
Rendi yang mendengar jawaban Hana pun bingung, karna Hana berkata dirinya tidak demam tapi mengapa wajahnya begitu merah.
Untuk memastikan Rendi pun bertanya lagi kepada Hana "Beneran kamu tidak demam?" tanya Rendi yang terlihat khawatir dengan Hana "Iya kak aku tidak demam hanya cuma kurang minum aja" jawab Hana
Mendengar kata kata Hana Rendi pun langsung lega mendengarnya.
Apa aku yang terlalu khawatir ya. kata Rendi dalam hati
Walaupun begitu dia tidak akan meninggalkan Hana karna takut akan terjadi apa apa padanya.
Jadi dia pun mengikuti Hana kemanapun ia pergi.
Walaupun Hana mereka tidak nyaman tapi dia memaklumi apa yang dilakukan Rendi, dia tau jika Rendi melakukan itu karena Rendi menyayangi dia.
Rendi memang masih polos seperti anak kecil yang belum berdosa, terkadang jika dia mendengar teman temannya membicarakan hal hal yang berbau dewasa dia akan bingung dan langsung bertanya kepada ibunya untuk mengetahui apa yang mereka semua maksud.
Terkadang Hana jadi di buat pusing karena dia terlalu banyak bertanya, walaupun Rendi orang yang cerdas dan memiliki IQ yang tinggi tapi dia tidak tau tentang hal hal yang berbau dewasa walaupun dia sudah dewasa tapi ia tetap seperti anak kecil yang belum berdosa.
__ADS_1
Walaupun terkadang ia galak jika di ganggu jika sedang rapat ,tapi ia sebenarnya hanya ingin ketenangan.
Malam pun tiba...
"Hana, pulang yuk" kata Rendi pada Hana yang masih terlihat sibuk "Iya kak" jawab Hana sambil mengangguk ke arah Rendi
"Kamu tidak demam lagi kan?" tanya Rendi pada Hana "Tidak" jawab Hana yang agak malu mendengar kata kata Rendi
"Kapan mau pulang?" tanya Hana pada Rendi yang sedang menunggu dirinya "Sekarang" jawab Rendi
"oke" kata Hana dan langsung membereskan barang barang yang menumpuk diatas meja kerja nya.
Dari tadi aku tidak lihat di kemana mana dan cuma duduk di situ aja. lanjutnya dalam hati
Kenapa tuan muda memperhatikan aku dari tadi. kata Hana dalam hati
Aku jadi tidak konsentrasi dari tadi saat membereskan meja kerja. lanjutnya dalam hati
__ADS_1
Walaupun begitu Hana tetap mencoba untuk konsentrasi.
Beberapa menit kemudian, Hana pun selesai membereskan meja kerja nya dan pulang bersama sama.
Setelah beberapa lama perjalanan mereka berdua pun langsung bergegas masuk ke dalam rumah.
"Mama, mama mertua aku pulang" ucap Hana dan Rendi bersama sama tanpa aba aba
Melihat mereka berdua sudah pulang Kirana dan Melisa pun menjadi tersenyum.
Awalnya mereka sedang membahagiakan masalah tentang ayah tiri Hana yang selalu mengganggu Melisa dan terkadang meneriakinya dengan kata kata yang kasar di depan orang banyak.
Itu karena dia tidak mengetahui jika Melisa itu adalah Melisa Luana dari keluarga Luana, dia sangat misterius bahkan saat dia sedang di sorot kamera dia pasti memakai masker dan jaket yang berwarna Hitam agar jika ia sudah sampai ke tempat tujuan nya ,dia tidak akan di kenal.
Bahkan banyak yang mengatur jika Melisa sengaja mengikuti nama anak pertama dari keluarga Luana, tapi dia tidak peduli dengan apa yang di katakan orang tentang dirinya walaupun harus menjadi bahan gibah tetangga tetangganya.
Bersambung
__ADS_1
...****************...
Kalau mau kasi saran atau kritikan silahkan tapi jangan pakai kata kata kasar 🙏