
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, selamat ber puasa semua nya. JANGAN LUPA LIKE, KOMEN AND VOTE CERITA AUTHOR. Dan jangan lupa mampir ke cerita 'Istri dan Simpanan ku'.
-------------------------------------------
-------------------------------------------
•Gak tau juga, pas aku mau jawab pertanyaan nya Ahzam, kata - kata untuk menolak Ahzam keluar begitu saja dari mulut aku Bang. Aku juga gak pernah ada rasa sama Ahzam saat dia dekati aku, aku tau sih cinta itu akan datang karena terbiasa bersama, tapi itu berlaku untuk ku Bang. Malah aku merasa risih saat Ahzam selalu mendekati aku terus• Ucap Lisa panjang lebar 😁
•oh terus kenapa mau mondok, kenapa gak kuliah sama Parhan aja• Ucap Parhan dengan wajah sedih
•gak papa, pengen ngerasain mondok aja. Ya udah Parhan tinggal ikut Lisa aja mondok. Jangan sedih dong• Ucap Lisa
•Tapi kasian Mami sama Papi di sini pasti kesepian dan lagi. Parhan harus Kuliah sambil belajar mengelola Perusahaan Papi. Papi pasti ingin menikmati masa tua nya bersama Mami dengan bahagia, tanpa ada beban• Ucap Parhan dengan perasaan sedih
•Aku pasti akan cepat kembali. Aku juga berat untuk pergi jauh dari Bang Parhan. Walau pun dari kecil Abang selalu menjahili Lisa. Tapi itu adalah bentuk sayang Abang kepada Lisa. Kita memang saudara kembar yang tidak pernah terpisah kan dari kecil, kita selalu bersama entah dalam sekolah, atau pun yang lain nya, kita menyukai makanan yang sama, tempat Favorit yang sama. Tapi Lisa yakin kita akan selalu bersama walau dalam jarak yang jauh. Lisa pasti tidak akan lama pergi Abang• Ucap Lisa sambil meneteskan air mata. Parhan pun sama ia meneteskan air mata nya lalu memeluk Lisa.
•Lisa janji kan tidak akan pergi lama dari Parhan hiks hiks hiks• Ucap Parhan dengan terus berderai air mata
•iya gak akan lama kok, udah jangan nangis lagi ya• Ucap Lisa sambil menghapus air mata Parhan dan Parhan pun menghapus air mata Lisa
•Boleh Parhan tidur di sini, sebelum Lisa pergi mondok• Ucap Parhan
__ADS_1
•iya boleh kok, Parhan tidur di sini sama Lisa ya• Ucap Lisa
Meski pun lebih tua Parhan, beberapa menit namun Lisa terlihat seperti Kakak yang sedang menenangkan adik nya. Lisa terlihat lebih dewasa dalam menyikapi kesedihan mereka. Kadang mereka selalu curhat tentang isi hati mereka. Mengeluarkan semua keluh kesah yang tidak pernah di bicara kan bersama keluarga mereka.
•sudah ya sekarang kita tidur ya• Ucap Lisa
•Iya Lisa• Ucap Parhan
Mereka pun tertidur hingga adzan Ashar ber kumandang. Lisa pun bangun terlebih dahulu. Ia memperhati kan wajah Parhan, ia pasti merindukan ke jahilan Parhan ketika nanti mondok.
•Aku pasti merindukan Parhan 😢• Ucap Lisa dalam hati
•Parhan, bangun kita sholat Ashar yuk• Ucap Lisa
•ayo cepetan, aku ke kamar mandi dulu, awas aja kalau tidur lagi• Ucap Lisa
•Oke Lisa• Ucap Parhan sambil duduk di pinggir kasur Lisa, tapi masih memejam kan mata nya.
Tak lama Lisa pun keluar
•Abang jangan lama - lama nanti Papi marah• Ucap Lisa
__ADS_1
•iya - iya Abang gak akan lama kok• Ucap Parhan lalu pergi ke kamar mandi
Setelah melaksana kan sholat, mereka pun ber kumpul di ruang Keluarga sambil menonton TV.
•Kakak mau berangkat kapan?• Ucap Arya
•mungkin besok Papi• Ucap Lisa
•kok cepat banget dek, udah mau berangkat aja• Bisik Parhan
•gak papa biar cepat pulang dan ngebantu Abang mengurus perusahaan Papi• Bisik Lisa
•oke• bisik Parhan
•ada apa tuh bisik - bisik• Ucap Melinda
•gak papa kok Mami😁• Ucap Lisa
Skip setelah makan malam mereka pun kembali ke kamar mereka masing - masing.
Maaf baru di lanjut lagi 😁☺️💙
__ADS_1
Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh, JANGAN LUPA LIKE, KOMEN AND VOTE.💙💙💙💙💙
(◕ᴗ◕✿)