ke sekte lain dan menyuruh mereka untuk menjadi murid di sekte yang mereka inginkan. Dan menyuruh mereka untuk mempelajari beberapa teknik yang berguna, setelah itu menyuruh mereka untuk memalsukan kematiannya saat menjalankan misi dan kembali pulang ke sekte White Cloud.

__ADS_1


2.Grup Dalam


Sebuah grup yang diisi oleh murid pelantaran dalam, grup ini di ketuai oleh salah satu dari anggota grup inti. Biasanya ketua dari grup ini akan menugaskan mereka untuk keluar dari sekte secara diam-diam, untuk mengumpulkan rempah-rempah di luar sekte.


3.Grup Luar


Sebuah grup yang diisi oleh murid pelantaran luar, di grup ini, sering terjadi penggantian ketua grup, jika ketua yang sebelumnya kalah dari orang yang mengalahkannya, maka akan di gantikan dengan ketua baru, dan ketua baru itu merupakan orang yang mengalahkan ketua sebelumnya. Grup luar juga bisa di sebut sebagai grup yang bebas, karena mereka tidak di tugaskan oleh murid pelantaran luar maupun inti. Di grup luar, mereka mempunyai 3 prinsip, yaitu:


1.Orang yang menjadi ketua kami harus bisa menjaga perilaku, jika tidak, kami sebagai anggota akan mengepung atau membunuh ketua kami sendiri.


2.Orang yang mengalahkan ketua kami akan menjadi ketua yang baru.


3.Ketua harus menjaga semua anggotanya, jika melanggar maka ketua akan dibunuh oleh anggotanya sendiri.


Itulah yang membuat grup luar menjadi tak berkembang. Dan kali ini, Xian Ji harus menjadi ketua yang becus dan tidak mudah di kalahkan.


"Apakah itu sudah cukup, ketua?" katanya sambil membungkuk.


"Itu sudah cukup, ngomong-ngomong, siapa namamu?" tanya Xian Ji.


"Nama saya adalah Zhang Du" dia menjawab dengan sopan.


"Baiklah, Zhang Du... Mulai dari sekarang... Aku, Xian Ji, akan menjaga kalian sebiasaku, jika ada anggota yang mati karena kelalaian ku, bunuhlah aku" kata Xian Ji sambil mengulurkan tangannya.


Semua anggota pelantaran luar yang mendengar Xian Ji kemudian kaget, karena selama bertahun-tahun tidak ada ketua yang pernah berani mengatakan hal seperti itu.


"...Ketua, apa anda bisa bersumpah?" tanya Zhang Du.


"Aku berani bersumpah, namun aku tidak menginginkannya. Karena aku belum tentu bisa menjaga kalian, dan... Aku tidak akan menarik kata-kataku yang tadi ku ucapkan, jadi bersemangatlah" kata Xian Ji sambil tersenyum gembira.

__ADS_1


"Kalau begitu, kalian kembalilah, fokus pada kultivasi kalian, dan jangan pedulikan aku, aku juga akan berkultivasi demi kalian, demi keabadian juga. Jadi pergilah" kata Xian Ji.


"...Ya, kalau begitu, kami akan pergi dulu, sampai jumpa, ketua!" kata Zhang Du sambil membungkuk. Zhang Du serta anggota lainnya menunjukkan rasa hormatnya, mereka kemudian pergi dengan berjalan santai.


"Kalau begitu, aku juga harus berkultivasi, aku harus meningkatkan ranahku secepat mungkin, jika aku bisa mencapai Qi Condensation tingkat ke-5, aku akan bisa naik ke pelantaran dalam" gumam Xian Ji.


Xian Ji kemudian berbalik dan masuk ke dalam tempatnya, dia kemudian melihat buku teknik yang ke-2, dia lalu membacanya dan mencoba untuk memahami isinya.


'Membentuk sebuah ular api dengan qi...? Apakah itu mungkin...? ...Tidak, itu benar-benar mungkin! Aku harus mencobanya! Aku harus mencoba untuk berlatih teknik ini!' pikir Xian Ji.


Teknik yang dia baca bernama "Fiery Flame Serpent", sebuah teknik untuk menyerang, dan merupakan teknik tingkat rendah. Teknik ini adalah teknik yang umum, yang digunakan oleh murid pelantaran luar maupun dalam.


Xian Ji kali ini mencoba untuk mempelajarinya, walaupun sangat sulit, tapi dia masih tetap ingin mencobanya. Xian Ji kemudian memfokuskan aliran energi spiritualnya di telapak tangannya. Itu benar-benar sulit untuk bisa mengalirkan energi spiritualnya ke telapak tangannya.


Berjam-jam terlewati, dan dia masiu belum bisa mengeluarkan ular api itu di telapak tangannya. Tampak kehampaan di wajahnya.


'Kenapa aku tidak bisa melakukannya...? Apakah aku tidak berbakat?' pikir Xian Ji sambil mengerutkan keningnya. Xian Ji kemudian menggelengkan kepalanya, dia lalu kembali membaca buku teknik itu.


3 Hari terlewati, dan ada sedikit kemajuan dalam latihannya. Walaupun hanya ada sedikit kemajuan, namun tampak kegembiraan di wajah Xian Ji.


'Fyuuh... Aku bisa merasakannya secara samar-samar! Jika aku terus berlatih seperti ini dan membaca buku teknik itu berulang kali, aku yakin, aku pasti bisa mempelajari teknik ini!' pikir Xian Ji sambil menghela nafas. Xian Ji kemudian lanjut membaca buku teknik itu.


4 Hari terlewati, dan ada kemajuan pesat dalam latihannya. Kemajuan pesat itu membuatnya benar-benar senang, saking senangnya dia bahkan sampai tidak berhenti tertawa dan menangis.


Wuush!!...


"Ahahahaha... Akhirnya... Setelah 1 Minggu aku berlatih tanpa henti, tanpa tidur maupun makan, Akhirnya aku bisa memunculkan ular api ini!! Ahahahaha... Hiks..." kata Xian Ji sambil tertawa dan menangis rintih.


Itu benar-benar hal yang membahagiakan, dia saat ini tak sadar bahwa teknik itu akan membantunya menuju puncak.

__ADS_1


__ADS_2