Albhi

Albhi
tekat


__ADS_3

Didalam perjalanan aluna hanya diam, dia sangat canggung berada diantara dua sahabat ini, mereka juga sibuk dengan dirinya sendiri, galang yang memainkan ponselnya abhi yang fokus menyetir dan sedangkan aluna hanya diam sambil memainkan tanganya


"al, lo lanjutin sekolah disini?" akhirnya galang membuka pembicaraanya


"iya" jawab aluna seadanya


"di SMA mana?" tanya galang lagi, dan abhi hanya diam dia hanya fokus menyetir


"di SMA PANCA" jawab aluna


"hah serius, wah lo satu sekolah sama abhi" galang menganguk sambil memandang ponselnya lagi, sedangkan aluna juga kaget ternyta dia sekolah disekolahan yang juga abhi tempati, sedangkan abhi biasa saja dia sudah tau itu,


"lo tenang aja al, disana yang gue tau anak muridnya asik asik kok, apalagi nanti lo ketemu sama temenya abhi," galang masih menimpalinya sedangkan aluna hanya mengiyakanya. Setelah beberapa menit atau hampir sejam akhirnya sampai juga dibandra, abhi membantu galang untuk menurunkan barangnya

__ADS_1


"lo cuma bawa tas aja masih minta bantuan gue ya" kesal abhi dia malah disuruh membawa tas yang dibawa galang


"alah tas doang pakai ngeluh lo, sini" galang mengambil alih tas itu dan bersiap untuk berangkat, "okey al gue duluan ya, next time kita ketemu lagi, gue titip abhi ya, kalau dia buat lo nangis lo boleh ngadu ke gue" galang memeluk aluna, awalnya aluna agak ragu namun aluna pun juga membalasnya, "lo bisa al, semangat okey gue dipihak lo, gue udah anggap lo kayak adik gue" bisik galang saat memeluk aluna dan aluna terdiam mencerna kata kata galang, setelah itu galang beralih pada sahabatnya.


"gak usah basa basi" ucap datar abhi


"lo cemburukan liat gue peluk istri lo, tenang aja bhi gue cuma anggap dia kayak adik gue" jelas galang dan sebenarnya abhi juga tidak peduli, "okey gue pergi ya,kalian akur akur, bye" galang pun pergi menaiki pesawatnya setelah itu aluna lebih canggu karena ia berdua saja dengan abhi sedangkan abhi masih menatap galang atau pesawat yang dinaiki oleh galang, beberapa menit setelahnya abhi menatap sebentar aluna


"pulang" suruh abhi, aluna hanya mengagguk dan mengikuti abhi dari belakang, saat diperjalanan pulang aluna masih diam dia tidak berani berucap apapun, akhirnya mereka sampai disebuah rumah.



"tuan semuanya sudah siap, saya sudah membersihkanya" ucap salah satu orang paruh baya yang memungkinkan itu adalah art rumah ini

__ADS_1


"tolong bibik tunjukan padanya" ucap abhi pada orang yang dipanggil bibik itu, bibik itu mengangguk dan beralih pada aluna, setelah itu abhi pergi meninggalkan aluna dan naik kelantai atas mwnuju kamarnya


"non al" ucap bibik itu membuat aluna melihatnya


"perkenalkan saya pembantu dirumah tuan abhi, tapi saya hanya datang dipagi hari untuk membersihkan rumah ini dan juga memasak, setelah itu saya pergi, non al bisa panggil saya bibik juga seperti tuan abhi" ucapnya sopan art itu aluna mengangguk, "nona sangat cantik," puji artnya membuat aluna tersipu malu


"terimakasi bik" jawab aluna tersenyum juga



"baik non bibik tunjukan kamarnya" aluna mengikuti art itu sampai disebuah kamar yang berada dilantai satu, ini adalah kamar non al sedangkan tuan abhi kamarnya diatas dengan pintu warna putih, maaf non bibik tau pernikahan non adalah perjodohan dan bibik tau tuan abhi tidak suka hal itu, bibik hanya ingin non semangat dan jangan menyerah dengan sikap tuan abhi, tuan abhi orangnya baik suatu saat nanti dia akan menerima non al" bibik itu mengerti majikanya ini tidak menginginkan pernikahanya tapi dia terpaksa melakukanya, aluna tersenyum ada orang baik seperti bibik ini disini


"terimakasi bik, aluna sayang sama bibik" setelah itu aluna masuk kedalam kamarnya sedangkan artnya kembali pulang kerumah karena tugasnya sudah selesai. Didalam kamar aluna melihat lihat keadaan kamarnya

__ADS_1


"hmmm indah, hampir mirip dengan kamar gue" ucapnya, aluna memilih untuk mandi terlebih dahulu karena badanya sangat lengket, selesai mandi aluna merebahkan dirinya dikasur,


"gak nyangka gue nikah, astaga emangnya gue bisa apa, persiapan sebagai istri gue belum siapin, aduh al lo sangat sangat buruk, tapi gue bakal menjalankan pernikahan ini sebaik mungkin apapun masalahnya akan gue hadapi, gue bakal buat abhi jatuh cinta ke gue" akhirnya aluna terlelap tidur dengan mimpi entahlah hanya dia yang tau.


__ADS_2