Aku Suami Anak Tiri Ku

Aku Suami Anak Tiri Ku
Part 42


__ADS_3

Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh, JANGAN LUPA LIKE, KOMEN AND VOTE CERITA AUTHOR. Dan Terima kasih atas Like, Komen and Vote nya.


•Aku tau kamu pasti tidak mau melakukan ini, tapi dari pada terjadi fitnah yang enggak - enggak lebih baik kamu menikah dengan Abang Alwi Lis. Apa lagi kejadian itu di lihat bukan sama Umi dan Abi aja, bahkan ustadzah Nurul pun melihat kalian sedang berdua di ruang UKS, jadi pasti ada sedikit terlintas tentang sedang apa kalian berdua di sana, kalau pun kamu sakit pasti dokter Sarah yang akan menemani kamu di ruang UKS, tapi kamu malah di temani oleh Abang Alwi. Kamu harus terus berprasangka baik terhadap Tuhan, Tuhan tidak akan menguji hamba nya jika hamba nya tidak dapat melalui rintangan atau ujian yang ia berikan kepada kamu Lis. Jadi kamu harus menerima ini semua dengan lapang dada, walau pun aku tau pasti ada rasa bahwa kamu tidak sanggup untuk melakukan ini semua, aku yakin kamu bisa melalui rintangan ini Lis• Ucap Anisa


• Bismillahirrahmanirrahim, ayo Nis• Ucap Lisa


•kemana?• Ucap Anisa, Anisa mendadak kebingungan dengan perkataan Lisa


•Ke rumah kamu Anisa• Ucap Lisa


•Kamu akan mencoba menerima Bang Alwi, Lis?• Ucap Anisa


•iya, walau tak mudah bagi ku untuk menerima nya, tapi Tuhan sudah menakdirkan aku untuk menikah dengan nya, jadi bagaimana lagi• Ucap Lisa


•Kalau begitu semangat, dan terima kasih telah memberi Abang ku kesempatan untuk bisa memenangkan hati kamu dan meminta maaf atas kesalahan yang ia perbuat karena Abang telah membuat kamu berada di posisi ini• Ucap Anisa


•Aku menerima ini karena Tuhan yang menakdirkan, tentang rasa suka dan lain nya aku juga hanya bisa pasrah kan semua nya kepada Tuhan• Ucap Lisa


•iya aku tau, kalau gitu ayo kita ke rumah Umi• Ucap Anisa


•iya, Bismillahirrahmanirrahim, aku tahu kalau ini adalah yang terbaik untuk ku dari mu Tuhan• Ucap Lisa


Mereka pun berjalan beriringan menuju ke rumah Umi Khadijah.

__ADS_1


Skip Rumah Keluarga Kyai Halim Mubarok


Tok


Tok


Tok


• Assalamu'alaikum• Ucap Anisa dan Lisa


• Waalaikumsalam iya sebentar•


Click


• Ah Mbak Anisa, silahkan masuk Mbak• Ucap pembantu di rumah Umi yang bernama Tuti


•iya• Ucap Lisa


• Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh• Ucap Lisa dan Anisa sambil melangkah masuk ke dalam rumah


• Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh• Ucap Bi Tuti


•Umi• Ucap Anisa

__ADS_1


•iya ada apa, Umi lagi sibuk masak sayang• Ucap Umi Khadijah


•ih Umi liat dulu, Anisa bawa menantu buat Umi sama Abi dan calon istri buat Abang Alwi hi hi hi• Ucap Anisa


•Ngada - Ngada kamu Umi udah ada calon buat Abang kamu itu kan kamu juga tau• Ucap Umi Khadijah yang masih fokus pada masakan nya


•ih Umi liat dulu ke sini• Ucap Anisa


•iya Apa• Ucap Umi Khadijah lalu melihat ke arah Anisa


•Tada• Ucap Anisa lalu melangkah ke arah sebelah kanan, agar Lisa terlihat oleh Umi Khadijah


•Wah calon mantu Umi, sini sayang• Ucap Umi Khadijah


•emm• Ucap Lisa gugup tanpa mendekat ke arah Umi Khadijah


•Ayo Lis, gak papa kok• Ucap Anisa berbisik di telinga Lisa. Lisa pun melangkah ke arah Umi Khadijah, Umi Khadijah pun memeluk nya.


•Sayang, maaf kan Umi ya, bukan maksud Umi untuk memaksa kamu menikah dengan anak Umi, tapi itu adalah peraturan di pesantren ini. Peraturan di larang berdua di tempat yang sepi itu ada dan jika terlihat oleh orang di pesantren ini maka akan di bawa kepada Abi atau Kyai Halim dan Umi untuk di nikah kan• Ucap Umi Khadijah panjang lebar


(◕ᴗ◕✿)


(. ❛ ᴗ ❛.)

__ADS_1


Hai gays, semoga kalian selalu suka dengan cerita - cerita author. Mohon maaf bila ada kesalahan kata mau pun kesalahan yang menimbulkan rasa sakit di hati karena kata - kata author. Semangat terus ya Dan Jangan Lupa Like Komen and Vote cerita - cerita author.


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


__ADS_2