
Aluna pov
Ini masih suasana liburan kenaikan kelas, dan gue akan pergi ke indonesia, kata mama gue bakal pindah keindonesia, dan juga sekolah disana, ini membuat gue antara sedih dan senang, sedih karena meninggalkan teman teman gue yang di london, dan senang karena gue akan balik ke tanah kelahiran gue, gue pindah ke london saat memasuki sekolah menengah pertama karena papa ada kerjaan disana dan mereka gak biarin gue di indonesia sendiri jadi akhirnya gue pun ikut mereka.
Oh iya gue jadi lupa buat memperkenalkan diri, hay nama gue Aluna Clarisa Putri Ananta, kalau di london gue dipanggil clara sama temen temen gue, tapi gue lebih suka dipanggi al, karena itu adalah nama panggilan dari orang tua gue. Gue saat ini udah kelas tiga SMA, dan akan melanjutkan di SMA panca kata mama gue sih, gue juga belum tau itu sekolah kayak gimana, ya gue mah ikut kata mama sama papa aja, okey lanjut gue ini anak tunggal dan merupakan anak kesayangan juga loh ya, semua permintaan gue pasti dikabulin sama orangtua gue makanya gue sayang banget sama mereka berdua, dan gue gak tau kalau sampai mereka pergi ninggalin gue, apa yang bakal terjadi pada gue?!, gue gak siap dan gak akan siap.
Mereka berdua adalah malaikat yang dikirim tuhan buat gue, dan gue janji apapun keinginan mereka gue bakal penuhi semuanya karna gue sayang sama mereka.
Gue perkenalin mama sama papa kesayangan gue ya, baik yang pertama papa gue namanya Ivan Ananta, dia adalah pengusaha yang sukses dan gue juga bercita cita menjadi pengusaha sukses kayak papa, papa orangnya sangat baik, tapi kalau dikantor atau lingkungan kerja papa jadi orang yang sangat tegas.
Yang kedua mama gue atau bidadari gue yang sangat cantik ini nama mama gue adalah Susan Ananta, mama sudah mengubah nama belakanganya mengikuti papa, katanya sih biar sama hahaha, mama ini sangat cantik ya sebelas dua belas lah sama gue secara gue anaknya ya kan, okey lanjut selain cantik mama juga baik hati, gue suka kagum sama mama gue dia benar benar sangat baik, mungkin karna kebaikan mama papa jadi cinta.
Baiklah mungkin cukup buat perkenalanya kalau nanti ada yang kurang aku bakal kasik tau di cerita ini, ini adalah kisahku,,,.
Aluna pov end,,,
Itulah sepenggal cerita dari aluna yang sangat mencintai kedua orang tuanya dan dia akan melakukan apapun demi kedua orang tuanya, namun dia tidak tau apa yang akan diminta oleh kedua orangtuanya padanya dan dia juga tidak tau untuk apa dia kembali keindonesia dan juga menetap disana, baiklah kita akan memulai kisah dari aluna,
Aluna Clarisa Putri Ananta
Gadis cantik baik, dan imut ini telah terbang bersama kedua orantuanya menuju indonesia, tanah kelahiranya, dan dia akan menetap di sana dan juga menyelesaikan pendidikan di tanah kelahiranya.
"mama apakah kita akan lama tinggal disana?" tanya gadis cantik yang bernama aluna pada sang mama
__ADS_1
"mungkin sampai kamu sendiri yang memutuskan untuk meninggalkan indonesia" jawab sang mama
"hah gak mungkin, al gak akan pernah bosan untuk berada di indonesia apalagi disana adalah tempat kelahiran al" jawab aluna pada sang mama
"benarkah?" tanya sang mama meremehkan
"benar, mungkin al akan sangat betah disana" jawabnya lagi
"tapi ingat ini, jika kamu mulai lelah kamu bisa pergi" ucap sang mama dan hanya diangguki oleh aluna, aluna tidak begitu mengerti maksud dari mamanya yang terpenting ia akan tinggal di indonesia lagi.
Akhirnya pesawat yang dinaiki oleh aluna dan kedua orangtuanya telah sampai di indonesia, dan saat turun ternyata sudah ada yang menjemput mereka disana.
"wah sahabat gue baru datang" ucap seorang pria ya mungkin seumuran dengan papa aluna
"gimana kabar kalian, perjalananya apakah ada hambatan?" tanya wanita ya perkiraan seumur mama aluna
"aku juga baik, dan apakah ini aluna, dia sangat cantik sekali" wanita itu memuji al dan al hanya tersenyum
"al ini adalah tante lita, dia adalah sahabat mama sayang" susan memperkenalkan aluna pada lita sahabatnya
"halo sayang sebenarnya ini bukan pertama kali kita ketemu loh, masa kamu lupa?" tanya tante lita
"ah benarkah tapi seingatku, aku tidak pernah bertemu tante sebelumnya"ucap jujur aluna, ya memang seingatnya ia belum pernah bertemu
"kau lupa, aku bertemu dengan mu sekitar 17 atau 18 tahun yang lalu, apakah kau ingat sekarang" aluna melonggo tak percaya apa yang diucapan oleh tante lita
__ADS_1
"maaf tante, mungkin saat itu aku baru lahir" ucap aluna tak enak hati
"hahahaha akhirnya kau ingat, memang benar pertama kali kita bertemu ya saat kamu lahir, setelah itu kita tidak bertemu lagi karena, aku dan suami serta anakku harus pergi ke london, dan saat aku balik ke indonesia malah kamu yang giliran pergi ke london" ucap jenaka tante lita dan membuat empat orang itu tertawa sedangkan aluna hanya tersenyum saja. Dan akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang kerumah diantar oleh sahabat mama dan papa aluna.
"al apakah kau sudah punya pacar?" pertanyaan itu diucapkan oleh om gio sahabat papa
"hah, itu aku belum punya om" jawab al seadanya
"benarkah gadis cantik dan manis sepertimu belum punya pacar?" tanya tante lita
"benar tante, aku hanya fokus pada pendidikan ku saja, jadi tidak sempat untuk pacaran" jawabnya
"bagus, kamu memang wanita idaman" jawab tante lita yang mencurigakan, setelah lama diperjalanan akhirnya sampai juga di kediaman Ananta, rumah yang sangat luas dan sangat nyaman, didepan ada taman yang sangat indah dan juga ayunan ditambah dengan kolam air mancur yang menambah kesan mewah dari rumah tersebut.
"tidak mampir dulu?" tanya ivan pada gio
"nanti saja sekalian" jawab gio sambil mengedipkan matanya
"hahaha baiklah, terimakasi atas jemputanya, dan antaranya" ucap ivan
"lita terimakasi ya, kau sudah repot seperti ini" ucap susan sambil berpelukan dengan lita
"ahh tidak masalah," setelah itu lita juga memeluk aluna
"sayang kita pergi dulu ya, nanti kita kembali dengan lengkap" ucap lita dengan teka teki membuat aluna bingung tapi dia juga tersenyum dan mengucapkan terimakasi, setelah kepergian sahabat mama dan papa, aluna dan kedua orangtuanya masuk kedalam dan disambut oleh beberapa artnya yang dari dulu sudah bekerja denganya.
__ADS_1
"selamat datang tuan, nyonya, dan nona al" ucap salah satu art yang memang lebih lama mungkin saat al lahir.
"terimakasi bik" ucap susan dan akhirnya mereka memutuskan untuk istirahat.