
Hari itu, Diah pergi ke sekolah menggunakan jaket buru muda kesayangannya. Dia sangat bersemangat karena dia kangen dengan Rizal.
"Kok?!?!" Diah proses ea.
Diem ae lu tong..
Dia sangat bersemangat karena dia rindu para sahabatnya.
"Ea sip." Ibu jari Diah nongol.
Ketika mobil Diah memasuki pagar sekolah, seketika para penggemar (fans) nya Diah pada Treak kesurupan.
"Tu bass.. yang lu kangenin dateng!" kata Dimas
"Hayyo sp tuhh...?" Diman menolehkan kepalanya Bastian ke arah datangnya Diah.
Kretekk..
"Duh mau patah ni leher gw!" Bastian ngejitak palanya Dimas.
"Apasih sapa yg dateng!" kepala Bastian celingukan.
"Eh anak cebol.. hehe..." Bastian tersenyum licik.
"Ngapain lu senyam senyum kek kesambet setan ae tong.. Wah wah mau ngeulah lu ya!" sahut Dimas.
"Loh ilang.. " Dimas kaget Bastian udah ga ada di sebelahnya..
"Halo tuan putri...." sapa Bastian.
"Iya rakyat jelata...." balas Diah cengengesan..
Kayak ketusuk panah nih gw.. Kehina oyyy!
"Kejemnya.. hiks hiks" kata Bastian.
"Utututu naqqq..." kata Diah sambil mengelus pundak Bastian.
"Ini aunty kasih permen..." kata Diah gurau.
"Idih gw bukan anak kecil kalee" kata Bastian.
"Wei kalo mesra mesraan jangan disini oy yang belakang tuh ngeghibahin lo pada.." kata Seruni sambil melirik ke arah Maudy yang berbisik pada temannya.
"Napa liat liat!" kata Maudy.
"Napa! Mata mata gw kok lu yg sewot.!" balas Seruni.
"Asyiap... debat!" teriak Nia. Dua mata yang tajam bagaikan laser yang bisa memotong siapapun yang dilihatnya.. Itu matanya yang debat tadi..
__ADS_1
"Ampun om.. bercanda hehe..." kata Nia cengengesan.
"Dah lah pagi pagi ga baik bertengkar.." kata Diah.
Ting tung tung tung... Pemberitahuan kepada seluruh peserta didik agar bersiap ke lapangan karena upacara hari Senin akan segera dilaksanakan Sekian terimakasih.. Ting tung tung tung...
"Eh ges klean bawa topi gak?" kata Anggun
"Loh enggakk.. aaaaaaaaaaaaa!" teriak Seruni panik.
"haha ksian.. Loh gw juga ga bawa topi vangsad.. Gimana iniii!" kata Diah kemudian..
"Pinjem anak PMR kan bisa.." kata Nia.
"Woi ya gak bisa lah enak aja lu!" kata Rizal yang tiba tiba berada di belakang Diah..
"Gabawa... hiks hiks... aaaaaaaa" teriak Diah..
"Diem lu telinga gw sakit nih!" kata Rizal.
"BODO AMAT.. G A P E D U L I..!" teriak Diah di kuping Rizal..
"Dih.." kata Rizal berangsur pergi.
"Dah lah ayok ke lapangan" ujar Nia santuy.
Dilapangan sudah berkumpul beberapa kelas yakni kelas 11 i dan 12 B kelasnya Titan 2 meter..
"Dih.. senang di atas penderitaan orang lain.." kata Diah..
"Lah bodo amat author selalu benar!"
"Bajing!" kata Diah.
Sekip di kelas.....
"Cih enak ya abis di omelin Bu Nija..!" sahut Maudy.
"Bodo amat lah ya.. Apa urusannya ama loh!" kata Diah sewot.
Teeett teretetetet tetet tetetet tetet. Jam istirahat dimulai. tetetetetettetette...
" Bu Nija banyak bacod kali yah sampe istirahat gini.. hahhahaha.." sahut Seruni.
HATCHUU..
" Siapa nih yang ngomongin saya dibelakang.." kata Bu Nija..
"Hantu kali bu.." gurau Bu Iza..
__ADS_1
"Haha iya sepertinya.." sahut Bu Nija.
Sementara itu, Diah and friends.. Pergi ke kantin.
"Bik.. Bakso satu, Sate satu, Mie ayam satu, Teh 4" kata Nia mewakili teman temannya.
"Asiap santuy.." kata Bi Mina.
"Belajar bahasa gaul dari mana bi.. hahaha" sahut Anggun yang dari tadi diam berimajinasi dengan novel miliknya.
"Dari eneng hahaha.." sahut Bi Mina.
Kayaknya aink ntar jarang upload hehe..
Tugas numpuk segunung..
Bodo amat yha..
Reviewnya lama loh gess....
awokakakak
Oh ya ini visualnya Dimas dan Bastian.
kemarin ga keikutan pas upnya hehehehehehhehehehe.
Garing..
Yang ini Dimas
gans ya ges ucul imut:v
Ini Bastian yang cantek.
Ralat* yang gansss
makin cuyung deh ama Abang bastian hehe...
Sekian dari aku ya gais
Dont Forget like , coment , ikuti akuny
Share kalo mau ehehehehheheheheh..
#Salam dari author yang Cantik Baik dan Tydak Sombong dan Imut comel dan Tukang ngehalu..
__ADS_1
❤
😍