
Part 43
Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh, JANGAN LUPA LIKE, KOMEN AND VOTE CERITA AUTHOR. Dan Terima kasih atas Like, Komen and Vote nya.
Lisa pun tertidur, iya tidak mengikuti pembelajaran pagi, iya terbangun tepat pukul 11 : 00.
•uhh, aku tidak mengikuti pelajaran huh, gimana dengan nasib ku ini, apa kah aku harus menerima nya. Ya Allah mengapa ini terjadi pada ku hiks hiks hiks, Ya Allah maaf kan hamba yang belum bisa menerima takdir yang telah engkau berikan kepada hamba• Ucap Lisa sambil terus memikirkan kejadian tadi
Tok
Tok
Tok
• Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh• Ucap Anisa
•Lis, kamu sudah bangun yah, ayo kita siap - siap untuk melaksanakan sholat Dhuhur, emm setelah sholat dhuhur kamu di suruh Umi untuk ke rumah Umi untuk melangsungkan pernikahan• Ucap Anisa
•Anisa, apa kah aku harus menikah dengan dia hiks hiks• Ucap Lisa
__ADS_1
•Maaf ya Lis, gara - gara aku meninggalkan Kamu sama Abang, kamu jadi harus menikah dengan Abang• Ucap Anisa dengan wajah sedih melihat Lisa yang selalu ceria kini selalu menangis karena diri nya yang meninggal kan Lisa dengan Alwi
•ini bukan salah kamu Nis• Ucap Lisa
•Aku harus berusaha tegar• Ucap Lisa dalam hati
•Udah ayo kita bersiap - siap sebentar lagi pasti para santri yang lain Udah ada di mushola, aku mau mandi dulu lalu nanti kita sama - sama pergi ke mushola yah• Ucap Lisa sambil senyum terpaksa
•Iya Lis silahkan• Ucap Anisa menunduk, iya tau Lisa terpaksa tersenyum di depan nya agar Anisa tidak sedih lagi
Lisa pun pergi ke kamar mandi, setelah itu bersiap siap untuk pergi ke mushola, setelah selesai Lisa mengajak Anisa untuk berangkat ke mushola.
•Nis, kamu udah siap kan, kalau udah ayo kita berangkat• Ucap Lisa
Skip Mushola
Setelah selesai melaksanakan sholat Dhuhur, para santri selalu membaca Al Qur'an sebelum akhir nya para santri belajar kembali atau pun melakukan kegiatan yang sudah di tugas kan. Lisa dan Anisa pun memberes kan alat sholat yang mereka pakai lalu keluar dari mushola.
•Lis, ayo kita langsung ke rumah Umi saja• Ucap Anisa
__ADS_1
•bentar deh kamu dari tadi selalu menyebut kata Umi dan Abang, Kepada Ibu Khadijah dan dia?• Ucap Lisa
•emm itu, itu• Ucap Anisa
•ayo lah Anisa Kamu harus berkata jujur kepada ku• Ucap Lisa memotong perkataan Anisa
•emm itu, itu karena, emm karena Ibu Khadijah dan Abang Alwi adalah, emm adalah Umi dan Abang kandung aku• Ucap Anisa
•APA ja jadi kamu anak Ari Ibu Khadijah dan Kyai Halim• Ucap Lisa terkejut
•iya Lis, emm ayo kita ke rumah ku, sebelum Umi mencari kita ke sini• Ucap Anisa
•Tapi gimana dengan aku, aku, aku belum siap untuk membina rumah tangga Nis• Ucap Lisa
•Aku tau kamu pasti tidak mau melakukan ini, tapi dari pada terjadi fitnah yang enggak - enggak lebih baik kamu menikah dengan Abang Alwi Lis. Apa lagi kejadian itu di lihat bukan sama Umi dan Abi aja, bahkan ustadzah Nurul pun melihat kalian sedang berdua di ruang UKS, jadi pasti ada sedikit terlintas tentang sedang apa kalian berdua di sana, kalau pun kamu sakit pasti dokter Sarah yang akan menemani kamu di ruang UKS, tapi kamu malah di temani oleh Abang Alwi. Kamu harus terus berprasangka baik terhadap Tuhan, Tuhan tidak akan menguji hamba nya jika hamba nya tidak dapat melalui rintangan atau ujian yang ia berikan kepada kamu Lis. Jadi kamu harus menerima ini semua dengan lapang dada, walau pun aku tau pasti ada rasa bahwa kamu tidak sanggup untuk melakukan ini semua, aku yakin kamu bisa melalui rintangan ini Lis• Ucap Anisa
(◕ᴗ◕✿)
(. ❛ ᴗ ❛.)
__ADS_1
Hai gays, semoga kalian selalu suka dengan cerita - cerita author. Mohon maaf bila ada kesalahan kata mau pun kesalahan yang menimbulkan rasa sakit di hati karena kata - kata author. Semangat terus ya Dan Jangan Lupa Like Komen and Vote cerita - cerita author.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh