
Arya Wijaya Kusuma
Aku berumur 25. Aku sudah mempunyai Istri, dia selalu sibuk dengan urusan nya sendiri tanpa memikirkan ku. Aku menikahi Istri temanku ya walau terpaksa, tapi ini adalah permintaan terakhir Teman terbaik ku. Aku berpikir setelah menikahi nya dia akan berusaha mencintai ku & aku pun akan berusaha mencintai nya. Namun aku tak sengaja memergokinya di kamar Hotel bersama laki" yg mungkin seumuran dengan nya. Karena penasaran aku pun mengikuti mereka sampai pintu kamar Hotel yg mereka masuki. Walau pun tidak ada cinta yg tumbuh di hatiku namun bagaimana pun dia adalah istri sah ku, seharusnya ia meminta izin terlebih dahulu padaku. Aku hanya menguping mereka dari luar walau ku tau pintu itu tidak terkunci. Tak lama ku dengar seseorang mendesah panjang di dalam kamar tersebut. Aku pun langsung membuka pintu tersebut, aku kaget dengan apa yg kulihat, mereka sedang melakukan sesuatu yg sepatutnya mereka tidak melakukan nya. dengan tenang aku pun bertepuk tangan, mereka yg sedang melakukan hubungan **** itu pun kaget.
•oh ku kira apa yg selalu kau lakukan, ternyata kau bersenang - senang dengan laki - laki di hotel. hahaha kau sungguh menjijikan jalang• Ucap Ku
•M Mas ini tidak seperti yg kau lihat Mas• Ucap Wanita tersebut
•Cih menjijikan sekali, oh ya siang nanti kau tanda tangani lah surat perceraian kita. Dan maaf menggangu kalian yg sedang bermain• Ucap Ku dengan santainya sambil pergi meninggalkan mereka
Aku pun melanjutkan kembali perjalanan ku untuk pulang ke rumah, tak butuh waktu lama aku pun sampai di rumah, karena memang hotel tersebut dekat dengan rumah ku.
Skip Rumah
•Bi Lastri• Ucap Ku
•iya tuan ada apa?• yg langsung menghampiri majikannya
__ADS_1
•Bi dimana Melinda• Tanya Ku
"ya dia adalah Melinda Fernando anak tiri ku, dia baru berusia 11 tahun"
•Non Melinda ada di kamarnya Tuan• Jawab Bi Lastri
"aku pun langsung naik ke atas untuk menemui anak tiri ku"
Dor
Dor
Dor
•ada apa Ayah memanggil Ku?• Tanya Melinda
•Ayah ingin bertanya pada mu!• Ucap Ku
__ADS_1
•Ayah ingin menanyakan apa?• Tanya Melinda yg sangat heran dengan sikap Ayah Tirinya itu
•Ayah & Ibu mu akan bercerai kau akan ikut dengan Ibu mu itu, karena Ayah tidak mempunyai hubungan darah dengan mu. Ayah akan mengantarmu ke pada Ibumu• Ucap Ku dengan suara yg sangat dingin
•Hiks hiks hiks ke kenapa Ayah akan menceraikan Ibu Hiks, apa salah Ibu pada Ayah, dan kenapa Ayah menyebut ku tidak mempunyai hubungan darah dengan Ayah. Aku kan anak Ayah Hiks• Ucap Melinda
•dengarkan Ayah. Kau bukan anak Ayah, Kau adalah anak teman Ayah. Aku terpaksa Menikahi Ibu mu, karena permintaan terakhir Ayah mu• Ucap Ku
•ta tapi kenapa Ayah menceraikan Ibu? Hiks• Tanya Melinda
•suatu saat kamu akan tau. maaf Ayah tak bisa menjadikan Melinda anak ayah. Tapi suatu saat Ayah akan mengambil mu dari Ibu mu• Ucap Ku
•tapi Ayah, Melinda ingin selalu bersama Ayah• Ucap Melinda
•Melinda, Kesayangannya Ayah. Ayah tidak bisa mengambil mu sekarang dari Ibu mu. Karena Ibu mu sangat membutuhkan mu, walau memang kelakuan nya tidak bisa aku maafkan. Maafkan Ayah ya Sayang• Ucap Ku
Maaf nih bila tidak seru, soalnya baru belajar.
__ADS_1
Semoga Suka