
" Teng tong" bunyi suara jam yang telah menunjukkan pukul 12.00 siang, waktunya untuk seluruh karyawan perusahaan beristirahat, terlihat disebuah ruangan bertuliskan "Ruang sekretaris" Seorang gadis muda yang bernama jennie sedang merapikan meja kerjanya untuk bersiap2 pergi keluar untuk mengisi perutnya yang sedari tadi sudah keroncongan.
Tampaknya hampir seluruh ruangan diperusahaan besar itu sudah lumayan sepi, hanya tersisa beberapa karyawan saja yang sedang menyantap hidangan yang mereka bawa sebagai bekal makan siang dari rumah, setelah selesai merapikan berkas-berkas dimeja kerjanya dengan segera jennie meninggalkan ruangan tersebut.
"Akhirnya selesai juga kerjaanku" Jennie bergumam dalam hati.
Jennie mengemudikan mobilnya pergi ke arah sebuah cafe yang letaknya tidak jauh dari tempat perusahaan dimana ia bekerja, sesampainya dicafe jennie memesan beberapa menu makanan untuk mengisi perutnya yang sedari tadi sudah berbunyi.
Sembari menunggu hidangannya datang, jennie sibuk dengan handphone nya, membalas pesan singkat dari teman-teman kantornya yang berisi permintaan maaf karena tidak bisa menunggu jennie untuk makan siang bersama, disela-sela pandangannya ke layar handphone entah mengapa jennie merasa seperti ada yang memperhatikannya, dan benar saja tepat disamping meja dimana jennie duduk, ada 4 orang pria muda yang sedang nongkrong sembari menghisap vape, diantara 4 pria tersebut ada satu pria berhidung mancung yang sedari tadi memperhatikan jennie, dengan ketus jennie bertanya..
"Ada apa ya mas? kenapa melihat ke arah saya dari tadi?"
Semua pria itupun menoleh ke arah jennie tak terkecuali pria berhidung mancung itu..
__ADS_1
"Eehh kamu jennie ya?" Tanya salah satu pria yang duduk disebelah pria berhidung mancung tersebut.
"Masih ingat gak sama aku, Kita satu SMA dulu cuma beda jurusan.. hehee.."
"Ooh iya aku ingat kamu vino kan, ya ampun udah lama banget ya gak ketemu, lagi sibuk apa sekarang?"
"Aku sibuk ngurus bengkel jenn, buka usaha sendiri, kecil-kecilan.. hehee.. kamu kerja dimana jenn? kulihat seragammu kaya orang kantoran nih keren banget.."
"Iyaa aku kerja jadi sekretaris disalah satu perusahaan vin.. Oh iya yg disebelah kamu itu kenapa sih, dari tadi ngeliatin aku terus, itu temen kamu?"
Vino mengenalkan Jennie dengan teman-temannya tak tekecuali dengan pria berhidung mancung tersebut.
Sambil mengulurkan tangannya jennie menyebutkan namanya "Jennie"
__ADS_1
Dan pria berhidung mancung tersebut menyambut uluran tangan jennie dan menyebutkan namanya "Richo"
Di saat yang bersamaan pelayan datang mengantarkan hidangan jennie, jennie melepaskan tangannya dari genggaman richo dan langsung menyantap makanannya.
Selesai menghabisi makanannya jennie pamit kepada vino dan teman-temannya untuk kembali ke kantor.
"Vin, aku pergi duluan ya, mau balik ke kantor lagi nih soalnya masih ada yang harus dikerjain"
"Yaahh.. belum juga sempat ngobrol2 panjang lebar jenn.. kalo gitu aku minta nomor hapemu boleh ya, silaturahmi biar ga putus jenn.. hehee.."
"Boleh vin, ini kartu namaku ada tertera nomor hapeku dibawahnya" balas jennie sambil memberikan kartu nama yang diambilnya dari tas.
"Okee deh jenn, hati-hati ya jenn dijalan.."
__ADS_1
"Okee deh.. bye-bye" balas jennie sembari melangkah pergi ke arah pintu cafe sambil melambai-lambaikan tangannya.